Investor Terpecah, NFP dan Geopolitik Akhir Pekan Pemicu Volatilitas Emas!

Published on 03/06/2026

Emas gagal lanjutkan momentum kenaikannya setelah turun hingga 5050 di sesi New York. Kabar tentang bank sentral Polandia yang mempertimbangkan untuk menjual emas membuat pasar bullish rapuh.

Gold (Emas)

Penggerak Pasar

Imbal hasil Treasury AS 10 kembali lanjutkan kenaikan untuk hari ke-4 secara beruntun, dan membuat dolar tetap menguat. Hal ini membuat emas mengalami tekanan karena emas dalam denominasi dolar dianggap mahal saat dolar menguat. Status safe haven emas saat ini relatif lebih lemah dibanding dolar AS. 

Kekhawatiran inflasi melonjak dan membuat Fed batal turunkan suku bunga mungkin sedikit diredam dari pernyataan pejabat Fed Michelle Bowman yang menyebut terlalu dini untuk menilai dampak perang mempengaruhi inflasi dan membuat Fed harus menaikkan suku bunga. Tapi spekulasi penjualan emas oleh bank sentral Polandia memicu aksi jual cepat di malam hari sehingga membuat emas rontok hingga 5050 dari 5170 saat itu. 

Kekhawatiran Inflasi

Awalnya pasar merespon positif pada situasi geopolitik yang dipicu serangan Israel dan AS ke Iran di akhir pekan, 28 Februari 2026. Tapi kekhawatiran mulai muncul setelah isu Selat Hormuz ditutup selama perang berlangsung sehingga gangguan pasokan berpotensi mendorong harga minyak mentah global tembus $100 per barel. 

Hal ini dikarenakan jika harga minyak melonjak naik, maka inflasi pun akan kembali melonjak tinggi. Situasi ini yang tidak disukai pasar dan memicu kekhawatiran bahwa jika perang terus berlanjut dan penutupan Selat Hormuz berjalan lama, maka inflasi yang melonjak akan membuat Fed hentikan penurunan suku bunga, dan berbalik menaikkan suku bunga. Kondisi ini tidak menguntungkan bagi emas yang cenderung turun di saat suku bunga naik. 

Namun, kondisi tersebut relatif reda setelah Michelle Bowman dari Fed menyebut terlalu dini untuk menilai dampak perang pada inflasi. Meski tidak menyebutkan bahwa Fed tetap di jalur pemangkasan, setidaknya pasar mendapat ketenangan bahwa Fed masih akan bertindak tergantung data ekonomi.

Trump Tidak Suka Minyak Naik

Di sisi lain, pernyataan Trump juga bisa dianggap menenangkan kekhawatiran pasar terhadap lonjakan minyak dan inflasi. Trump mengatakan tidak suka jika harga minyak tinggi, saham turun dan pasar mengecilkan peluang pemangkasan suku bunga. Pernyataan ini mencerminkan bahwa Trump tetap dalam tujuan awal : minyak murah, inflasi rendah, suku bunga rendah. Ini seperti yang pernah kami ulas sejak Trump dilantik 20 Januari 2025 dan nampaknya tetap konsisten.

Terlepas dari situasi perang yang dipicu oleh Trump sendiri bersama Israel, Trump tidak menginginkan terjadinya lonjakan harga minyak karena dia tahu jika itu terjadi, maka inflasi akan kembali naik sehingga targetnya untuk meminta Fed turunkan suku bunga tidak akan tercapai. Meski sudah mengganti Powell dengan Warsh di bulan Mei nanti, belum tentu hal itu mudah untuk Warsh menurunkan suku bunga karena para pejabat lainnya berpotensi menentang jika inflasi tetap tinggi, atau bahkan melonjak drastis setelah perang. 

Itu sebabnya Trump berusaha meyakinkan pasar minyak dan memberi jaminan untuk pasokan tetap melewati Selat Hormuz, dan bahkan memberi pengawalan melalui armada militernya jika diperlukan. Hal ini tentunya untuk menjamin pasokan minyak mentah tidak terganggu sehingga inflasi masih bisa ditekan. 

Arab Saudi dan OPEC+ juga di pertemuan terakhir 1 Maret 2026 menyebut akan kembali menaikkan produksi 206K barel per hari mulai bulan April, dan kuota sukarela yang mungkin bisa dikerahkan untuk menstabilkan harga. 

Fokus Malam ini

Sebelum fokus dengan geopolitik akhir pekan, pasar akan memantau data Non Farm Payrolls dan retail sales AS di jam 20.30 WIB. NFP diperkirakan turun dari 130K ke 58K, sedangkan unemployment rate diperkirakan tetap 4.3%, dan retail sales diperkirakan turun dari 0% ke -0.3%. Berarti kita punya base yang cenderung mendukung pelemahan dolar sehingga berdampak positif pada emas. Ini bisa terjadi jika data “sesuai ekspektasi” atau “lebih rendah dari perkiraan”. Tapi tidak berlaku jika data secara mengejutkan “jauh lebih baik dari ekspektasi”. 

Beberapa skenario :

  1. Act > Exp  (asumsi : 65K-80K)

Dolar naik 1-2 resistance, emas turun 1-2 support. Tekanan kemungkinan terbatas selama data rilis.

  1. Act >> Exp (asumsi : di atas 85K)

Dolar naik 3 resistance atau lebih, emas turun 3 support atau lebih. Tekanan kemungkinan berlanjut pasca data untuk beberapa waktu.

  1. Act < Exp (asumsi : 40K-50K)

Dolar turun 1-2 support, emas naik 1-2 resistance. 

  1. Act << Exp (asumsi : di bawah 38K)

Dolar turun 3 support atau lebih, emas naik 3 resistance atau lebih. Dorongan naik kemungkinan berlanjut pasca data untuk beberapa waktu ke depan

  1. Sekitar ekspektasi (asumsi : 53K – 60K)

Dolar naik terbatas, emas turun terbatas.

Khusus skenario 5, bisa saja pasar akan cenderung mengabaikan sehingga tidak terlihat pergerakan signifikan. Khusus skenario 2 maupun 4, emas berpotensi bergerak volatile lebih lanjut, bahkan mungkin berlanjut di atas 15 menit pasca data rilis. Tapi karena memasuki akhir pekan, perlu juga mewaspadai risiko geopolitik yang bisa membuat pasar cemas seperti pekan sebelumnya. Jadi, sebaiknya disarankan merespon data NFP hanya maksimal jam 21.00 WIB, karena di malam hari dikhawatirkan pasar akan fokus dengan risiko geopolitik!

Note : Tetap waspada dengan volatilitas besar pada market yang sewaktu-waktu bisa tiba-tiba berubah! 

Analisis Teknikal Gold

Candlestick daily ditutup bearish setelah gagal tembus resistance 5200, kenaikan saat itu tertahan di 5194 dan turun cepat di malam hari hingga 5050, meskipun akhirnya ditutup rebound di 5080. Hal ini masih disebabkan kekhawatiran pasar tentang lonjakan harga minyak yang bisa membuat Fed batal menurunkan suku bunga di 2026. 

Secara struktural, tren utama masih bullish. Tapi area support 4996-5016 kemungkinan terancam seandainya data NFP nanti malam memberi kejutan lebih tinggi, dan pasar tetap dalam kekhawatiran lonjakan inflasi. Sementara resistance akan berada di zona 5194-5200. Jika dalam waktu dekat mampu bangkit di atas zona tersebut, maka bisa membuka peluang untuk kembali ke jalur bullish, terutama jika NFP nanti malam dirilis lebih rendah dari ekspektasi.

Di H4, support 5120 saat itu berhasil ditembus, dan emas tergelincir sampai 5050. Area terbaru menunjukkan zona trend channel hijau, dengan area support yang berhimpitan dengan MA 200 H4 di 5044. Dan dari area terakhir tersebut terlihat membuka peluang untuk membentuk double bottom, meski dengan bottom ke-2 yang lebih tinggi dari bottom ke-1. Alternatif lain, bisa saja membentuk triangle jika harga tetap tertahan di bawah resistance zona ungu dan juga di atas support trend channel.

Secara hitungan, peluang tahap kenaikan wave (v) tetap terbuka, meski dengan pergerakan bertahap. Asumsi penurunan tadi malam sebagai koreksi wave 2, maka kenaikan berikutnya tahap wave 3 naik, ini berlaku jika zona ungu 5137-5180 berhasil ditembus. Setelah itu diikuti kenaikan bertahap lainnya menyempurnakan Elliott Wave 12345 untuk rangkaian wave (v) secara keseluruhan. Skenario ini relatif paling bullish. Syaratnya mutlak : tidak boleh tembus support 5050, atau di bawah MA 200 5044, dan wajib tembus zona ungu 5137-5180.  

Skenario bullish lainnya masih bisa terjadi, tapi melewati fase bearish lebih dulu. Ini berarti skenario bearish yang berjalan lebih dulu. Bisa terjadi jika support 5044 ditembus, pola double bottom gagal, dan harga lanjut turun hingga support terdekat 4996-5016, Hal ini bisa terjadi jika NFP dirilis lebih baik dari ekspektasi sehingga menekan emas di bawah low sebelumnya 5050, dan tembus MA 200 H4 di 5044. 

Atau paling jauh zona pink 4854-4907. Hal ini bisa terjadi jika NFP dirilis mengejutkan  “jauh lebih baik dari ekspektasi:, asumsi di atas 130K, sehingga menekan emas di hingga zonan pink 4854-4907. 

Dan skenario bullish lainnya kemungkinan demand akan kembali muncul di antara zona 4996-4016 (jika NFP “lebih baik dari ekspektasi), atau jauh lebih kuat jika berada di zona pink 4854-4907 (jika NFP mengejutkan “jauh lebih baik dari ekspektasi”). Hal ini mempertimbangkan risiko geopolitik di akhir pekan di mana AS dan Israel masih membuka peluang untuk melakukan serangan besar ke Iran, meskipun perkembangan terbaru menyebut Trump tidak terpikir untuk serangan tersebut. 

Per jam 10.53 WIB, harga berada di 5132.08 dengan high 5143.62, dan low 5066.50. Jika Anda melihat rekomendasi sebelumnya di website Technical Analysis Commodity (Gold, Crude Oil) 6 Maret 2026, strategi buy masih dipertahankan di zona yang sama, bahkan saat ini tercatat sudah 2 kali diuji resistance sekaligus zona sell yang disarankan di 5138-5140, dan harga pun di tes pertama berhasil langsung turun sampai 5122, yang berarti melewati TP 2 yang direferensikan di 5126. Saat artikel ditulis, retest kedua kalinya juga tetap tertahan di 5141, dan harga turun ke 5130 (TP1 @5132).  

Secara selintas, zona resistance ungu 5129-5160 masih efektif, dan sell tetap dipertahankan. Swing low berikutnya diharapkan kembali menguji zona 5100 atau 5085. Dan jika tekanan akibat kekhawatiran lonjakan inflasi tetap dominan, maka kemungkinan tembus di bawah 5060 untuk lanjut lebih rendah. 

Tapi kami memperkirakan akan sedikit kokoh di zona 5065-5085 tersebut sehingga emas berpeluang sideways di kisaran bawah 5065-5085 dan atas 5120-5140 sampai saat rilis NFP malam nanti. Jika ini sesuai, maka penentu sentiment berikutnya datang dari NFP.

Jika NFP dirilis lebih baik dari ekspektasi, maka penurunan terbuka untuk menguji 5060-5085. Jika data “jauh lebih baik dari ekspektasi” (asumsi 100-130K), maka tekanan berlanjut di bawah 5050. Sebaliknya, jika data NFP sesuai atau lebih lemah dari ekspektasi, maka ini akan membuka peluang untuk naik di atas 5160, dan berlanjut di atas 5200 di pertengahan malam pasca data NFP karena pasar juga tetap mewaspadai risiko geopolitik di akhir pekan.

Untuk malam hari sebaiknya Anda fokus perhatikan catatan kami di grafik H4! 

Trading Strategy: 
Opsi SELL on Rally 
Entry: 5138.00 – 5140.00
(atau cek di artikel untuk opsi lainnya)
Target/Reward :  5126 ($12 - $14) 
(Alternatif Follow SELL jika tembus 5060, target terdekat 5050, terjauh 5030, sesuaikan stop loss dengan risk management masing-masing)
Stop Loss: 5146.00 ($6 - $8)
(ideal 3-5 poin di atas 5148.00)
Risk Reward: 1: 2 

Opsi BUY on Dip
Entry : 5018.00 – 5020.00 
(atau cek di artikel untuk area alternatif )
Target/Reward: 5032.00 ($12 - $14)
Stop Loss: 5012.00 ($6 - $8)
(ideal SL 3-5 poin di bawah 5010)
Risk Reward: 1: 2

Disclaimer: Artikel ini berupa pandangan Agrodana Research, Analisis ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli, menahan atau menjual market tertentu. Keputusan sepenuhnya ada pada diri pembaca, sehingga kami tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan tersebut.

Research & Analysis PT Agrodana Futures