Gold (Emas)
Penggerak Pasar
Imbal hasil Treasury AS 10 kembali naik di sesi perdagangan tadi malam, tapi di sisi lain dolar sideways sehingga emas masih leluasa dengan kenaikannya, meskipun di malam hari sempat terjadi pullback atau swing low jelang penutupan perdagangan.
Sempat terjadi kekacauan di market saat sesi NY berjalan. Hal itu dipicu oleh pernyataan Menteri Energi AS yang sempat menyebut bahwa Angkatan Laut AS berhasil mengawal kapal tanker melewati Selat Hormuz. Tapi postingan itu dihapus. Dan Gedung Putih sempat membantah tidak ada pengawalan. Akibatnya harga minyak sempat turun ke $77, tapi kemudian rebound hingga $81/82.
Isu Ranjau Laut Selat Hormuz dan Seputar SPR Terkoordinasi
Beredar kabar yang dikutip CNN bahwa Iran menempatkan puluhan ranjau di Selat Hormuz. CNN mengutip informasi intelijen AS yang tidak disebutkan namanya. Kondisi ini sempat membuat harga minyak melonjak naik kembali ke level $87 sehingga membuat emas sedikit tertekan. Hal itu membuat kekhawatiran tentang lonjakan inflasi kembali membayangi emas sehingga menimbulkan tekanan.
Tapi kondisi kembali pulih setelah Presiden Trump menyebut tidak ada laporan apapun tentang ranjau. Namun, Trump mengatakan jika memang Iran menempatkan ranjau di Selat Hormuz, maka dia meminta ranjau tersebut untuk dihilangkan segera. Trump mengancam jika ranjau memang ditempatkan dan tidak segera dihilangkan, maka Iran akan menghadapi konsekuensi militer pada tingkat yang belum pernah terjadi sebelumnya. Trump menyebut bahwa jika Iran menghilangkan ranjau yang dipasang, maka hal itu menjadi langkah besar ke arah yang benar.
Di sisi lain, beredar kabar juga dari domestik bahwa Trump didesak untuk segera mengikrarkan gencatan senjata jika target melucuti militer Iran sudah tercapai. Tapi hal ini perlu dibuktikan lebih lanjut. Jika benar, maka situasi berangsur-angsur pulih dan mungkin benar seperti yang disampaikan Trump kemarin bahwa perang segera berakhir. Meski demikian, kabar tidak sedap datang dari Israel bahwa mereka akan tetap melanjutkan serangan meski harus tanpa AS.
Kabar baiknya datang dari IEA. IEA disebut-sebut mengajukan proposal untuk pelepasan SPR tertinggi sepanjang sejarah. Kabar menyebut kemungkinan SPR yang dirilis lebih tinggi dari SPR saat invasi Rusia ke Ukraina di 2022, 182 juta barrel per hari. Hal itu memberi ketenangan pada pasar yang sempat dibuat cemas dengan lonjakan harga minyak sehingga mengurangi peluang pemangkasan suku bunga Fed. Dengan rencana tersebut, ekspektasi penurunan suku bunga kembali terbuka karena inflasi relatif bisa terkendali.
Skenario CPI
Semua mata tertuju pada rilis data CPI AS yang diagendakan malam nanti di jam 19.30 WIB. Bulan sebelumnya inflasi berada di 2.4% y/y dan core CPI di 2.5% y/y. Sedangkan basis bulanan berada di 0.2% m/m dan core CPI 0.3% m/m. Data yang lebih rendah akan kembali memperkuat narasi bahwa inflasi AS terus melunak secara bertahap sehingga berpotensi meredakan tekanan pada imbal hasil obligasi, termasuk juga ekspektasi penurunan suku bunga.
Goldman Sachs memperkirakan data Februari akan menunjukkan pelemahan pada core CPI karena moderasi harga mobil dan perumahan. Core CPI diperkirakan akan berada di 0.17% m/m, di bawah konsensus 0.2%. Ini berarti inflasi inti (core CPI) tahunan akan berada di 2.4% y/y dibanding konsensus 2.5%. Sedangkan CPI utama diperkirakan berada di 0.18% m/m (lebih rendah dari konsensus 0.2%). GS memperkirakan inflasi perumahan akan melambat lebih lanjut.
Ekspektasi untuk nanti malam berada di 0.3% m/m, dan 2.4% y/y untuk CPI utama, dan 0.2% m/m, dan 2.5% y/y untuk Core CPI.
- Act > Exp (asumsi : 2.5-2.6% y/y) , dollar akan menguat 1 resistance, dan emas turun 1 support
- Act >> Exp (asumsi : di atas 2.7% y/y), dolar akan menguat 2 resistance, dan emas turun 2 support
- Act < Exp (asumsi : 2.2-2.3% y/y), dolar akan melemah 1 support, dan emas naik 1 resistance
- Act << Exp (asumsi di bawah 2.1%), dolar akan melemah 2-3 support, dan emas naik 2-3 resistance
Semakin rendah inflasi, semakin terbuka untuk peluang pemangkasan suku bunga di pertemuan mendatang, tapi bukan berarti FOMC Maret akan menurunkan suku bunga. Setidaknya inflasi yang rendah akan menjadi catatan tambahan untuk Fed di pertemuan April atau Juni 2026. Sedangkan efek kenaikan harga bahan bakar di AS mungkin mulai diperhitungkan, sehingga perlu diwaspadai jika data mengalami kenaikan. Tapi, selama inflasi tidak lebih tinggi dari 2.7% y/y, maka kemungkinan pasar tidak terlalu cemas, dan emas mungkin turun terbatas.
Note : Tetap waspada dengan volatilitas besar pada market yang sewaktu-waktu bisa tiba-tiba berubah!
Analisis Teknikal Gold
Candlestick daily ditutup bullish, dan sementara ini kondisi kenaikan cenderung lebih dominan daripada penurunan. Tapi resistance psikologis 5225-52449 menjadi area yang patut diperhitungkan. Selama zona ini belum tembus, maka bearish bisa mengancam sewaktu-waktu.
Secara struktural, tren utama masih bullish. Namun, dalam jangka pendek jika support 5120 ditembus, maka ada kecenderungan kembali mengalami penurunan dengan zona support kritis di kisaran 5050-5060. Data CPI nanti malam akan menjadi salah satu penentu, selain harga minyak yang meredakan kekhawatiran pasar terhadap lonjakan inflasi.
Di H4, harga terus bertahan di atas support yang kami tandai. Zona ungu kisaran 5158-5195 saat ini menjadi zona psikologis dan diharapkan tetap efektif. Kenaikan berpeluang berlanjut dan penembusan di atas 5238 (high kemarin) dan 5249 akan menjadi pemicu kenaikan lebih tinggi. Potensi zona orange kisaran 5329-5379 sebagai target potensial, terutama jika didukung dengan data CPI yang lebih lunak.
Sebaliknya, kenaikan berpotensi terhambat, dan bearish akan mendominasi dalam jangka pendek jika support 5120-5140 ditembus. Kondisi ini akan kembali mengancam MA 200 yang saat ini berada di 5074. Jika ditembus, maka kecenderungan area ini menekan lebih lanjut hingga area 4996-5016 atau bahkan lebih lanjut ke zona pink 4854-4907. Namun, penurunan lebih tajam hanya terjadi jika didukung data CPI yang mengejutkan “jauh lebih tinggi” dari perkiraan. Dalam hal ini, strategi sell lebih diutamakan.
Cermati juga harga minyak! Selama minyak tetap berada di bawah zona $90/91, maka emas masih berpeluang naik. Dan kenaikan jauh lebih tinggi jika harga minyak turun di bawah $80 per barel + CPI lebih lunak. Sebaliknya, ubah strategi menjadi sell jika melihat harga minyak kembali tembus di atas $95 atau di atas $100 per barel + data CPI “jauh lebih tinggi” dari ekspektasi, karena hal tersebut berpotensi memicu kembali kekhawatiran lonjakan inflasi yang akan membuat pasar berpikir ruang untuk pemangkasan suku bunga Fed semakin kecil.
Per jam 12.2 WIB, harga berada di 5204.89 dengan high 5223.19, dan low 5183.50. Jika Anda melihat rekomendasi sebelumnya di website Technical Analysis Commodity (Gold, Crude Oil) 11 Maret 2026, strategi buy dipertahankan, dengan opsi alternatif buy on breakout di kisaran 5225 (lebih rendah dibanding saran sebelumnya).
Secara struktural, kenaikan harusnya lebih dominan karena penurunan di malam hari jelang penutupan pasar NY sempat turun hingga 5161, dan ditutup rebound di 5191. Dengan demikian penurunan di bawah zona merah 5178-5194 tidak diharapkan. Tapi jika terjadi, maka area ini akan menjadi area cukup baik untuk demand mendorong harga kembali ke jalur kenaikan.
Alternatif lain, jika penurunan berjalan lebih panjang dari perkiraan, maka zona orange kisaran 5141-5163 akan menjadi alternatif buy terbaik. Selama tidak ada penurunan di bawah 5140, maka bullish cenderung tetap dominan. Dan pola kenaikan selanjutnya diperkirakan tembus 5249/5250, dan melirik zona hijau kisaran 5260-5289. Dan peluang naik tembus zona 5300-an jika didukung data CPI yang lebih rendah dari perkiraan. Sebaliknya, sell disarankan hanya jika terjadi penurunan di bawah 5120-5125. Kondisi ini dianggap berpeluang terjadi reversal bearish jangka pendek, dan zona abu-abu 5089-5106 sebagai potensi target terdekat. Tekanan berpeluang lebih lanjut hingga 5000 atau bahkan 4960 jika data CPI di malam hari secara mengejutkan “jauh lebih tinggi dari perkiraan”.
Untuk malam hari sebaiknya Anda fokus perhatikan catatan kami di grafik H4!
Trading Strategy:
Opsi BUY on Dip
Entry: 5190.00 – 5192.00
(atau cek di artikel untuk opsi lainnya)
Target/Reward : 5204 ($12 - $14)
(Alternatif Follow BUY jika tembus 5225, target terdekat 5235, terjauh 5255, sesuaikan stop loss dengan risk management masing-masing)
Stop Loss: 5182.00 ($6 - $8)
(ideal 3-5 poin di bawah 5180.00)
Risk Reward: 1: 2
Opsi BUY on Dip
Entry : 5145.00 – 5147.00
(atau cek di artikel untuk area alternatif )
Target/Reward: 5159.00 ($12 - $14)
Stop Loss: 5139.00 ($6 - $8)
(ideal SL 3-5 poin di bawah 5138)
Risk Reward: 1: 2
Disclaimer: Artikel ini berupa pandangan Agrodana Research, Analisis ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli, menahan atau menjual market tertentu. Keputusan sepenuhnya ada pada diri pembaca, sehingga kami tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan tersebut.
Research & Analysis PT Agrodana Futures