Sideway Trap, Tapi Emas Tetap Sensitif Geopolitik!

Published on 04/23/2026

Emas cenderung stabil di sesi perdagangan hari Rabu setelah recover dari 4668 ke 4772 sejak sesi Asia. Situasi geopolitik yang tidak jelas membuat pasar membatasi aktivitasnya dan cenderung bersikap hati-hati.

Gold (Emas)

Penggerak Pasar

Imbal hasil Treasury AS 10 tahun ditutup naik, dan dolar  ditutup menguat di sesi perdagangan hari Rabu. Secara umum, belum banyak perubahan yang terlalu signifikan pada sentiment, di mana pasar sampai saat ini terus mencerna pengumuman perpanjangan gencatan senjata yang diumumkan Trump sebelumnya.  

Pergerakan harga emas menunjukkan kondisi pasar yang berada di antara redanya risiko geopolitik dan lemahnya dolar secara keseluruhan. Dengan tidak adanya eskalasi ataupun bahkan penyelesaian yang jelas dari konflik Timur Tengah ini, maka pergerakan harga pun cenderung aka nada di dalam kisaran range tertentu untuk beberapa waktu ke depan. 

Risiko Eskalasi Reda, Emas Bersaing dengan Dolar AS

Ketegangan AS dan Iran terus berlanjut seiring insiden maritim dan blokade AS atas Hormuz. Emas pulih secara moderat setelah turun ke 4668 sehari sebelumnya, yang merupakan level terendah dalam 2 minggu terakhir karena investor kembali mengevaluasi risiko geopolitik dan faktor makro yang lebih luas. 

Aksi buy di level lebih rendah menjadi pemicu, tapi sentiment belum bergeser seutuhnya. Pasar tetap fokus dengan perkembangan seputar konflik Iran yang mempengaruhi baik permintaan aset safe-haven, maupun ekspektasi inflasi karena dampak kenaikan harga energi. 

Iran dilaporkan menyita kapal kargo di Selat Hormuz, sedangkan AS tetap mempertahankan blokade maritim terhadap Pelabuhan-pelabuhan Iran. Meski gencatan senjata diperpanjang, Iran belum merespon, hanya sedikit kemajuan untuk arah diplomasi yang baru sehingga pasar diliputi ketidakpastian yang tinggi dan latar belakang risiko yang belum terselesaikan. 

Di waktu yang bersamaan, perpanjangan gencatan senjata berarti juga risiko eskalasi militer berkurang sehingga berhasil meredam kekhawatiran lonjakan harga minyak dalam waktu dekat dan guncangan inflasi yang menyertai. Akibatnya harga emas saat ini cenderung dipengaruhi oleh beberapa faktor yang saling berlawanan. Satu sisi, ketidakpastian geopolitik dan permintaan safe haven memberi dukungan yang mendasar sehingga penurunan pada emas tidak berlanjut tajam. Tapi di sisi lain, kenaikan dolar dan perubahan ekspektasi seputar inflasi dan suku bunga justru membuat momentum kenaikan emas relatif terbatas untuk sementara waktu. 

Tanpa adanya pemicu yang jelas, misal perubahan yang signifikan dalam konflik Iran atau kenaikan yang lebih kuat dari dolar, maka emas diperkirakan akan tetap bergerak dalam range terbatas dalam jangka pendek.

Fokus Malam Ini

Data initial jobless claims di jam 19.30 WIB, dan data PMI services dan manufaktur di jam 20.45 WIB akan dicermati pasar di tengah penantian pada perkembangan geopolitik. PMI diperkirakan menguat. Jika data dirilis lebih tinggi dari ekspektasi, maka emas berpotensi turun lebih dulu di malam hari sebelum akhirnya fokus ke geopolitik. Jika data dirilis lebih rendah, maka emas berpotensi menguji kembali zona resistance yang ada di 2 hari terakhir, kisaran 4740-4760. 

Selebihnya, pasar akan terus memantau headline geopolitik. Kunci utama ada di pertemuan diplomasi AS-Iran. Trump mengatakan bahwa pertemuan kemungkinan dilakukan Jumat. Tapi sejauh ini Iran belum merespon karena keberatan dengan blokade yang masih belum dicabut AS. 

Jika pertemuan terealisasi, minimal hal itu bisa meredam kekhawatiran eskalasi akhir pekan sehingga emas berpeluang naik lebih lanjut. Jika pertemuan sama sekali tidak terealisasi, maka kekhawatiran eskalasi di akhir pekan akan menekan emas.

Analisis Teknikal Gold

Candlestick daily ditutup bullish, tapi dengan small body dan tail atas yang lebih panjang, dengan range pergerakan yang relatif terbatas. Penutupan berhasil berada di atas MA 100 yang saat itu ada di 4730 (close kemarin 4740). Secara teori, peluang naik masih cukup terbuka. Pagi ini MA 100 berada di 4735, dan pembukaan di 4745. Secara keseluruhan, harga masih menempel di MA 100 sehingga validasi tembus atau tidak baru diketahui setelah penutupan.  

Pasar cenderung digerakkan oleh headline terkait geopolitik, dan sepertinya hal itu masih akan bertahan untuk beberapa waktu ke depan. Kenaikan akan lebih kuat jika Iran dan AS kembali buka jalur diplomasi, atau mencapai kesepakatan damai. Sebaliknya, penurunan akan lebih dominan jika risiko geopolitik kembali memanas

H4 terlihat kenaikan yang tertahan setelah sempat recover dari tekanan terendah 4668 di 21 April, dengan rebound tertinggi kemarin mencapai 4772. Tapi bukannya berlanjut, harga justru kembali turun, hingga malam hari turun ke 4724. Kondisi ini kembali mengingatkan pada posisi pola yang sebelumnya terdeteksi sebagai rising wedge dan konfirm saat tembus support 4768 di hari Selasa.  

Kondisi ini berarti memperkuat alasan untuk penurunan beberapa waktu ke depan dengan asumsi bahwa target penurunan dari pola rising wedge belum tuntas. Target utama diperkirakan di kisaran 4550-4570. Namun, target tengah diperkirakan di kisaran zona pink 4607-4686. 

Jika eskalasi geopolitik tidak terjadi, maka penurunan diperkirakan terbatas, dengan zona maksimal target utama rising wedge, atau cukup sampai zona pink. Tapi jika eskalasi geopolitik meningkat, maka peluang turun lebih lanjut melirik zona hijau kisaran 4420-4499.

Tapi kondisi tersebut akan cocok dengan asumsi perhitungan kami yang memperkirakan penurunan minimal ke zona pink atau terdekat retest low 21 Apr di 4668. Jika asumsi tekanan selesai di zona tersebut, risiko geopolitik berkurang, maka kenaikan diharapkan mulai mendorong bertahap. 




Per jam 10.45 WIB, harga berada di 4706.45 dengan high 4752.98, dan low 4694.22. Jika Anda melihat rekomendasi sebelumnya di website Technical Analysis Commodity (Gold, Crude Oil) 23 April 2026 | PT. Agrodana Futures, strategi buy masih dipertahankan. Meski sempat naik sampai 4752, tapi gagal untuk mempertahankan momentum bullish sehingga dianggap false breakout.

Dengan harga saat ini kembali menguji zona 4700, maka peluang terdekat buy adalah di zona 4700-4715 yang merupakan area support historical terdekat. Sedangkan area buy yang diharapkan adalah 4688-4690, atau cukup dekat dengan zona low 21 April di kisaran 4650-4570 (low 21 April di 4668). Area ini dianggap sebagai area yang cukup potensial dan membuka peluang untuk terbentuknya pola double bottom. Di sisi lain, zona coklat kisaran 4644-4671 juga termasuk yang dipertimbangkan.

Jika hitungan ini benar, maka wave 2 yang dimaksud pada gambar akan tertahan maksimal di zona coklat diikuti dorongan naik secara bertahap. Itu sebabnya buy tetap dipertahankan di zona yang sama.

Sedangkan sell, kemungkinan bisa dipertimbangkan jika area 4668 ditembus, yang berarti juga double bottom gagal karena support ditembus. Tapi peluang penurunan diperkirakan relatif terbatas dengan zona terendah zona coklat kisaran 4644 sebagai target terdekat. Penurunan ini hanya dianggap dominan jika risiko geopolitik meningkat sehingga menimbulkan kembali kekhawatiran tentang inflasi. Kondisi itu akan membuat emas turun lebih lanjut dengan zona orange 4554-4608 sebagai target potensial.

Di sisi lain, zona coklat maupun orange adalah zona yang dianggap sebagai zona buy yang juga potensial sehingga trader bisa kembali pertimbangkan untuk kembali buy jika salah satu zona disentuh.

Trading Strategy

Opsi BUY on Dip
Entry: 4688.00 – 4690.00 (update jam 11.00 WIB)
(atau cek di artikel untuk opsi lainnya)
Target/Reward : 4710.00 ($20 - $22)
(Alternatif Follow BUY jika tembus 4750, target terdekat 4760, terjauh 4770, sesuaikan stop loss dengan risk management masing-masing)
Stop Loss: 4678.00 ($10 - $12)
(ideal 7-8 poin di bawah 4677.00)
Risk Reward: 1: 2

Opsi BUY jika support tidak ditembus
Entry : 4554.00 – 4557.00
(atau cek di artikel untuk area alternatif )
Target/Reward: 4577.00 ($20 - $22)
Stop Loss: 4544.00 ($10 - $12)
(ideal SL 7-8 poin di bawah 4544)
Risk Reward: 1: 2