CHART TECHNICAL ANALYSIS CRUDE OIL
Keterangan :
- Candle ditutup bearish, secara teori berpeluang turun
- Secara struktur, kenaikan kemungkinan masih membayangi, rsi daily di 55%. Penutupan di bawah 100 diperlukan untuk tekanan yang lebih dominan
- Di H4, rsi berada di 49%. Secara teknis, masih berada di tengah-tengah sehingga peluang cenderung berimbang. Rebound diharapkan tertahan di zona 104-106 sehingga tekanan turun diperkirakan dominan -> reversal bullish hanya jika terjadi penembusan di atas 106
- Secara umum, market minyak masih sensitif terhadap semua headline yang muncul seputar AS-Iran atau konflik Timur Tengah sehingga minyak akan tetap volatile beberapa waktu ke depan
- Perkembangan geopolitik :
- a. Presiden Trump di hari Minggu mengumumkan bahwa AS akan mulai mengoordinasikan pergerakan kapal-kapal komersil keluar dari Selat Hormuz (Project Freedom), langkah kemanusiaan terhadap negara-negara netral yang kapalnya terjebak akibat konflik AS dan Iran -> WSJ mengutip pejabat AS bahwa proyek ini tidak melibatkan kapal perang AS, ini yang membuat oil dibuka gap down
- b. Hubungan AS dan Iran masih rapuh setelah proposal terbaru di akhir pekan -> masih berpotensi meningkatkan konflik
- c. Iran dikabarkan menolak program Trump (Project Freedom) untuk Selat Hormuz dan ingatkan bahwa proyek tersebut merupakan pelanggaran gencatan senjata -> risiko mendorong harga minyak
- Sejauh ini masih belum jelas sehingga perlu waspadai volatilitas. Tapi hal utama yang perlu dicermati tetap :
- a. setuju = Selat Hormuz dibuka, diplomasi berlanjut -> oil turun
- b. tidak setuju = Selat Hormuz tetap tutup, diplomasi belum berhasil agendakan pertemuan -> oil naik
- Bullish lebih kuat jika tembus 106.60 -> switch to BUY
- Bearish lebih kuat jika tembus 100.00 -> pertahankan SELL
| Suggest : SELL on Rally Area : 103.00 – 103.20 Target : 1) 101.50 2) 100.00 SL : 104.70 Alternatif : Follow SELL jika tembus 100.00 Switch to BUY jika tembus 106.60 Alternatif SELL: jika 104-106 tidak tembus Waspada geopolitik akhir pekan! |
CHART TECHNICAL ANALYSIS GOLD
Keterangan :
- Pendukung bullish medium term:
- a. Pembelian oleh PBOC & bank sentral global masih kuat
- b. Kebijakan longgar dan ekspektasi stimulus fiskal China berpotensi mendukung emas
- c. Ketidakpastian inflasi tarif
- d. ekspektasi pemangkasan suku bunga Fed
- e. ketidakpastian geopolitik masih membayangi
- Di H4, Kenaikan tertahan di zona orange 4642-4669. swing low diharapkan terbatas dengan zona trendline support 4575 maupun FR 38.2% 4567. Peluang Ascending Triangle jika support tidak tembus. Di sisi lain ada peluang juga rising wedge membebani tekanan turun/koreksi lebih lanjut, zona hijau potensi target
- a. Skenario #1 : Swing low tertahan di support area, pola ascending triangle mendukung low lebih tinggi dan tembus zona orange
- b. Skenario #2: penurunan berlanjut tembus 4567, melirik low Rabu 4510 atau terjauh zona hijau 4420-4499, didukung potensi rising wedge
- Di H1, secara struktur, bullish mulai dominan, kenaikan berpotensi bertahap selama risiko geopolitik tidak menimbulkan tindakan militer. Sejak tembus resistance 4602 (trend channel turun saat itu), maka tren saat ini cenderung naik dalam jalur trend channel naik terbaru. Tapi tetap waspadai perkembangan geopolitik sebelum NFP Jumat!
- a. Skenario bullish: opsi buy/demand zone diharapkan di sekitar 4589-4595 terdekat, atau zona orange 4561-4576, atau alternatif terjauh zona biru 4486-4498 jika terjadi penurunan ekstrim. Potensi tembus zona coklat 4642-4666
- b. Skenario Bearish: tekanan jangka pendek kembali dominan, terutama jika zona orange 4561-4576 ditembus. Peluang penurunan berlanjut ke zona biru kisaran 4486-4498. Risiko turun dominan jika geopolitik memanas
- Fundamental utama : ekspektasi 1x penurunan suku bunga Fed di 2026 (hasil dot plot FOMC Maret), pembelian bank sentral global masih kuat, pembelian China masih aktif, aliran dana ETF, de-dolarisasi masih kuat
- Fundamental tambahan :
- Belum ada pertemuan AS-Iran = emas sulit naik
- Trump luncurkan Project Freedom untuk mengawal kapal-kapal komersil dari negara netral yang terjebak di Selat Hormuz akibat konflik AS-Iran. Tapi Iran memperingatkan hal itu melanggar gencatan senjata -> perlu waspadai jika terjadi eskalasi konflik!
- Proposal Iran kembali ditolak Trump, tapi Trump sebut tidak memilih untuk menyerang -> selama mengutamakan jalur diplomasi (meskipun belum jelas kapan), maka eskalasi geopolitik cenderung terbatas
- Beberapa poin perlu dicermati lebih lanjut untuk geopolitik:
- a. emas naik jika diplomasi terwujud dan mencapai kesepakatan -> pertahankan BUY
- b. emas turun jika diplomasi tidak kunjung terjadi, dan ada risiko eskalasi militer, terutama memasuki akhir pekan -> switch to SELL segera!
- FOKUS pernyataan Fed John Williams di jam 23.50 WIB
- a. hawkish = emas turun -> switch to SELL
- b. dovish/less hawkish = emas naik -> pertahankan BUY
- Alternatif :
- Pertahankan/follow BUY jika tembus 4622, terdekat 4632, terjauh 4645
- Switch to SELL jika tembus 4540, target terdekat 4530, terjauh 4510
- Opsi buy : 4550-4560 (support terdekat), 4486-4498 (biru)
- PERINGATAN !: Strategi ini menggunakan TP $10-$20 dan SL $10 karena range pergerakan emas harian yang sangat besar sejak 6 bulan - 1 tahun terakhir! Tidak cocok untuk diterapkan pada ekuitas yang terbatas! Sebaiknya sesuaikan TP dan SL dengan profil risiko masing-masing dan keadaan/kecukupan ekuitas masing-masing!! Pahami risiko lebih dulu sebelum menerapkan strategi ini!
| Suggest : BUY on Dip Area : 4575.00 – 4577.00 Target : 1) 4587.00 2) 4597.00 SL : 4565.00 (ideal 7-8 points di bawah 4565) Alternatif : Pertahankan/follow BUY jika tembus 4622 Switch to SELL jika tembus 4540 Opsi buy : 4550-4560 (support terdekat), 4486-4498 (biru) |
Copyright © 2026 Agrodana Futures
Disclaimer:
Artikel ini berupa pandangan Agrodana Research, Analisis ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli, menahan atau menjual market tertentu. Keputusan sepenuhnya ada pada diri pembaca, sehingga kami tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan tersebut.
Research & Analysis Agrodana Futures