Gold (Emas)
Penggerak Pasar
Posisi US Treasury Yield 10-tahun dan indeks DXY berhasil ditutup melemah di sesi perdagangan hari Selasa, sesuai dengan ekspektasi kami yang diulas di live streaming hari Senin, 15 Juni yang lalu. Kondisi ini juga menguntungkan bagi emas. Meski gagal naik lebih lanjut di atas 4360-an, tapi setidaknya harga tetap terjaga di atas zona 4300 untuk sementara waktu, sampai pasar mendapat petunjuk berikutnya dari pidato perdana Kevin Warsh di pertemuan FOMC Juni hari ini.
Data housing starts dan building permits AS dirilis lebih rendah dari perkiraan. Housing Starts turun dari -8.5% menjadi -15.4%, atau dari 1.392M menjadi 1.177M. Sedangkan building permits turun dari 1.423M menjadi 1.413M. Meski tidak secara langsung mempengaruhi sikap Fed, tapi emas mendapat sedikit suntikan berharga di malam tadi yang membuatnya tetap bertahan di atas 4300.
MoU Sudah Ditandatangani, Peresmian Tunggu 19 Juni
AS dan Iran sudah menyepakati nota kesepahaman (MoU) untuk memperpanjang gencatan senjata selama 60 hari. Hal ini ditujukan untuk melanjutkan negosiasi menuju gencatan senjata permanen dengan penandatanganan resmi dijadwalkan pada hari Jumat, di Swiss. Dan menurut rencana, isi dari MoU tersebut akan dipublish setelah penandatanganan.
Ketentuan awal dari MoU tersebut mencakup pembukaan kembali Selat Hormuz untuk pelayaran komersial bebas, pelepasan segera aset Iran yang dibekukan, serta penangguhan sanksi sementara yang memungkinkan Iran untuk mengekspor minyak.
Iran dikabarkan setuju untuk tidak mengembangkan ataupun memperoleh senjata nuklir. Tapi program nuklir yang sudah ada akan terus berlanjut selama negosiasi, dengan persediaan uranium yang diperkaya akan dibahas dalam negosiasi berikutnya. Meski masih terdapat keraguan tentang kesepakatan nuklir ke depan, tapi pasar setidaknya bisa bernafas lega dengan pembukaan Selat Hormuz di tahap pertama ini (pembukaan Selat Hormuz direncanakan Jumat setelah penandatanganan resmi).
Namun di sisi lain, Israel justru menjauhkan diri dari perjanjian. PM Netanyahu menyatakan bahwa Israel tidak terikat oleh perjanjian tersebut dan tidak akan menarik pasukannya dari Lebanon Selatan. Kondisi ini mempersulit kelangsungan gencatan senjata. Bahkan Trump pun berkali-kali mengingatkan Netanyahu untuk tidak melakukan serangan ke Lebanon, mengingat Lebanon merupakan bagian dari kesepakatan untuk menghentikan perang di semua front.
Hal lain yang cukup meredakan adalah bahwa kesepakatan akhir nantinya bisa mencakup pencabutan sanksi sepenuhnya, penarikan pasukan militer AS dalam waktu 30 hari, dan dana rekonstruksi sebesar $300 miliar yang didanai oleh negara-negara Teluk untuk Iran, dengan syarat Iran mematuhi kesepakatan yang ditentukan.
Ujian Perdana Kevin Warsh
Di sisi lain, pasar belum sepenuhnya bisa tenang meskipun ada kabar yang cukup baik dari sisi geopolitik. Pasalnya adalah hari ini Fed akan mengumumkan kebijakan moneternya disertai rilis dari dot plot dan proyeksi ekonomi terbaru. Pertemuan juga akan menjadi penampilan perdana Kevin Warsh sebagai Ketua Fed yang memimpin rapat kali ini setelah secara resmi mengambil alih posisi ketua Fed dari Jerome Powell di bulan Mei 2026.
Pernyataan Warsh akan menjadi pemicu utama sentimen market. Ini akan menjadi ujian perdana Warsh yang tidak mudah karena Trump berharap dia bisa membawa perubahan dari pendahulunya, Powell, yang dicap sebagai “Mr Too Late” oleh Trump. Namun, kondisinya menjadi sulit setelah geopolitik yang terjadi di paruh pertama 2026 ini justru memojokkan posisinya karena inflasi yang mengalami kenaikan dalam 3 bulan terakhir dari 2.4% ke 4.2% y/y akibat perang Iran. Pasar sejak saat itu mulai mengurangi ekspektasinya terhadap pemangkasan suku bunga Fed, dan bahkan mulai mengantisipasi sepenuhnya potensi kenaikan suku bunga 25 bps di akhir tahun 2026.
Dengan kondisi terbaru AS dan Iran mencapai kesepakatan dan akan menandatangani MoU, muncul harapan bahwa situasi ini bisa membuat tekanan inflasi mereda. Seperti yang pernah disampaikan Trump dalam 2 minggu terakhir bahwa perang akan segera selesai dan pasar akan dipenuhi pasokan minyak begitu Selat Hormuz dibuka sehingga tekanan pada inflasi bersifat sementara (transitory) dan akan kembali normal. Meski demikian, pasar masih butuh keyakinan dari pernyataan Warsh tentang pandangannya terkait inflasi saat ini dan rencana Fed ke depan.
Skenario FOMC Juni 2026
Sebagai pengingat, kita tidak lagi membahas suku bunga Juni karena 99% dipastikan suku bunga akan dipertahankan sehingga pasar kemungkinan sudah mengantisipasi. Fokus akan tertuju pada dot plot terbaru dan pernyataan Kevin Warsh.
Dot Plot terakhir di FOMC Maret menunjukkan para pejabat masih mempertahankan peluang 1 kali pemangkasan suku bunga di 2026, sedangkan di bulan April dengan dot plot yang sama, terdapat 3 orang yang berbeda pendapat dan menginginkan opsi pelonggaran moneter dihapuskan karena sudah tidak sesuai lagi dengan kondisi saat ini. Posisi ini yang membuat emas tertekan karena kecemasan terhadap potensi pengetatan moneter (kenaikan suku bunga).
Demikian juga pandangan dari Kevin Warsh yang perlu didengar pasar. Dengan kondisi inflasi yang melonjak ke 4.2% y/y semakin memperkecil ruang untuk pemangkasan suku bunga. Pasar perlu mendengarkan apakah Warsh melihat inflasi tersebut sebagai transitory (sementara), atau justru sudah memasuki kategori mengkhawatirkan dan mengancam inflasi inti.
Berikut beberapa skenario yang perlu dicermati nanti malam:
- Dot Plot
- Opsi cut rate masih ada (kejutan dovish) : dolar berpotensi melemah, US Treasury Yield turun, emas berpeluang naik lebih lanjut.
- Opsi cut rate dihapus, terbuka untuk 1 kali kenaikan suku bunga di 2026 (skenario yang paling diantisipasi) : dolar menguat, US Treasury Yield naik, emas berpotensi turun. (Caution: Penurunan emas kemungkinan relatif terbatas, karena pasar sudah memperhitungkan 1 kali kenaikan di Desember 2026)
- Terbuka untuk 2 kali kenaikan suku bunga di 2026 : dolar berpotensi sangat kuat, US Treasury Yield naik lebih lanjut, dan emas bergerak turun lebih lanjut, potensi tembus di bawah $4000 dalam beberapa waktu ke depan sangat terbuka.
- Pernyataan Kevin Warsh
- Skenario dovish : inflasi diakui masih tinggi, tapi dianggap transitory (sementara), belum melihat urgensi untuk menaikkan suku bunga, tetap membuka pintu untuk pemangkasan suku bunga terutama jika inflasi kembali lanjutkan proses disinflasi yang tertunda. Emas berpeluang naik, terbuka untuk tembus di atas 4400
- Skenario hawkish : inflasi masih terlalu tinggi dan risiko cenderung ke atas dan dikhawatirkan meresap ke inflasi inti, data ekonomi tetap solid/kuat, Fed masih punya banyak pekerjaan untuk menangani inflasi. Emas berpeluang turun, terbuka untuk tembus di bawah 4000
Setelah FOMC Meeting, sesi Asia di Kamis pagi kemungkinan masih akan merespon terhadap pengumuman ini, tapi kemudian pasar akan kembali mencermati perkembangan geopolitik sehingga trader perlu mewaspadai efek setelah FOMC di hari berikutnya.
Note : Tetap waspada dengan volatilitas besar pada market yang sewaktu-waktu bisa tiba-tiba berubah!
Analisis Teknikal Gold
Candlestick daily ditutup bullish, tapi dengan range yang terbatas sehingga mirip shooting star yang memiliki real body kecil dan tail atas lebih panjang dari bagian bawahnya. Level tertinggi tertahan di 4354, sedikit lebih rendah dari high sehari sebelumnya 4369, sekaligus menandakan belum mampu keluar dari zona 4363 yang merupakan high 9 Jun 2026.
Trader juga perlu mewaspadai potensi penutupan gap yang terjadi di awal pekan ini dengan level pembukaan 4285 di hari Senin dan penutupan Jumat 4214. Ini berarti risiko penutupan gap mungkin terjadi dalam waktu dekat jika kenaikan tetap belum mampu tembus dan stabil di atas 4364-4369. Sedangkan untuk menjadi bullish yang lebih kuat, maka MA200 daily 4457 harus ditembus, dan itu berarti butuh Fed yang dovish sebagai pendukung, selain kesepakatan damai AS-Iran.
H4 menunjukkan kondisi di mana harga tetap bertahan di kisaran zona resistance 4369 dan support 4307 sehingga tidak ditemukan perubahan yang signifikan pada pergerakan harga. Secara tidak langsung hal ini menunjukkan kehati-hatian investor menjelang pengumuman FOMC nanti malam.
Secara teknis, kami mendeteksi potensi pola inverse head & shoulders dan V-bottom pada pergerakan H4. Keduanya sama-sama berpeluang dan memberi dukungan untuk kenaikan dan baru dianggap valid jika tembus resistance 4363-4369. Jika berhasil pola tersebut akan membuka ruang untuk kenaikan lebih tinggi dengan potensi target utama di 4775. Tapi MA200 yang saat ini berada di 4495 akan menjadi rintangan besar selain resistance trendline 4420-4430.
Di sisi lain, risiko penurunan ke zona pink kisaran 4214-4285 juga masih dianggap peluang dari inverse head & shoulders. Jika ini yang terjadi, maka pola yang dominan nantinya adalah inverse head & shoulders, tapi peluangnya tetap sama, mendukung untuk kenaikan sehingga alternatif buy jika skenario pertama gagal pagi ini adalah menunggu zona pink diuji lebih dulu.
Apakah boleh sell jika 4300-4305 ditembus? Secara teknis, tidak ada larangan, tapi perlu dipahami bahwa pembentukan pola inverse head & shoulders lebih mendukung kenaikan daripada penurunan sehingga sell saat tembus 4300 disarankan tidak ditahan panjang, karena target penurunan diperkirakan relatif terbatas karena case untuk inverse head & shoulders dianggap masih cukup kuat. (Warning : exit dari buy, switch to sell! Bukan untuk Locking/Hedging!)
Tapi jika Fed cenderung hawkish nanti malam, maka tekanan turun berpotensi berlanjut dan konfirmasi penembusan di bawah 4200 adalah pemicu untuk penurunan lebih lanjut. Dalam kondisi ini, trader bisa kembali lakukan sell, dengan potensi target terdekat zona kuning di kisaran 4095-4131, atau terjauh di 4000-4020. Posisi ini lebih disarankan dibanding swing low awal saat tembus 4300, karena diperkirakan penurunan masih relatif terbatas dengan asumsi penutupan gap bisa berjalan cepat dan terbatas, berbeda jika mendapat konfirmasi Fed yang hawkish!
Per jam 09.40 WIB, harga berada di 4330.15 dengan high 4349.54, dan low 4328.59. Jika Anda melihat rekomendasi sebelumnya di website Technical Analysis Commodity (Gold, Crude Oil) 17 Juni 2026 | PT. Agrodana Futures, strategi utama untuk buy di kisaran 4313-4315 belum disentuh, tapi opsi alternatif buy on breakout saat tembus 4340 sudah teraktivasi, meskipun sayangnya kenaikan hanya sentuh 4349, sedikit di bawah TP 1 yang diharapkan di 4350. Harga bahkan saat ini turun ke 4328.
Jika dalam 1 jam ke depan harga tetap di bawah 4330, maka stop/cut loss bisa dilakukan saat tembus 4325. Tapi jika harga berhasil naik kembali di atas 4335, Anda bisa pertahankan posisi buy tersebut, dengan catatan pertimbangkan exit sesuai TP 1 yang disarankan (cek keterangan di website untuk strategi alternatif yang dimaksud), atau amankan di 4345 untuk antisipasi jika kenaikan tetap gagal tembus zona 4350.
Selanjutnya, tunggu zona 4310-4315, jika disentuh, maka strategi utama kemungkinan akan teraktivasi sesuai plan awal.
Di sisi lain, profit taking sebelum FOMC Meeting juga bisa saja membebani pasar sehingga kenaikan tidak/belum optimal di sesi Asia maupun Eropa. Jika ini yang terjadi, waspadai penurunan di bawah 4300! Jika terjadi penembusan, maka switch strategi jangka pendek untuk sell. Namun, strategi ini hanya relatif terbatas dengan target zona pink 4214-4285 (potensi terdekat 4285), atau zona orange kisaran 4249-4270 (potensi terdekat 4270).
Disarankan (jika melakukan sell saat breakout di bawah 4300), target maksimal hanya di zona yang ditandai, dan sebelum atau saat harga mulai mendekati zona tersebut, segera exit, dan tunggu isyarat berikutnya untuk potensi buy baru ataupun sell baru.
Skenario di malam hari saat FOMC Meeting kemungkinan berbeda, dan akan tergantung pada dot plot dan juga pernyataan Kevin Warsh.
Untuk malam hari sebaiknya Anda fokus perhatikan catatan kami di grafik H4!
Trading Strategy
Opsi BUY on Dip
Entry: 4313.00 – 4315.00
(atau cek di artikel untuk opsi lainnya)
Target/Reward : 4335.00 ($20 - $22)
(Alternatif Follow BUY jika tembus 4340, target terdekat 4350, terjauh 4360, sesuaikan stop loss dengan risk management masing-masing)
Stop Loss: 4303.00 ($10 - $12)
(ideal 7-8 poin di bawah 4300.00)
Risk Reward: 1: 2
Opsi BUY jika support tidak ditembus
Entry : 4240.00 – 4242.00
(atau cek di artikel untuk area alternatif )
Target/Reward: 4262.00 ($20 - $22)
Stop Loss: 4230.00 ($10 - $12)
(ideal SL 7-8 poin di bawah 4230)
Risk Reward: 1: 2
Copyright © 2026 Agrodana Futures
Disclaimer:
Artikel ini berupa pandangan Agrodana Research, Analisis ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli, menahan atau menjual market tertentu. Keputusan sepenuhnya ada pada diri pembaca, sehingga kami tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan tersebut.
Research & Analysis Agrodana Futures