Gold (Emas)
Penggerak Pasar
Baik US Treasury Yield 10 tahun, maupun dolar, keduanya melemah di waktu yang bersamaan. Hal ini membuat emas cenderung lebih mudah tembus di atas $4120 setelah beberapa kali gagal sejak penurunan di 23 Juli yang lalu. Kondisi ini didukung oleh berita seputar diplomasi AS-Iran yang dikatakan cukup menggembirakan, di mana laporan menyebut bahwa AS dan Iran hampir mendekati kesepakatan terkait pembukaan kembali Selat Hormuz.
Meski demikian, pasar masih terlihat tetap berhati-hati dengan perkembangan tersebut, mengingat beberapa kali Trump selalu mengklaim secara sepihak terkait kesepakatan ataupun pertemuan, sedangkan Iran selalu di sisi yang menyanggah adanya pertemuan ataupun kesepakatan.
Geopolitik ‘Maincours’ Sebelum ‘Big Data’ NFP
Para pelaku pasar cenderung bersikap berhati-hati sepanjang premi risiko geopolitik tetap membayangi. Hal ini dianggap situasi yang akan menentukan ekspektasi mereka terhadap suku bunga Fed ke depan. Jika Warsh sudah menegaskan bahwa kebijakan Fed akan bergantung pada data ekonomi, terutama inflasi, maka pasar akhirnya mencermati faktor penyebab inflasi tersebut yang dianggap “masih tinggi”, dan hal itu berarti perkembangan geopolitik menjadi ‘hidangan utama’ sebelum data Non Farm Payrolls, maupun inflasi minggu depan.
Masalahnya semua klaim Trump terkait pertemuan maupun diplomasi, sampai ke kesepakatan, dengan mudah dipatahkan oleh Iran yang menganggap Trump menebar banyak kebohongan hanya untuk menenangkan pasar. Tapi 1 hal yang pasti, bahwa Iran tidak menginginkan perang berlanjut, namun mereka akan siap melayani AS jika masih terus berupaya menekan Iran. Hal itu terlihat dari pernyataan Iran terbaru yang menyebut bahwa Selat Hormuz tidak akan dibuka selama perang belum benar-benar berakhir.
Trump mengatakan negosiasi di hari Selasa berlangsung sepanjang haru dan mengklaim berjalan lancar. Trump juga tetap melontarkan ancaman akan memberi pukulan yang sangat keras pada Iran jika tidak ada kesepakatan. Dan AS bahkan berani mengklaim bahwa kesepakatan untuk pembukaan kembali Selat Hormuz akan dicapai Selasa atau Rabu waktu setempat. Namu klaim dibantah Iran, dan akhirnya semua akan berujung pada kesepakatan nyata yang bisa meyakinkan pasar.
Tapi sejauh ini pasar masih bereaksi positif terhadap semua perkembangan yang terjadi, meski di belakang itu pasar tetap meragukan selama hanya klaim sepihak dari AS. Pasar belajar dari kesepakatan gencatan senjata atau MoU di bulan Juni yang sempat membangkitkan harapan untuk berakhirnya konflik tersebut, tapi kemudian batal di tengah perjalanannya (hanya berlangsung 2 minggu dari kesepakatan 60 hari).
Fokus Malam Ini
Untuk beberapa waktu ke depan, di malam hari kemungkinan market akan menggeser lebih dulu fokus mereka ke data ekonomi AS. ADP di jam 19.15 WIB dan ISM services di jam 21.00 WIB adalah fokus utama data. Laporan ADP diperkirakan turun dari 98K menjadi 68K, sedangkan ISM services diperkirakan naik dari 54.0 menjadi 54.5.
Data yang lebih lemah dari ekspektasi akan mendukung kenaikan kembali emas dan cukup terbuka untuk tembus resistance. Sebaliknya, data yang lebih kuat dari ekspektasi akan menghadang kenaikan emas sehingga peluang koreksi turun ataupun profit taking kemungkinan dominan selama efek data. Tapi di sisi lain, jika pun terjadi penurunan, maka kondisi tersebut diperkirakan akan menjadi peluang buy di harga yang lebih rendah selama geopolitik tidak memanas, atau tidak ada eskalasi militer.
Sedangkan dari sisi geopolitik tetap dengan situasi yang belum banyak berubah. Ketidakpastian tetap menyelimuti meskipun Trump mengklaim semua negosiasi berjalan lancar.
Segala bentuk perkembangan terkait diplomasi maupun sampai tercapainya kesepakatan akan direspon positif oleh market sehingga emas berpeluang lanjutkan kenaikannya. Sebaliknya, dead-lock yang terjadi pada diplomasi berpotensi memicu eskalasi militer di Selat Hormuz, dan berpotensi direspon negatif oleh pasar sehingga emas berisiko kembali ditekan turun.
Note : Tetap waspada dengan volatilitas besar pada market yang sewaktu-waktu bisa tiba-tiba berubah!
Analisis Teknikal Gold
Candlestick daily ditutup bullish memvalidasi reversal bullish yang terlihat sehari sebelumnya saat candle hammer muncul di 3 Agustus 2026. Secara teknis, uptrend menjadi semakin terbuka. Tapi seperti diulas sebelumnya bahwa bullish tidak semudah itu untuk naik lebih tinggi, kecuali jika mampu tembus 2 resistance di atas yang cukup berdekat, yaitu 4120 dan 4165. Saat artikel ditulis, kita sedang melihat area tertinggi berhasil sentuh 4136, yang berarti area resistance 4120 sudah ditembus. Tapi mengingat resistance dan juga grafik daily yang menjadi patokan, maka belum valid dianggap tembus karena harga masih berjalan untuk sesi perdagangan hari Rabu.
Sebaliknya, risiko penurunan masih bisa mengintai sewaktu-waktu, dengan area support psikologis di kisaran 3943-3965 adalah zona yang paling kritis jika support terdekat harian di 4000-4018 ditembus. Premi risiko geopolitik masih membayangi meski saat ini pasar merespon positif terhadap potensi kesepakatan AS-Iran untuk pembukaan kembali Selat Hormuz. Pasar juga diperkirakan masih membatasi agresivitasnya sampai data NFP dirilis Jumat mendatang.
Di H4, harga akhirnya tembus di atas resistance 4105. Kami mendeteksi pola triangle simetris yang langsung ditembus pagi ini. Dengan penembusan ini secara teori seharusnya emas dengan mudah lanjutkan kenaikannya. Tapi kita berhadapan dengan zona coklat 4113-4132, zona resistance yang cukup kokoh sejak 23 Jul 2026. Saat artikel ditulis, kenaikan sedang menguji area tersebut, juga MA200 di 4117 sementara dianggap tembus. Tapi 2 candle H4 berikutnya secara berturut-turut diperlukan sebagai konfirmasi apakah penembusan ini nyata atau hanya false breakout.
Minimal butuh 1 candle yang tetap stabil di atas MA200 tersebut baru dianggap tembus. Atau jauh lebih baik jika 2 candle berturut-turut menunjukkan harga tetap di atas zona MA200 (4117) yang dianggap penembusan kuat. Ini berarti minimal baru akan diketahui 3-4 jam ke depan apakah penembusan betul-betul valid atau hanya sekedar false breakout. Dan jika harga juga mampu bertahan di atas zona coklat 4113-4132, maka peluang kenaikan lebih lanjut sangat terbuka.
Jika valid, trader bisa pertahankan strategi buy. Sedangkan untuk mengincar “buy on dip” atau “buy on weakness”, trader bisa juga memanfaatkan 2 candle berikutnya sebagai peluang buy on dip tersebut. Pastikan 2 candle berikutnya, jika terjadi penurunan, maka penurunan tersebut tidak lebih rendah dari 4117 (MA200) atau maksimal tail/ekor candle tidak lebih dari 4113 (bagian terendah dari zona coklat) dan harga penutupan candle tersebut tetap di atas 4117. Dengan demikian, nantinya area buy terbaru yang bisa dipertimbangkan akan berada di kisaran 4117-4120, dengan stop loss sebaiknya dipasang beberapa poin di bawah 4113.
Sebaliknya, jika harga justru kembali ditutup di bawah 4117, maka waspada pembalikan turun! Tapi trader tidak disarankan untuk langsung sell. Sebaiknya pastikan di candle berikutnya harga turun di bawah 4110, atau jauh lebih baik di bawah 4100. Jika konfirm, sell bisa dipertimbangkan (diasumsikan posisi buy di 4117-4120 sudah sentuh stop loss lebih dulu sehingga tidak ada posisi yang ditahan) dengan potensi target terdekat kembali menguji zona kuning 4071-4090, atau maksimal support triangle 4021-4023 (bisa juga gunakan patokan low di 3 hari terakhir : 4119-4121)
Per jam 11.00 WIB, harga berada di 4128.81 dengan high 4136.47, dan low 4065.43. Jika Anda melihat rekomendasi sebelumnya di website Technical Analysis Commodity (Gold, Crude Oil) 5 Agustus 2026 | PT. Agrodana Futures, strategi utama buy sebelumnya di 4055-4057 tidak/belum disentuh, tapi alternatif buy saat tembus 4090 berhasil dan langsung sentuh TP 1 maupun TP 2 di 4110 karena harga bergerak naik di sesi Asia hingga level tertinggi sementara tercatat di 4136.
Selanjutnya strategi diperbarui mengingat harga yang sudah mulai bergerak naik. Pertimbangan kami zona abu-abu yang sebelumnya bertindak sebagai resistance di 4102-4111 kini bertindak sebagai area support baru dan bisa dipertimbangkan sebagai area buy. Alternatif lainnya bisa juga gunakan patokan MA200 H4 di 4117, atau opsi lainnya lanjut pertahankan buy jika tembus 4142.
Namun, trader wajib berhati-hati saat harga sudah memasuki zona 4165 maupun 4185-4200 karena kedua zona secara berturut-turut menjadi area resistance kuat (4165 per 22 Juli 2026 sulit ditembus, dan 4185-4200 sejak 6 Juli 2026 sulit ditembus). Zona ini mungkin kembali menghambat kenaikan. Tapi bukan berarti langsung sell, melainkan harus “wait and see” karena butuh pemicu yang lebih kuat berikutnya untuk bisa tembus dan lanjutkan kenaikan. Dan itu berarti akan bergantung pada data ADP dan ISM services AS malam ini, dan juga perkembangan geopolitik terkait Hormuz malam nanti.
Sebaliknya, trader bisa pertimbangkan ubah strategi menjadi sell jika: 1) kenaikan kembali terhambat di zona 416 atau 4185-4200; atau 2) support 4050 ditembus. Penurunan akan lebih valid jika didukung oleh data ekonomi AS “lebih kuat dari ekspektasi” atau geopolitik kembali memanas. Jika situasi normal, atau dengan kata lain tidak ada eskalasi, maka skenario sell sebaiknya dihindari!
Untuk malam hari sebaiknya Anda fokus perhatikan catatan kami di grafik H4!
Trading Strategy
Opsi BUY on Dip (updates!)
Entry: 4108.00 – 4110.00
(atau cek di artikel untuk opsi lainnya)
Target/Reward : 4130.00 ($20 - $22)
(Alternatif Follow BUY jika tembus 4142, target terdekat 4152, terjauh 4162, sesuaikan stop loss dengan risk management masing-masing)
Stop Loss: 4098.00 ($10 - $12)
(ideal 7-8 poin di bawah 4098.00)
Risk Reward: 1: 2
Opsi SELL jika resistance gagal ditembus
(lebih konfirm jika geopolitik memanas)
Entry : 4200.00 – 4202.00
Target/Reward: 4180.00 ($20 - $22)
Stop Loss: 4212.00 ($10 - $12)
(ideal SL 7-8 poin di atas 4210.00)
Risk Reward: 1: 2
Copyright © 2026 Agrodana Futures
Disclaimer:
Artikel ini berupa pandangan Agrodana Research, Analisis ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli, menahan atau menjual market tertentu. Keputusan sepenuhnya ada pada diri pembaca, sehingga kami tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan tersebut.
Research & Analysis Agrodana Futures