Gold (Emas)
Penggerak Pasar
US Treasury Yield 10-tahun bergerak turun, diikuti dengan pelemahan dolar yang juga berlanjut. Kondisi ini membuat emas cenderung leluasa untuk lanjutkan kenaikannya, bahkan hari kedua kenaikan cenderung lebih tinggi dibanding sehari sebelumnya.
Redanya geopolitik menjadi alasan utama kenapa emas leluasa naik. Sementara data ekonomi di sisi lainnya juga ikut mendukung kenaikan tersebut karena ADP dirilis lebih rendah dari ekspektasi, 44K vs 68K, bahkan menunjukkan penurunan signifikan dibanding bulan sebelumnya yang direvisi ke 95K. Bahkan hal itu diperkuat lagi dengan dukungan data ISM services yang cenderung lebih rendah dari ekspektasi, 54.1 vs 54.5. Hal ini sekaligus memberikan dukungan bagi level $4000 di mana emas sudah berhasil bertahan selama 5 minggu berturut-turut dan membentuk area dasar yang kemudian diikuti lonjakan bertahap hingga pagi ini.
Aset Berisiko Pulih, Emas Bergerak Naik
Meski tidak ditemukan alasan apa yang memicu gelombang pembelian sejak sesi Asia kemarin sampai sore hari, tapi kami meyakini ini adalah kombinasi dari harapan perdamaian di Timur Tengah, intervensi yen yang membantu melemahkan dolar AS, dan meningkatnya minat terhadap aset berisiko juga memiliki peran dibalik kenaikan tersebut.
Poin yang terakhir terkait aset berisiko, perlu diingat bahwa saat pasar saham anjlok, pasar mencari aset lain yang likuid untuk menutupi kerugian di pasar saham sehingga emas sering dilikuidasi hanya untuk mendapatkan uang cash untuk menutupi kerugian tersebut. Dan dengan kondisi saat ini pasar melihat adanya harapan untuk kesepakatan damai, maka perlahan tapi pasti kenaikan di aset berisiko ikut memberi kenyamanan bagi investor untuk kembali secara bertahap membeli emas. Hal ini juga dipicu oleh pembelian bank sentral yang sudah kembali aktif.
Di sisi lain, terkait geopolitik, kabar terakhir menyebut ada harapan untuk terjadinya kesepakatan untuk pembukaan kembali Selat Hormuz. Kondisi ini ikut memulihkan kekhawatiran pasar terhadap tekanan inflasi jika Selat Hormuz terus ditutup dalam jangka panjang. Ingat, bahwa emas turun bukan disebabkan perang, tapi melainkan akibat dari dampak perang tersebut terhadap inflasi yang bisa memicu kenaikan suku bunga Fed. Hal ini yang akhirnya membuat emas cenderung sulit kembali ke jalur kenaikan. Jika masalah utama bisa dikendalikan atau jauh lebih baik jika perang berakhir, maka emas sejatinya terbuka untuk kembali ke jalur kenaikan utama sebelum perang Iran terjadi.
Fokus Malam Ini
Pasar hanya akan memantau data initial jobless claims di jam 19.30 WIB. Dan sepertinya data ini cenderung tidak memberikan dampak signifikan untuk perubahan sentiment mengingat dalam beberapa minggu terakhir (sejak Juni 2026) selalu berkisar di antara 187K terendah (23 Jul 2026) dan 229K tertinggi (11 Jun 2026). Dalam catatan kami, emas turun beberapa kali saat data dirilis lebih rendah, tapi kemudian berhasil stabil dan rebound kembali secara bertahap. Dengan demikian, data yang lebih rendah nanti malam kemungkinan menjadi kesempatan untuk trader mendapat harga lebih rendah untuk kembali buy on dip daripada melakukan sell.
Concern utama kami tetap pada sisi geopolitik (sampai jelang NFP Jumat, 7 Agustus 2026). Meskipun situasi saat ini bisa dianggap mendingin, tapi belum sepenuhnya hilang begitu saja. Permasalahan yang cukup kompleks menurut kami akan tetap membuat situasi ini cepat berubah sehingga perlu ekstra waspada, terutama mendekati akhir pekan yang biasanya Trump selalu menunjukkan perubahan-perubahan perilaku yang akhirnya membatalkan poin-poin kesepakatan yang sudah dicapai.
Kabar terakhir yang kami dapat adalah bahwa AS-Iran dan Oman sudah mencapai kesepakatan terkait mekanisme pembukaan kembali Selat Hormuz. Iran dan Oman terutama, sudah sepakati pengaturan Hormuz, di mana Iran akan kelola lalu lintas masuk Hormuz, dan Oman akan kelola lalu lintas keluar Hormuz. Selain itu ada klausul tentang pengenaan biaya layanan oleh Iran dan Oman. Poin inilah yang menurut kami akan sensitif dan berpotensi memicu ketidaksetujuan AS, dalam hal ini Trump. Trump berulang kali menolak ide pengenaan biaya pelayaran dan menolak Iran untuk menjadi pengelola Hormuz, meskipun secara geografis sebenarnya Iran cukup beralasan untuk tetap kelola Hormuz seperti sebelum perang 28 Februari 2026.
Isu-isu sensitif lainnya seputar Selat Hormuz adalah kesepakatan untuk membuka Selat selama 60 hari, dengan opsi diperpanjang. Juga pembahasan nuklir yang tetap dituju AS.
Segala bentuk perkembangan terkait diplomasi maupun sampai tercapainya kesepakatan akan direspon positif oleh market sehingga emas berpeluang lanjutkan kenaikannya. Sebaliknya, dead-lock yang terjadi pada diplomasi berpotensi memicu eskalasi militer di Selat Hormuz, dan berpotensi direspon negatif oleh pasar sehingga emas berisiko kembali ditekan turun.
Note : Tetap waspada dengan volatilitas besar pada market yang sewaktu-waktu bisa tiba-tiba berubah!
Analisis Teknikal Gold
Candlestick daily ditutup bullish dan naik lebih tinggi dibanding sehari sebelumnya, menandakan kenaikan 2 hari beruntun yang cenderung lebih kuat. Kenaikan bahkan berlanjut pagi ini sampai tembus 4300 dengan high tercatat sementara di 4304. Namun mulai terkoreksi hingga 4260 saat artikel ditulis. Secara teknis, EMA 200 daily saat ini berada di 4283 dan EMA 100 daily berada di 4316. Kedua area tersebut akan menjadi resistance harian yang perlu dicermati. Selama belum ditembus, maka risiko penurunan ataupun profit taking cenderung terbuka, meskipun di sisi lain kemungkinan hal ini masih berupa penurunan wajar, bukan reversal.
Di sisi lain, area 4185-4214 kini berperan sebagai support psikologis terbaru setelah sebelumnya sempat menjadi ‘tembok kokoh’ sejak awal Juli 2026. Jika harga kembali turun di bawah zona ini, maka potensi penurunan diperkirakan kembali menguji area 4165 dan juga area 4120 yang juga sempat menjadi resistance kuat selama 1 minggu terakhir. Geopolitik tetap menjadi prioritas sebelum kita berhadapan dengan Non Farm Payrolls yang akan dirilis di hari Jumat.
Di H4, dengan penembusan 2+1 resistance yang sebelumnya sempat menjadi ‘benteng kokoh’ sejak awal Juli 2026, maka secara teori peluang kenaikan cenderung lebih kuat. Namun, risiko penurunan atau profit taking juga mengintai dan secara teknis wajar terjadi, terutama rsi yang mengindikasikan berada di atas 70% yang disimpulkan sebagai zona overbought.
Zona pink kisaran 4183-4214, zona coklat 4113-4132 dan MA200 di 4125 kini menjadi zona support yang perlu diwaspadai. Zona pink akan menjadi area ideal untuk melakukan buy on dip, memanfaatkan potensi koreksi atau profit taking yang diperkirakan bisa terjadi dalam waktu dekat karena kenaikan 2 hari berturut-turut yang cukup tinggi. Namun, area 4235-4250 di sisi lain juga bisa dipertimbangkan sebagai area buy terdekat jika trend naik yang lebih kuat membuat potensi koreksi turun ataupun profit taking cenderung terbatas.
Sedangkan zona coklat dan juga MA200 akan menjadi opsi lain jika ternyata profit taking lebih besar dari yang diperkirakan sehingga membuat harga cenderung turun lebih rendah dari 4200 maupun 4180. Area ini bisa menjadi alternatif yang juga dianggap ideal dibanding zona pink sebelumnya, dan demand diperkirakan akan jauh lebih besar di zona ini, bertepatan dengan Golden Zone (area antara FR 50% dan 61.8%).
Di sisi lain, trader bisa saja memanfaatkan kondisi overbought ini untuk melakukan sell jangka pendek dengan catatan target penurunan relatif terbatas, dan stop loss ketat di atas high 4300-4304 yang saat ini bertindak sebagai resistance sementara. Perlu diingat bahwa hal ini diperlukan untuk mengantisipasi penurunan yang relatif singkat sebelum akhirnya kembali ke jalur kenaikan sehingga stop loss sangat diwajibkan untuk dipasang.
Peluang kenaikan seharusnya lebih dominan karena hari ini data ekonomi hanya seputar initial jobless claims di jam 19.30 WIB, sedangkan sisi geopolitik untuk saat ini bisa dianggap relatif dingin sehingga penurunan yang disebabkan data jobless claims (jika data klaim pengangguran berkurang) cenderung terbatas, dan sangat mungkin sudah diantisipasi sebelum data muncul. Penurunan akan jauh lebih tajam hanya jika geopolitik tiba-tiba kembali memanas, kesepakatan gagal, dan risiko eskalasi militer meningkat. Di luar hal itu, kami tidak melihat alasan untuk emas turun, kecuali saat besok menghadapi data ekonomi yang jauh lebih signifikan dampaknya (NFP day!)
Per jam 10.20 WIB, harga berada di 4261.82 dengan high 4304.04, dan low 4245.79. Jika Anda melihat rekomendasi sebelumnya di website Technical Analysis Commodity (Gold, Crude Oil) 6 Agustus 2026 | PT. Agrodana Futures, strategi utama buy di kisaran 4220-4222 dengan asumsi bahwa kenaikan sudah terlalu tinggi, posisi rsi juga overbought, sehingga kami menilai peluang koreksi turun atau profit taking cukup terbuka sehingga kami menghindari buy terlalu tinggi, kecuali jika memang momentum kuat tersebut dipicu oleh data ekonomi yang “sangat lemah” atau geopolitik mencapai kesepakatan yang dikonfirmasi kedua pihak.
Di sisi lain, meskipun sempat naik 4 poin di atas level 4300, tapi area alternatif untuk buy di atas 4300 cenderung tidak efektif dan kenaikan sejauh ini masih rapuh pasca sentuh 4304 sehingga kami tetap lebih menyarankan buy on dip dengan asumsi koreksi turun nantinya bisa dimanfaatkan untuk peluang buy di level yang lebih ‘murah’ atau rendah.
Secara teknis, zona abu di kisaran 4224-4247 adalah salah satu zona yang bisa dipertimbangkan. Dan area rekomendasi pagi tadi hanya selisih beberapa poin di bawah zona tersebut dengan asumsi bahwa tail atau false breakout mungkin akan menjangkau beberapa poin lebih rendah dari zona abu tersebut sehingga diharapkan mendapat area buy yang relatif lebih rendah.
Alternatif lainnya trader bisa menunggu kisaran zona pink 4185-4202 yang sebelumnya merupakan resistance kuat, kini menjadi support psikologis. Area ini dianggap lebih ideal dan lower risk untuk buy.
Sedangkan strategi sell bisa dipertimbangkan jika zona pink tersebut ditembus, atau dengan kata lain harga turun tembus di bawah 4180. Namun, targetnya diperkirakan tetap terbatas, dengan zona orange kisaran 415-4161 sebagai potensi yang cukup terbuka untuk dicapai.
Dan setelah itu, jika rsi menunjukkan tanda-tanda oversold, maka trader bisa kembali mengincar buy di zona orange.
Untuk malam hari sebaiknya Anda fokus perhatikan catatan kami di grafik H4!
Trading Strategy
Opsi BUY on Dip
Entry: 4220.00 – 4222.00
(atau cek di artikel untuk opsi lainnya)
Target/Reward : 4242.00 ($20 - $22)
(Alternatif Follow BUY jika tembus 4305 (updated!), target terdekat 4315, terjauh 4325, sesuaikan stop loss dengan risk management masing-masing)
Stop Loss: 4210.00 ($10 - $12)
(ideal 7-8 poin di bawah 4208.00)
Risk Reward: 1: 2
Opsi SELL jika support ditembus
(lebih konfirm jika geopolitik memanas)
Entry : 4196.00 – 4198.00
Target/Reward: 4176.00 ($20 - $22)
Stop Loss: 4208.00 ($10 - $12)
(ideal SL 7-8 poin di atas 4208.00)
Risk Reward: 1: 2
Copyright © 2026 Agrodana Futures
Disclaimer:
Artikel ini berupa pandangan Agrodana Research, Analisis ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli, menahan atau menjual market tertentu. Keputusan sepenuhnya ada pada diri pembaca, sehingga kami tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan tersebut.
Research & Analysis Agrodana Futures