Emas Tunggu CPI, Waspadai Beberapa Skenario Mengejutkan!

Published on 08/12/2026

Emas tetap tangguh jelang rilis data CPI AS nanti malam, meskipun sempat terjadi penurunan hingga 4356 di malam hari. Pasar terpecah dengan situasi AS-Iran dan menanti data CPI AS.

Gold (Emas)

Penggerak Pasar

US Treasury Yield 10-tahun ditutup turun setelah sebelumnya sempat naik karena ketidakpastian geopolitik. Namun, dolar justru ditutup sedikit menguat dibanding sehari sebelumnya, meskipun penutupan cenderung mulai menunjukkan tanda-tanda pelemahan. Kondisi ini membuat emas berhasil mempertahankan kenaikannya di hari ke-3 secara berturut-turut, jelang rilis data CPI AS nanti malam. 

Sementara data existing home sales dirilis lebih baik dari ekspektasi, 4.06M vs 4.05M, tapi mencatatkan penurunan dari bulan sebelumnya 4.13M. Sayangnya data ini tidak mampu mendorong kenaikan dolar lebih lanjut sehingga akhirnya emas kembali diuntungkan dari situasi tersebut. 

Selat Hormuz Mandeg, Selat Bab al-Mandeb Memanas

Seperti yang sempat diingatkan dalam beberapa ulasan 1 bulan terakhir, bahwa Hormuz bukan atau tidak akan menjadi satu-satunya yang menjadi titik kekhawatiran. Selat Bab al-Mandeb di Laut Merah perlahan memanas sejak Houthi menutup akses pelayaran untuk kapal dari dan menuju Arab Saudi. Blokade sempat dicabut, tapi serangan tidak kunjung mereda. Kondisi terbaru menyebut ada serangan baru di Selat Bab al-Mandeb dan Teluk Oman. 

Meskipun hanya berupa serangan-serangan kecil dan diharapkan tidak memicu eskalasi militer, tapi trader mungkin harus mewaspadai kemungkinan terburuk tentang meningkatnya ketegangan di Timur Tengah yang meluas ke kawasan Teluk secara umum sehingga berpotensi mengganggu jalur pasokan energi. 

Kenaikan harga minyak akibat ketidakpastian geopolitik yang berkepanjangan berpotensi kembali memicu kekhawatiran pasar terhadap tekanan inflasi. Jika ini terus terjadi, maka kekhawatiran kenaikan suku bunga Fed kembali terbuka dan emas berpotensi kembali terhambat. Tapi selama tidak ada gangguan yang signifikan terhadap jalur pelayaran dan pasokan energi global, maka eskalasi mungkin hanya bersifat sementara, sehingga diharapkan kembali mereda.

Fokus Malam Ini

Semua akan tertuju pada inflasi AS nanti malam yang akan dirilis jam 19.30 WIB. Inflasi utama diperkirakan turun dari 3.5% ke 3.4% y/y, dan basis bulanan naik dari -0.4% ke 0.1%. Sementara core CPI diperkirakan turun dari 2.6% ke 2.5% y/y, dan basis bulanan naik dari 0 ke 0.2% m/m. Fed butuh bukti bahwa proses disinflasi kembali berjalan sehingga bisa memutuskan untuk tetap pertahankan suku bunga di September. Sebaliknya, jika data menunjukkan angka inflasi yang memanas, maka potensi tersebut bisa memicu ekspektasi kenaikan suku bunga September kembali hidup, dan itu negatif untuk emas. 

Beberapa skenario yang mungkin terjadi :

  1. Act > Exp (asumsi : 3.5%-3.6%)
    Emas berpeluang turun, kemungkinan support 1 dan 2 disentuh (kecuali jika penurunan sudah terjadi sebelum data dirilis, maka penurunan kemungkinan mulai terbatas)
  2. Act >> Exp (asumsi : di atas 3.7%)
    Emas berpeluang turun hingga mengancam tembus di bawah support 2 (potensi penurunan berlanjut karena kekhawatiran suku bunga kembali hidup)
  1. Act = Exp (asumsi : 3.4%)
    Emas berpeluang turun terbatas (diasumsikan harga bergerak stabil sebelum data dirilis, sangat mungkin sudah diantisipasi sehingga respon cenderung terbatas)
  1. Act < Exp (asumsi : 3.3%)
    Emas berpeluang naik, peluang resistance 1 dan 2 kemungkinan tercapai
  1. Act << Exp (asumsi : di bawah 3.2%)
    Emas berpeluang naik lebih lanjut, resistance 2 kemungkinan ditembus, peluang zona 4500-an sangat kuat

Analisis Teknikal Gold

Candlestick daily berakhir dengan penutupan lebih rendah dibanding penutupan sehari sebelumnya pasca sentuh level tertinggi 4435. Candle membentuk shooting star yang secara teori biasanya menandakan peluang koreksi turun, terutama jika hari ini emas tidak mampu melewati high kemarin 4435. Level terendah tadi malam di 4356 kemungkinan menjadi target terdekat dari penurunan, dan jika tembus, maka koreksi turun kemungkinan  berlanjut dengan EMA100 di 4320 sebagai potensi selanjutnya, atau EMA200 di 4287 sebagai peluang terjauh. 

Di sisi lain, semua ini akan bergantung data CPI AS yang akan dirilis nanti malam sehingga peluang kenaikan maupun penurunan sama-sama memiliki ruang. Jika CPI lebih tinggi dari perkiraan, maka peluang turun akan semakin dominan, dengan EMA100 dan EMA 200 sebagai potensi target utama, atau bahkan jauh lebih rendah jika CPI “jauh lebih tinggi dari perkiraan”. Sebaliknya, jika CPI lebih rendah, maka uptren masih punya peluang untuk naik. Tapi untuk naik lebih tinggi, butuh CPI yang mengejutkan “jauh lebih rendah” dari perkiraan untuk membuka jalur kenaikan tembus 4500 untuk pertama kalinya sejak 4 Jun 2026.



Di H4, penurunan ke 4356 hanya berjarak tipis dari zona pink yang ditandai di 4316-4352, dan harga langsung rebound hingga penutupan. Zona ini masih tetap menjadi support efektif ke depan, dan potensi buyer mungkin saja kembali lebih kuat di zona tersebut. Namun, kondisi bisa berubah jika data CPI secara mengejutkan dirilis “jauh lebih tinggi” dari perkiraan sehingga membuat potensi koreksi turun lebih tajam. Zona pink sangat mungkin ditembus dalam kasus tersebut, bahkan sangat mungkin zona abu-abu di kisaran 4229-4259 sebagai target potensial mengingat kenaikan yang terjadi di 3 hari berturut-turut yang impresif sejak NFP Jumat yang mengejutkan “lebih lemah”. 

Jika diasumsikan data CPI hanya berkisar atau ‘sesuai ekspektasi’ (3.4% y/y atau core 2.5% y/y), maka emas seharusnya naik. Tapi karena kenaikan sudah lebih dulu terjadi, maka trader perlu waspada dengan skenario “buy on rumor, sell on fact”. Ini artinya emas cukup terbuka untuk merespon sebaliknya, bukan naik, tapi turun karena market sudah mengantisipasi data tersebut. Meskipun demikian catatan yang perlu diingat, penurunan pun kemungkinan tidak terlalu  tajam (possible maksimum zona coklat penurunan, diikuti rebound bertahap kembali ke jalur kenaikan). 

Sedangkan jika kasusnya CPI dirilis “jauh lebih rendah” dari ekspektasi, maka ini akan menjadi kejutan yang menyegarkan bagi market, sekaligus juga untuk Fed. Dalam skenario ini, emas kemungkinan turun terbatas, diikuti kenaikan lebih cepat dan potensi tembus resistance berikutnya 4450 atau bahkan terbuka untuk tembus 4500-an. 

Semua skenario tersebut akan bergantung dari pergerakan emas beberapa jam sebelum data CPI dirilis. Jika penurunan terlebih dulu terjadi, dan cukup tajam karena profit taking, maka skenario yang paling mungkin terjadi adalah “sell on rumor, buy on fact”, artinya saat data CPI dirilis, sangat mungkin emas rebound dari penurunan yang sudah terjadi sebelum data ekonomi dirilis. Jika ini yang terjadi, maka zona coklat 4280-4302 dan zona abu risiko terjauh di 4229-4259 adalah zona paling ideal (lower risk) untuk melakukan buy. 




Per jam 11.10 WIB, harga berada di 4396.00 dengan high 4415.98, dan low 4362.53. Jika Anda melihat rekomendasi sebelumnya di website Technical Analysis Commodity (Gold, Crude Oil) 12 Agustus 2026 | PT. Agrodana Futures, strategi utama buy di kisaran 4368-4370, sama dengan strategi kemarin yang cukup berhasil karena melihat harga juga masih berada di zona yang sama pagi tadi. Namun update terbaru harga berhasil naik tembus 4405 dan sentuh 4415 (high sementara) yang juga merupakan TP1 dari strategi alternatif ‘buy saat tembus 4405’. 

Saat ini harga kembali turun ke 4397, dan diharapkan zona abu di kisaran 4365-4378 tetap bertahan sebagai support sekaligus area demand terdekat, atau bisa juga area 4356-4360 yang merupakan zona low tadi malam sebagai area support sekaligus demand yang potensial. Selama belum ada penurunan di bawah 4350, maka strategi buy tetap dipertahankan. 

Sebaliknya, jika terjadi penurunan sebelum data CPI dirilis nanti malam, perubahan strategi menjadi sell hanya disarankan saat harga tembus di bawah 4350 (asumsi kisaran 4346-4349) untuk peluang target ke zona pink kisaran 4302-4320. Ini dengan asumsi bahwa market akhirnya melakukan profit taking jauh sebelum data CPI dirilis, sekaligus kemungkinan mengantisipasi data yang lebih tinggi dari ekspektasi. Skenario “sell on rumor, buy on fact” kemungkinan sedang berjalan. 

Alternatifnya trader bisa pertimbangkan kembali buy di zona pink tersebut (jika penurunan terhenti sebelum CPI di zona tersebut), atau menunggu zona orange 4206-4232 yang dianggap potensi terjauh penurunan dengan asumsi bahwa situasi geopolitik tetap tidak berubah (belum ada kesepakatan nyata, tapi tidak ada eskalasi militer dalam waktu dekat), dan data CPI cenderung “sudah diantisipasi” pasar sehingga tekanan turun cenderung terbatas.

Trading Strategy

Opsi BUY on Dip
Entry: 4368.00 – 4370.00
(atau cek di artikel untuk opsi lainnya)
Target/Reward : 4300.00 ($20 - $22)
(Alternatif Follow BUY jika tembus 4405, target terdekat 4415, terjauh 4425, sesuaikan stop loss dengan risk management masing-masing)
Stop Loss: 4358.00 ($10 - $12)
(ideal 7-8 poin di bawah 4358.00)
Risk Reward: 1: 2

Opsi SELL jika support ditembus
(limited bearish target)
Entry : 4347.00 – 4349.00
Target/Reward: 4329.00 ($20 - $22)
Stop Loss: 4359.00 ($10 - $12)
(ideal SL 7-8 poin di atas 4358.00)
Risk Reward: 1: 2