Weekly Newsletter Ed. 327

Published on 09/27/2026


28 September - 2 Oktober 2026


Quick Insights: Situasi Geopolitik Tetap Bayangi Pasar

Situasi di Timur Tengah sepertinya masih akan menjadi fokus para investor, meskipun ketegangan diperkirakan mereda secara bertahap setelah eskalasi terbaru. Pasokan mungkin berangsur-angsur kembali normal selama musim dingin sehingga harga minyak berpeluang turun secara perlahan. Tapi premi risiko geopolitik tidak akan hilang dalam waktu dekat. Pasar akan tetap sensitif dengan perkembangan sekitar Selat Hormuz dan pembicaraan US dan Iran.

Ekonomi US yang Solid

Ekonomi US sendiri terbukti tangguh di tengah dampak perang dengan Iran. Investasi terkait AI tetap menjadi sumber pendorong utama. GDP US diperkirakan tumbuh sebesar 2,4% di 2026 dan 2,3% di 2027. Inflasi akan tetap jadi perhatian karena masih jauh dari target Federal Reserve. Redanya tekanan harga yang signifikan sepertinya baru akan terjadi di musim semi. Pasar tenaga kerja minggu depan dan inflasi PCE agenda utama di luar geopolitik

Trump Tolak Proposal Iran!

Presiden Trump menolak usulan gencatan senjata 7 hari yang diajukan Iran dan mengatakan pada para penasihatnya untuk melanjutkan serangan udara ke Iran setelah Midterm Elections. Dalam proposalnya, Iran berjanji akan membuka kembali Selat Hormuz dan lanjutkan negosiasi tentang pembongkaran program nuklir sebagai imbalan jika US hentikan blokade terhadap pelabuhan-pelabuhan Iran. Dalam pidatonya di PBB, Trump memperingatkan jika negosiasi perdamaian terhambat, dia bisa memilih untuk memusnahkan Iran. Trump pernah mengancam, tapi belum terbukti terjadi hal tersebut

Non Farm Payrolls is Back!

Inflasi PCE di akhir bulan, diikuti NFP di awal bulan, adalah dua data ekonomi yang akan menjadi penggerak sentimen berikutnya minggu depan. Dengan harga minyak yang relatif stabil jelang akhir bulan, pasar tetap mencemaskan tekanan harga terus berlanjut. Kondisi pasar tenaga kerja juga menjadi catatan tambahan bagi Fed sebelum ke jalur kebijakan berikutnya di bulan Oktober. Agak sulit untuk mengharapkan data kejutan yang melunak di tengah solidnya ekonomi US. Tapi jika terjadi kejutan ke bawah, akan jadi kabar baik untuk Fed

PCE & NFP Sorotan Utama, Geopolitik Tetap Tidak Menentu!

Minggu depan memasuki periode akhir bulan September dan mulai memasuki periode Oktober di mana market memperhitungkan tentang kemungkinan kenaikan suku bunga Fed berikutnya di pertemuan Oktober. Hal ini dipicu oleh PMI manufaktur dan service yang dirilis lebih kuat minggu lalu. Tekanan harga menjadi alasan utama karena inflasi masih jauh di atas target Fed 2%. Jika PCE minggu depan melonjak, maka semakin perkuat alasan Fed untuk menaikkan suku bunga di Oktober. Demikian juga data NFP yang menjadi sorotan.

Bulan lalu data NFP melonjak sehingga membuat Fed begitu optimis bahwa ekonomi US masih cukup solid dengan angka tenaga kerja penuh yang menjadi landasan. Di sisi lain, geopolitik menjadi kecemasan terbaru setelah Trump menolak usulan Iran untuk gencatan senjata sebelum Midterm Elections. Trump tidak yakin bahwa Iran akan mau mengikuti persyaratannya. Risiko serangan lanjutan kemungkinan di bulan November seperti yang disampaikan Trump. Tapi upaya diplomasi masih terus diupayakan

AGENDA DATA EKONOMI

US JOLTS Job Openings

29 Sep 2026

Data ini merupakan survei yang dilakukan Biro Statistik Tenaga Kerja US untuk membantu mengukur lowongan pekerjaan. Survei dilakukan terhadap pemberi kerja tentang lowongan di perusahaan mereka. Angka yang lebih tinggi berpotensi mendorong penguatan dolar. Angka yang lemah menekan dolar

US PCE

30 Sep 2026

Core PCE lebih stabil dibanding data PCE utama karena tidak memasukkan harga pangan dan energi yang fluktuatif dan dipengaruhi faktor musiman. Jika inflasi terlihat memanas, maka ini akan mendukung kenaikan suku bunga sehingga dolar berpotensi menguat. Sebaliknya, data yang lunak, bisa meredam hal itu, dan memberi tekanan pada USD

US ISM Manufacture PMI

1 Okt 2026

Jika minggu lalu versi S&P Global menunjukkan lonjakan hingga 58, kini giliran versi ISM akan dicermati pasar. Jika angka kembali naik, maka dolar akan cenderung menguat. Jika sebaliknya laporan menunjukkan pelunakan, dolar akan cenderung melemah

EUR CPI

2 Okt 2026

Inflasi zona Euro terakhir bertahan di 3.2% y/y dan core di 2.4% y/y. Jika angka inflasi terus menunjukkan peningkatan, maka hal ini bisa mendorong ECB juga kembali menaikkan suku bunga dan Euro seharusnya menguat. Sebaliknya, jika inflasi melunak, maka ekspektasi kenaikan suku bunga cenderung lemah, dan Euro berpotensi melemah

US NFP

2 Okt 2026

Laporan ini adalah yang paling ditunggu setiap akhir minggu di awal bulan. NFP menunjukkan perubahan dalam jumlah tenaga kerja yang tercatat di bulan sebelumnya di luar sektor pertanian. Angka yang tinggi berpotensi mendorong penguatan dolar. Angka yang lunak berpotensi menekan dolar.

Risiko Data NFP Bayangi Emas, Geopolitik juga belum tuntas! Waspada zona 4200 atau di atas 4300!

Aliran berita geopolitik terus menggempur emas. Awalnya ada harapan untuk gencatan senjata setelah Iran menawarkan diri untuk dicek oleh PBB terkait pemusnahan nuklir dan bersedia membuka Selat Hormuz jika US bersedia melonggarkan tekanan ekonomi dan blokade atas pelabuhan-pelabuhan di Iran. Tapi Trump tidak bersedia. Trump mengatakan pada penasihatnya untuk bersiap pengeboman lanjutan setelah midterm elections. Kini pihak Iran menunggu apa yang akan dilakukan Trump sampai midterm elections tersebut dengan beberapa memfokuskan tentang upaya diplomasi yang masih berlanjut sehingga menenangkan pasar. Weekly terancam turun jika tembus support 4235, dengan peluang target 4158 dan risiko ke 4040 cukup terbuka mengingat US Treasury Yield yang terus naik. Sebaliknya support 4200 dan 4150 mungkin jadi tumpuan minggu depan. Jika tidak ditembus, dan PCE maupun NFP mengejutkan lebih lunak, rebound diharapkan lanjut ke atas 4315 (EMA200 daily).

Daily Trend : Bullish
Weekly Trend : Bearish
(R) : 4373, 4440, 4570
(S) : 4240, 4150, 4040

Daily Trend : Bearish
Weekly Trend : Bearish
(R) : 95.00, 97.00, 105.00
(S) : 90.00, 88.68, 85.00

Risiko Kenaikan Membayangi Setelah Trump Tolak Proposal Iran, Waspada zona ini!

Kabar buruknya, Trump menolak usulan Iran untuk gencatan senjata sebelum Midterm Elections November. Trump khawatir Iran tidak bisa memenuhi persyaratan sehingga memberi sinyal pada para penasihatnya bahwa pengeboman akan kembali terjadi setelah midterm elections. Kondisi ini bisa membuat pasar minyak kembali bergejolak. Di sisi lain, pasar melihat bahwa diplomasi kedua pihak masih terus dilakukan sehingga bisa meredam kekhawatiran gangguan pasokan. Persediaan diperkirakan kembali tumbuh di musim dingin sehingga bisa meredam gejolak pasokan. Weekly ditutup bearish, dan peluang turun secara teknis masih terbuka. Namun gap minggu lalu di 96-99 belum terpenuhi sehingga kami juga mencermati peluang rebound dekati 99, sebelum diakhiri dengan penurunan, jika diplomasi tetap berlanjut. Support psikologis berada di zona 85-87, sedangkan 99 akan menjadi resistance utama. Waspada penembusan resistance yang bisa mendorong kenaikan lebih cepat ke zona 100-103!


EURUSD | GBPUSD | USDJPY | INDEKS USD

Weekly Forex Outlook

EURUSD

Weekly ditutup bearish dan peluang penurunan sepertinya akan lebih kuat jika support 1.13000 ditembus. Rebound di hari Jumat kemarin belum cukup untuk membuatnya menguat di hari Senin. Tapi jika dolar melunak di pembukaan Senin, mungkin kenaikan Euro adalah alasan lain untuk terus melakukan sell mengingat dolar saat ini kembali menjadi safe haven setelah imbal hasil obligasi US terus mengalami kenaikan. Kenaikan perlu tembus minimal di atas 1.14000 untuk membuatnya rebound lebih tinggi, atau jika data ekonomi US secara mengejutkan dirilis melunak. Sedangkan dari geopolitik, tidak banyak membantu untuk penguatan, kecuali jika terjadi kesepakatan US dan Iran

Resistance :  1.14500, 1.16000, 1.17100

Support  :  1.12500, 1.11000, 1.10000

Outlook : Bearish

GBPUSD

Candle weekly ditutup bearish, menandakan laju pelemahan kemungkinan masih berlanjut minggu depan. Dalam kondisi USD yang terus menguat, maka butuh pemicu untuk pelemahan itu dari data ekonomi US sendiri. Namun pound perlu waspada dengan support 1.31400! Penembusan di bawah zona ini akan membuat pound lanjut tertekan. Daily mungkin bisa saja menunjukkan sedikit rebound, tapi rebound ini kembali bukan untuk kenaikan yang kuat selama USD menguat. Alasan sell lebih dominan, kecuali jika pasar mendapat kejutan data ekonomi US yang lebih lemah, atau US dan Iran mencapai kesepakatan

Resistance :  1.33200, 1.34295, 1.36200

Support  :  1.32000, 1.31500, 1.30000

Outlook : Bearish

USDJPY

Kabar baiknya daily candle ditutup bearish setalah kenaikan terhambat di 158.500, tapi tidak menghapus kenaikan yang terjadi sepanjag 6 hari terakhir secara beruntun. Intervensi terkoordinasi antara Jepang dan US mungkin lebih diharapkan saat ini, karena menunggu kenaikan suku bunga BOJ berikutnya cukup lama. Tapi situasi akan sama dengan sebelumnya. Peluang turun terjauh dari intervensi mungkin kisaran 150, tidak terlalu jauh dari penurunan sebelumnya di 152 saat intervensi terkoordinasi. Posisi ini dimungkinkan karena Departemen Treasury US tidak akan mengizinkan Jepang untuk melepas obligasi pemerintah US untuk melakukan kendali atas pelemahan mata uangnya. Butuh kepastian untuk hal ini, tapi pembukaan Senin cukup menarik untuk ditunggu, apakah intervensi terjadi di awal pembukaan sesi Asia atau lolos dari intervensi dan membuat yen lanjut melemah

Resistance :  158.800, 160.500, 162.800

Support : 155.550, 154.200, 152.800

Outlook : Bearish

INDEKS USD

DXY ditutup bearish pada sesi perdagangan Jumat setelah rally bertubi-tubi dalam 1 minggu terakhir. Kondisi ini memungkinkan koreksi turun bisa terjadi pada dolar di awal pembukaan Senin. Tapi belum cukup untuk memaksa pelemahan dolar secara mingguan mengingat penutupan bullish. Satu-satunya cara mungkin PCE dan NFP memberi kejutan melunak sehingga dolar bisa berbalik turun. Sedangkan data ekonomi yang terlalu kuat akan membuat dolar kembali melonjak, potensial ke zona 102. Waspada dengan support 100.500! Ini yang dibutuhkan untuk membuat dolar setidaknya melunak minggu depan jika mampu ditembus

Resistance :  101.500, 102.000, 102.500

Support :  100.500, 99.860, 98.560

Outlook : Bullish

NIKEI | HANGSENG | NASDAQ | DOWJONES

Weekly CFD Indices Outlook

NIKKEI

Indeks Nikkei berada di persimpangan antara lanjutkan kenaikannya atau akan terbebani jika Jepang benar melakukan intervensi bersama US untuk menopang yen. Namun, secara teknis, weekly membentuk pola double bottom sehingga ada kesempatan untuk naik lebih lanjut jika neckline 69635 ditembus. Sebalikinya, situasinya bisa berubah jika ternyata tekanan intervensi membuat Nikkei tertekan. Waspadai penurunan di bawah 62500 berisiko mengancam bottom 60500 sehingga peluang dari double bottom tersebut gagal total.

Resistance : 66800, 67200, 67860

Support  :  65200, 64200, 63000

Outlook : Bullish

HANG SENG

Tekanan terhenti di 24200, ditutup rebound ke 24500. Secara teknis ada harapan untuk double bottom daily dengan neckline 25250. Tapi posisi ini belum tentu terjadi jika kenaikan gagal untuk tembus minimal di atas 24900. Risiko penurunan juga tetap mengintai, apalagi jika harga berbalik turun di bawah 24000. Risiko tekanan turun berpotensi lanjut dengan zona 23500 sebagai target. Sebaliknya, jika double bottom terwujud, maka berpeluang lanjut di atas 25500. Kesepakatan Trump dan Xi seharusnya bisa membuka harapan untuk kenaikan tersebut. Namun, pasar mungkin butuh pemicu tambahan dari internal, yaitu rencana stimulus untuk komnsumsi domestik

Resistance : 25000, 25480, 26000

Support  :  24000, 23040, 22500

Outlook : Bullish

NASDAQ

Kenaikan didukung oleh pertumbuhan permintaan AI yang cukup kuat seolah tidak terdampak oleh kenaikan imbal hasil Obligasi US. Ujian resistance 31092 akan menjadi patokan apakah kenaikan berlanjut atau selesai lebih cepat. Data PCE dan NFP akan menjadi penggerak. Data yang lebih kuat akan membebani Nasdaq. Angka yang lebih lunak akan mendorong kenaikan lebih lanjut. Waspadai support 30370 jika terjadi tekanan turun. Ini akan menekan lebih lanjut ke zona 30000 jika terjadi. Namun, kenaikan mungkin bisa mendorong menuju ATH baru jika resistance 31092 ditembus.

Resistance : 31500, 32000, 32500

Support : 30320, 29300, 28950

Outlook : Bullish

DOW JONES

Meski berhasil rebound di sesi perdagangan Jumat, tapi Dow butuh kenaikan minimal di atas EMA20 dan EMA50 daily, masing-masing 52433 dan 52606. Jika gagal, posisi ini bisa berbalik menekan Dow dan menuju area EMA200 daily di kisaran 50600. Weekly memberi harapan untuk kenaikan, tapi semua akan bergantung pada data ekonomi US. Jika data lebih kuat, maka hal itu akan memperkuat alasan Fed kembali naikkan suku bunga di Oktober, sehingga Dow terancam tertekan. Sebaliknya, jika data lebih lunak, kita punya harapan untuk melihat Dow naik di atas resistance yang kita tandai di EMA20 dan EMA50 daily.

Resistance : 52430, 52840, 53500

Support : 51260, 51000, 50500

Outlook : Bullish

Disclaimer:

Seluruh pernyataan dan ekspresi yang disampaikan sebagai prakiraan dan analisa adalah semata-mata bertujuan informatif dan tidak dimaksudkan sebagai nasihat investasi. Pendapat yang disampaikan dapat berubah tanpa pemberitahuan. Pasar Valuta Asing, Kontrak Berjangka, Komoditi & CFD (Contract For Difference) bersifat volatile dan berisiko tinggi.