Gold
Penggerak Pasar
Menariknya, Imbal hasil obligasi AS tenor 10-tahun sempat naik di hari Senin dan juga Sesi Asia di hari Selasa, ternyata terhambat dan berbalik turun, meskipun penurunannya tidak lebih rendah dari level terendah hari Senin. Hal ini membuat peluang penguatan dolar yang juga sempat terjadi di awal sesi ternyata gagal dan kembali ditutup melemah. Tapi sayangnya kondisi tersebut tidak langsung begitu saja membuat emas naik lebih tinggi. Kenaikan di malam hari justru terhambat di 4155 sebelum akhirnya ditutup turun.
Geopolitik kembali menjadi penggeraknya di sesi perdagangan hari Selasa. Kabar positif dari mediasi Iran-AS awalnya membuat harga minyak berbalik turun dengan cepat di bawah $100 kembali, bahkan sempat sentuh $95 per barel sehingga memberi kelegaan bagi emas yang awalnya sempat tertekan sampai 4111 di awal-awal sesi Asia dengan rebound cepat hingga 4155. Tapi kemudian gagal berlanjut karena geopolitik yang akhirnya kembali meredam ekspektasi tersebut.
3 event geopolitik Saling Tarik-Menarik
Secara umum, kita belum melihat ada perubahan signifikan dari kondisi geopolitik. Bahkan kabar terakhir yang sempat membuat emas rebound dengan cepat didukung dengan penurunan oil yang cukup cepat justru tidak bertahan lama sehingga membuat emas kembali turun. Meski demikian, kondisi secara keseluruhan emas tetap berada di zona sideways sehingga belum dikatakan berubah drastis atau signifikan baik bullish maupun bearish.
Emas sempat naik kembali ke 4155 dipicu kabar bahwa Iran dan AS nampaknya semakin dekat dengan kesepakatan yang akan memuaskan kedua pihak. Mediator Qatar dan Pakistan menyebut kesepakatan tersebut mencakup konsesi nuklir yang dituntut AS dan juga dana yang dibekukan yang diinginkan Iran. Iran bersedia untuk pemeriksaan fasilitas nuklir oleh badan internasional yang disepakati, dan sebaliknya AS akan mencairkan dana Iran yang dibekukan. Tapi berita tersebut belum tervalidasi dari kedua pihak sehingga emas akhirnya berbalik turun kembali.
Kami mencatat setidaknya ada 3 event geopolitik yang menjadi concern market saat ini : Pertama, Iran dan AS. Kedua negara lanjutkan pembicaraan minggu ini sehingga market berharap ada kemajuan diplomasi dari keduanya. Tercatat AS sudah cukup lama dalam hitungan minggu tidak meluncurkan serangan besar-besaran ke Iran, tapi sebaliknya, Iran masih menyerang kapal-kapal tanker yang melintasi Hormuz.
Kedua, Houthi dan Arab Saudi. Kondisi masih tidak menentu dengan risiko konflik diperkirakan masih berlanjut karena Houthi terus menyerang infrastruktur energi Saudi Aramco dan juga bandara di Riyadh. Hal ini membuat market tetap perlu ekstra waspada dengan potensi gangguan pasokan jika serangan Houthi ke Arab Saudi tetap berlanjut, atau semakin memanas.
Ketiga, Rusia dan Ukraina. Gencatan senjata energi yang diumumkan sepihak oleh Trump minggu lalu gagal karena Rusia melakukan serangan balasan setelah serangan Ukraina ke infrastruktur diesel Rusia. Meskipun statusnya sedikit diredam oleh kesepakatan Trump dan Putin untuk izinkan Rusia menjual diesel dan energinya ke pasar global, tapi market akan terus mencermati mediasi dan risiko perang lebih lanjut antara keduanya.
Secara keseluruhan, keberhasilan mediasi akan membuka harapan untuk de-eskalasi. De-eskalasi akan membuat pasar minyak dengan cepat turun, dan emas bereaksi positif (naik). Sebaliknya, kegagalan mediasi akan membuka risiko eskalasi lebih lanjut, sehingga pasar minyak berpotensi lanjut naik, sehingga membuat emas berisiko turun.
Fokus Malam ini
Tidak ada data ekonomi AS malam nanti sehingga geopolitik dan pasar obligasi AS akan kembali menjadi sorotan.
Imbal hasil obligasi AS tetap menjadi indikator penting untuk arah emas, bahkan sepanjang minggu ini. Jika Yield obligasi kembali lanjutkan turun, maka emas berpeluang kembali ke jalur kenaikan. Sebaliknya, jika Yield obligasi berbalik naik, maka emas berpeluang turun, dan ini bisa membuat trader harus membalikkan strateginya menjadi sell.
Dan dari geopolitik, trader disarankan tetap waspada, dan pantau perkembangan di Timur Tengah (Arab Saudi – Houthi dan juga Iran-AS) dan juga hubungan Rusia-Ukraina ke depan:
- Eskalasi akan terus membuat minyak berada di sisi kenaikan sehingga berpotensi memicu kembali kekhawatiran tentang inflasi. Hal itu secara umum berpengaruh pada keputusan Fed untuk menaikkan suku bunga. Emas akan merespon negatif .
- Pembicaraan atau mediasi yang intens diharapkan membuka jalur de-eskalasi sehingga tekanan pada inflasi berkurang sehingga hal itu bisa meredam ekspektasi kenaikan suku bunga. Emas merespon positif untuk case ini.
Note : Tetap waspada dengan volatilitas besar pada market yang sewaktu-waktu bisa tiba-tiba berubah!
Analisis Teknikal Gold
Candlestick daily ditutup kembali ditutup bearish untuk hari ke-3 secara berturut-turut, dengan level terendah sentuh 4111, lebih rendah dibanding hari sebelumnya. Namun, pagi ini harga sempat sentuh 4106. Secara teknis, 4106 merupakan support daily, yang berarti belum menunjukkan konfirmasi tekanan turun yang dominan, meskipun 3 hari berturut-turut terjadi penurunan.
Jika 4106 tidak ditembus secara harian, maka rebound atau kenaikan kembali terbuka, meskipun di sisi lain uptrend yang kuat baru valid jika mampu tembus minimal di atas 4170 kembali. Sebaliknya, jika 4106 ditembus, maka tekanan turun kembali membayangi zona 4066-4073, atau dalam skenario terburuk berlanjut hingga zona 3959-4010.
Di H4, zona coklat 4149-4162 konfirm menjadi resistance yang cukup tangguh. Ini terlihat saat rebound yang terjadi kemarin dari zona abu 4106-4136 (low tercatat di 4111) sempat naik cepat hingga sentuh 4155, tapi kemudian terhenti dan kembali tertekan turun sampai penutupan. Hal ini sesuai dengan apa yang kami tulis di artikel kemarin untuk memberi peringatan kepada buyer untuk segera keluar dari posisi buy jika zona coklat 4149-4162 tidak ditembus, juga menyarankan tunggu reversal candle untuk ikut melakukan sell saat itu.
Dengan harga saat ini kembali di zona abu 4106-4162, maka ada 2 skenario yang mungkin terjadi :
Skenario pertama, zona abu tetap kuat (tidak ditembus). Dalam skenario ini berarti harga punya peluang kembali naik, bahkan menguji kembali zona coklat 4149-4162. Strategi buy untuk memanfaatkan rebound dari zona abu bisa dipertimbangkan selama zona support 4106 tidak ditembus.
Skenario kedua, zona abu rapuh dan berakhir ditembus. Dalam skenario ini tekanan turun diharapkan berlanjut minimal kembali menguji area 4066-4073. Sell disarankan saat harga valid tembus di bawah 4106 dengan proyeksi target terdekat 4066-4073 tersebut, atau paling jauh 4000-4020.
Di sisi lain, sell juga bisa dipertimbangkan di zona coklat dengan asumsi bahwa zona abu masih efektif menahan penurunan, diikuti rebound hingga zona coklat. Tapi strategi ini membutuhkan konfirmasi rejection resistance dan juga reversal candle untuk mendukung tekanan harga kembali turun. Jika sell di area ini, pastikan stop loss di atas 4170 untuk mengantisipasi perubahan tren yang terkonfirmasi saat resistance zona coklat ditembus. Hal ini disarankan karena saat tembus zona coklat itu berarti pertanda bahwa uptrend kembali menguat.
Sebaliknya, opsi buy bisa kembali dipertimbangkan jika zona pink di 4019-4049 tidak ditembus. Hal ini valid jika didukung geopolitik yang tidak menentu diimbangi oleh imbal hasil obligasi AS yang kembali turun sehingga tekanan turun untuk emas tidak berlanjut terlalu tajam.
Per jam 10.50 WIB, harga berada di 4121.50 dengan high 4131.78, dan low 4106.18. Jika Anda melihat rekomendasi sebelumnya di website Technical Analysis Commodity (Gold, Crude Oil) 21 Oktober 2026 | PT. Agrodana Futures, strategi utama pagi ini sell di zona 4133-4135, mengacu pada kegagalan rebound sebelumnya yang tidak mampu melanjutkan momentum kenaikan dan terhenti di 4155, beberapa poin di bawah zona biru 4158-4170, atau tertahan sedikit di atas FR 38.2% 4151. Tapi sejauh ini area sell belum teraktivasi karena kenaikan sejak pagi tadi masih tertahan di 4131.
Di sisi lain, trader bisa pertimbangkan zona biru 4158-4170 sebagai alternatif area sell jika zona ini kembali tidak ditembus. Atau opsi lainnya adalah menunggu penembusan di bawah 4106 benar-benar valid. Karena level terendah sementara tertahan di 4106 dan rebound ke 4123, maka posisi sell belum teraktivasi.
Jika dalam 1-2 jam kedepan level terendah tetap bertahan di 4106, ini berarti zona abu masih efektif sebagai support sekaligus demand terdekat, dan rebound terdekat diharapkan di zona 4130-4136, atau maksimal zona biru 4158-4170. Namun, kenaikan diperkirakan masih terlalu labil sehingga tidak disarankan untuk mempertahankan buy terlalu lama untuk saat ini, mengingat ketidakpastian di sisi geopolitik yang terus membayangi.
Opsi buy cenderung lebih disarankan di zona orange 4045-4060 mengingat zona abu 4112-4136 menurut kami mulai rapuh. Di sisi lain, buy lebih valid jika didukung oleh geopolitik yang mereda (de-eskalasi), atau jika US Treasury Yield kembali turun.
Untuk malam hari sebaiknya Anda fokus perhatikan catatan kami di grafik H4!
Trading Strategy
Opsi SELL selama resistance tidak ditembus
(resistance 4130-3144)
Entry : 4133.00 - 4135.00
Target/Reward: 4113.00 ($20 - $22)
(Alternatif Follow SELL jika tembus 4106, target terdekat 4096, terjauh 4086, sesuaikan stop loss dengan risk management masing-masing)
Stop Loss: 4145.00 ($8 - $10)
(ideal SL 5-7 poin di atas 4145.00)
Risk Reward: 1: 2
Opsi BUY jika support tidak ditembus
(Support 4045-4060)
Entry: 4048.00 – 4050.00
(atau cek di artikel untuk opsi lainnya)
Target/Reward : 4070.00 ($20 - $22)
Stop Loss: 4038.00 ($10 - $12)
(ideal 7-8 poin di bawah 4036.00)
Risk Reward: 1: 2
Copyright © 2026 Agrodana Futures
Disclaimer:
Artikel ini berupa pandangan Agrodana Research, Analisis ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli, menahan atau menjual market tertentu. Keputusan sepenuhnya ada pada diri pembaca, sehingga kami tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan tersebut.
Research & Analysis Agrodana Futures