Weekly Market Wrap: Top 5 Gainers & Losers 3 - 7 Agustus 2026

Published on 08/09/2026

Airbnb melesat ke level tertinggi empat tahun usai laporan kuartal kedua yang mengesankan, sementara Nike dan Visa justru tertekan meski kinerjanya tidak buruk. Simak rangkuman lengkap top gainers dan losers Wall Street pekan ini.

TOP GAINERS

TOP LOSERS

Musim laporan keuangan kuartal kedua kembali membuktikan bahwa Wall Street lebih menghargai kejutan positif ketimbang sekadar ukuran perusahaan. Pekan ini panggung utama justru diisi oleh Airbnb yang melesat ke level tertinggi dalam empat tahun terakhir, sementara nama nama besar seperti Alphabet dan Nike justru harus menerima koreksi meski fundamental bisnis mereka sebenarnya tidak buruk. Pola ini menegaskan satu hal, di tengah euforia kecerdasan buatan yang masih mendominasi sentimen pasar, investor kini jauh lebih selektif menilai kualitas pertumbuhan, bukan hanya angka di permukaan.

1. Airbnb, Inc. (#ABNB) +18.27%

Airbnb menjadi bintang pekan ini setelah laporan kuartal kedua jauh melampaui ekspektasi pasar dan manajemen menaikkan proyeksi pendapatan sepanjang tahun. Kombinasi permintaan perjalanan yang kuat, ekspansi ke layanan baru seperti sewa mobil dan penginapan hotel butik, serta investasi teknologi kecerdasan buatan yang disebut manajemen mampu mempercepat pengembangan produk menjadi alasan utama saham ini melonjak ke level tertinggi dalam empat tahun.

2. Intel Corporation (#INTC) +15.01%

Intel melanjutkan tren pemulihan yang mengesankan sejak memangkas dividen dua tahun lalu. Selain kinerja kuartal kedua yang jauh di atas ekspektasi, sentimen pasar juga terdongkrak oleh rencana kerja sama dengan SpaceX dan Tesla untuk membangun fasilitas produksi chip di Texas yang akan mendukung kebutuhan robotik dan kendaraan otonom kedua perusahaan tersebut.

3. QUALCOMM Incorporated (#QCOM) +14.73%

Qualcomm tetap mencatat kenaikan signifikan meski pendapatan dari bisnis chip ponsel mengalami penurunan cukup dalam. Pasar lebih fokus pada potensi pertumbuhan di segmen otomotif yang melonjak tajam dibandingkan tahun sebelumnya, serta ambisi perusahaan memperbesar porsi pendapatan dari luar bisnis ponsel dalam beberapa tahun ke depan.

4. Nvidia Corporation (#NVDA) +12.24%

Nvidia menutup pekan dengan penguatan dua digit setelah kekhawatiran soal valuasi sektor chip kecerdasan buatan mulai mereda. Sentimen makin positif setelah pendiri SpaceX menyatakan akan menggunakan chip Nvidia secara eksklusif untuk pusat data mereka, baik di bumi maupun yang direncanakan mengorbit di luar angkasa.

5. Oracle Corporation (#ORCL) +10.75%

Oracle melanjutkan reli tajam setelah mengumumkan perluasan kerja sama dengan Google untuk mengintegrasikan model kecerdasan buatan Gemini ke dalam platform cloud milik Oracle. Momentum ini semakin diperkuat oleh laporan kinerja cloud Microsoft yang juga solid, sehingga memberi sinyal bahwa siklus pertumbuhan infrastruktur kecerdasan buatan masih berlanjut.

1. Chevron Corporation (#CVX) -4.09%

Chevron justru tertekan meski baru saja mengumumkan kesepakatan besar dua puluh tahun dengan Microsoft untuk memasok listrik bagi pusat data kecerdasan buatan di Texas. Pelemahan ini lebih mencerminkan tekanan menyeluruh di sektor energi ketimbang masalah pada kinerja atau prospek bisnis Chevron sendiri.

2. Alphabet, Inc. (#GOOG) -3.87%

Saham induk Google ini melemah setelah muncul kabar pergantian sejumlah petinggi di divisi kecerdasan buatan perusahaan. Kekhawatiran soal arah strategi kecerdasan buatan ke depan membuat pasar mengesampingkan hasil kuartal kedua yang sebenarnya cukup kuat.

3. Mastercard Incorporated (#MA) -2.95%

Mastercard tertekan bukan karena kinerjanya sendiri, yang justru tumbuh solid, melainkan akibat proyeksi suram dari perusahaan pemroses pembayaran lain yang memicu kekhawatiran menyeluruh terhadap sektor jasa kredit dan pembayaran.

4. Nike, Inc. (#NKE) -2.95%-2.95%

Nike kembali tertekan setelah salah satu bank besar menurunkan rekomendasi sahamnya dan menyebut proses pemulihan bisnis akan lebih lama dan lebih mahal dari perkiraan. Rencana Nike menata ulang distribusi digital di China serta menutup sejumlah gerai di Amerika Serikat dinilai akan terus membebani kinerja hingga beberapa tahun ke depan.

5. Visa Inc. (#V) -2.39%-2.39%

Visa melemah meski mencatat pertumbuhan pendapatan double digit pada kuartal ketiga. Investor mempertanyakan kualitas pertumbuhan tersebut karena sebagian besar didorong oleh faktor musiman seperti pengembalian pajak dan momentum Piala Dunia, ditambah kekhawatiran baru soal potensi perlambatan belanja konsumen ke depan.


Pekan ini menjadi pengingat bahwa musim laporan keuangan selalu membawa volatilitas yang bisa dimanfaatkan bagi trader CFD. Pergerakan tajam pada Airbnb, Intel, dan Oracle menunjukkan pasar masih sangat responsif terhadap kejutan positif seputar kecerdasan buatan, sementara koreksi pada Nike, Alphabet, dan Visa mengingatkan bahwa hasil kuartal yang baik saja belum tentu cukup jika ada kekhawatiran lain yang menyertainya. Manajemen risiko tetap menjadi kunci utama menghadapi musim earnings yang masih akan berlanjut pekan pekan ke depan.

Semua saham yang disebutkan dalam artikel ini tersedia untuk diperdagangkan sebagai CFD di Agrodana Futures.