Wall Street's Earnings Calendar: Mastercard, Apple, dan Duo Raksasa Energi Tutup Pekan Laporan

Published on 07/27/2026

Mastercard, Apple, Amazon, Chevron, dan ExxonMobil menutup musim laporan kuartal kedua pada 30-31 Juli, membawa isu regulasi pembayaran, margin AI, hingga arah harga minyak dunia.

Earnings Calendar

  • Notes: BMO: Before Market Opens, AMC: After Market Close

Setelah delapan emiten membuka musim laporan di awal pekan, giliran lima nama besar menutup periode pada Kamis dan Jumat (30-31 Juli 2026). Kombinasinya cukup unik: dari raksasa pembayaran Mastercard, dua nama teknologi paling ditunggu Apple dan Amazon, hingga duo minyak Chevron dan ExxonMobil yang labanya sangat bergantung pada arah harga Brent crude. Bagi trader CFD, dua hari terakhir bulan ini berpotensi jadi penentu arah sentimen menjelang masuk Agustus.

Kamis, 30 Juli

Mastercard (#MA)

Company Name : Mastercard Incorporated
Ticker & Market : $MA - NYSE
Sector & Industry : Financials - Credit Services
Headquarters : Purchase, New York, USA
Market Cap : US$483.71B
Trailing P/E (valuasi berdasarkan laba 12 bulan terakhir): 31.68
Forward P/E (valuasi berdasarkan proyeksi laba 12 bulan ke depan): 27.86
P/E Growth Ratio (5yr expected): 1.68

Mastercard menghadapi perubahan lanskap regulasi menyusul persetujuan awal pengadilan atas settlement antitrust bersama Visa terkait biaya interchange, yang berpotensi membuka era baru surcharge kartu kredit oleh merchant hingga 3%. Di luar isu regulasi, fundamental perusahaan tetap kokoh dengan pertumbuhan pendapatan 17% dalam lima tahun terakhir dan ROE mencapai 174%. Valuasi juga makin bersahabat, P/E turun dari 34,20x ke 28,57x. BMO Capital dan Citigroup kompak dengan skor akurasi price target di atas 99, mendukung target masing-masing $605 dan $675.

Apple (#AAPL)

Company Name : Mastercard Incorporated
Ticker & Market : $AAPL - Nasdaq
Sector & Industry : Technology - Consumer Electronics
Headquarters : Cupertino, California, USA
Market Cap : US$4.80T
Trailing P/E (valuasi berdasarkan laba 12 bulan terakhir): 40.40
Forward P/E (valuasi berdasarkan proyeksi laba 12 bulan ke depan): 34.97
P/E Growth Ratio (5yr expected): 2.69

Apple memasuki laporan kuartal fiskal ketiga dengan proyeksi Bank of America di pendapatan $109 miliar dan EPS $1,89, sedikit di atas konsensus pasar. Tantangan terbesar ada di margin produk, diperkirakan turun ke 34,1% pada September sebelum pulih ke 38,5% di Desember seiring peluncuran iPhone generasi baru dengan harga lebih tinggi dan potensi pelonggaran biaya tarif sebesar $3 miliar. Segmen Services diperkirakan tumbuh 14% dengan margin kotor sekitar 76,5%, jadi penopang utama profitabilitas. Di luar isu fundamental, gugatan hukum Apple terhadap OpenAI terkait dugaan pencurian informasi rahasia menambah dinamika kompetisi di ranah AI hardware. Wedbush mempertahankan target tertinggi $400.

Amazon (#AMZN)

Company Name : Amazon.com, Inc.
Ticker & Market : $AMZN - Nasdaq
Sector & Industry : Consumer Discretionary - Internet Retail
Headquarters : Seattle, Washington, USA
Market Cap : US$2.66T
Trailing P/E (valuasi berdasarkan laba 12 bulan terakhir): 29.57
Forward P/E (valuasi berdasarkan proyeksi laba 12 bulan ke depan): 29.15
P/E Growth Ratio (5yr expected): 1.30

Amazon melanjutkan agresivitasnya di infrastruktur AI lewat komitmen belanja modal $200 miliar, termasuk pertumbuhan pesat pendapatan chip Trainium dan kepemilikan saham di Anthropic. Segmen AWS mencatat pertumbuhan 28% year-over-year dengan margin operasi 37,7%, mendorong saham naik 10,37% sepanjang tahun berjalan. Estimasi fair value dari narasi paling populer berada di $280, sekitar 10,7% di atas harga saat ini. Namun ada juga sinyal yang perlu dicermati, survei terbaru menunjukkan 90% konsumen kini lebih memprioritaskan harga murah dibanding kecepatan pengiriman, yang berpotensi menantang model logistik andalan Amazon.

Jumat, 31 Juli

Chevron (#CVX)

Company Name : Chevron Corporation
Ticker & Market : $CVX - NYSE
Sector & Industry : Energy - Oil & Gas Integrated
Headquarters : Houston, Texas, USA
Market Cap : US$373.19B
Trailing P/E (valuasi berdasarkan laba 12 bulan terakhir): 32.64
Forward P/E (valuasi berdasarkan proyeksi laba 12 bulan ke depan): 13.04
P/E Growth Ratio (5yr expected): 0.77

Chevron diperkirakan mencatat kejutan laba positif dengan Earnings Surprise Prediction 1,84%, ditopang harga minyak yang menguat akibat ketegangan geopolitik AS-Iran yang mendorong Brent crude di atas $90 per barel. Di sisi lain, perusahaan tengah menjalani restrukturisasi multi-tahun pasca akuisisi Hess, dengan arus kas bebas yang sempat negatif di kuartal pertama dan rencana pemangkasan hingga 9.000 posisi kerja untuk efisiensi biaya. Dibandingkan ExxonMobil, Chevron menghadapi risiko legal dan geopolitik lebih besar terutama terkait eksposur di Venezuela, serta posisi kas yang relatif lebih lemah. Piper Sandler memasang target tertinggi $242.

ExxonMobil (#XOM)

Company Name : ExxonMobil Holdings Corporation
Ticker & Market : $XOM - NYSE
Sector & Industry : Energy - Oil & Gas Integrated
Headquarters : Spring, Texas, USA
Market Cap : US$610.80B
Trailing P/E (valuasi berdasarkan laba 12 bulan terakhir): 24.81
Forward P/E (valuasi berdasarkan proyeksi laba 12 bulan ke depan): 13.40
P/E Growth Ratio (5yr expected): 1.25

ExxonMobil menutup pekan laporan keuangan dengan modal saham yang sudah naik lebih dari 20% sepanjang tahun berjalan, didukung lonjakan harga Brent crude 14% dan pertumbuhan produksi solid dari Guyana serta Permian Basin. Dibandingkan Chevron, ExxonMobil unggul dari sisi skala, kapitalisasi pasar lebih dari $600 miliar, serta posisi kas yang lebih kuat, tercermin dari rencana buyback saham senilai $20 miliar sepanjang 2026. Piper Sandler dan Barclays kompak memasang target $182 dengan skor akurasi price target mendekati sempurna di 99,92.


Dua hari terakhir Juli ini punya bobot yang tidak kalah berat dari pekan sebelumnya. Apple dan Amazon akan jadi ujian nyata soal seberapa besar pasar rela membayar premium untuk narasi AI, sementara Chevron dan ExxonMobil akan menunjukkan siapa yang lebih siap menghadapi tekanan geopolitik di sektor energi. Mastercard di sisi lain membawa isu berbeda, perubahan regulasi yang bisa mengubah struktur biaya industri pembayaran dalam jangka panjang. Trader CFD perlu ekstra waspada pada sesi AMC Kamis, mengingat Apple dan Amazon akan merilis laporan hampir bersamaan dan berpotensi memicu volatilitas silang di sektor teknologi.

Semua saham yang disebutkan dalam artikel ini tersedia untuk diperdagangkan sebagai CFD di Agrodana Futures.