ATH Baru $5247! Awas, Trump dan Powell Bikin Emas Bergejolak!

Published on 01/28/2026

Laju kenaikan emas kembali tak terbendung. ATH baru kembali tercipta, kenaikan seolah tanpa henti dan membuat emas sentuh 5247 di sesi Asia pagi ini.

Gold (Emas)

Penggerak Pasar

Imbal hasil obligasi AS tenor 10-tahun naik, sedangkan dolar lanjutkan pelemahan. Hal ini kembali menunjukkan situasi di mana pasar cenderung melepas “semua tentang AS’. Obligasi pemerintah AS tidak lagi diincar sebagai aset safe haven karena keraguan investor pada kebijakan pemerintah, dan dolar semakin terpuruk. Kondisi sebaliknya, justru menguntungkan bagi emas. 

Tekanan dolar berlanjut setelah Trump keluar dengan pernyataan bahwa dia memang menginginkan dolar melemah. 

“What Trump Wants” Jadi Kunci Utama

Kami menilai apa yang terjadi saat ini adalah “semua yang diinginkan Trump” sebagai target yang harus diwujudkan. Seperti yang pernah kami bahasa dan ulas sebelumnya, Trump dengan lantang menyebut target yang diinginkan. Sejak pelantikan Januari 2025, Trump langsung mengungkap ingin harga minyak yang rendah supaya Rusia-Ukraina tidak lagi berperang karena Rusia dipastikan kekurangan dana jika minyak turun. Dan hal itu benar terealisasi dengan minyak saat itu turun dari $80 per barel menjadi $55 per barel, dan bahkan terus bertahan di bawah $60 per barel sampai awal tahun 2026.

Target berikutnya adalah suku bunga. Trump ingin suku bunga lebih rendah supaya biaya pinjaman relatif murah, dan pabrik-pabrik bisa kembali dibangun di AS. Tapi untuk hal ini, Trump belum mendapatkan target yang diinginkan. Meskipun Federal Reserve memangkas suku bunga 3 kali berturut-turut di September, Oktober, Desember 2025, tapi target suku bunga rendah belum terwujud sehingga Trump terus menekan Powel dan memojokan Powell dengan menyebutnya “Tuang Terlambat” dan sebutan kasar lainnya untuk menyerang Powell. 

Terbaru, Trump dengan lantang menyebut bahwa dia memang ingin melihat dolar melemah, seperti yang disampaikannya saat awal-awal memerintah. Bagi Trump pelemahan dolar berarti barang-barang AS bisa bersaing dengan barang dari negara lainnya. Trump mencontohkan apa yang dilakukan Jepang dan China terhadap mata uangnya yang sengaja dilemahkan. Dalam wawancara tadi malam Trump menyebut bahwa dolar belum terlalu rendah, dan dia ingin melihat lebih rendah lagi. Hal ini memicu pelemahan dolar lebih lanjut, dan emas akhirnya tembus 5200-an hingga saat artikel ditulis.

banner youtube agrodana1

Fokus Malam ini

Malam nanti akan menjadi malam yang panjang bagi para pelaku pasar. Trump akan kembali memberikan pernyataannya di jam 20.30 WIB, dilanjutkan dengan fokus utama yang ditunggu dari FOMC, yaitu press conference Powell. Reminder bahwa suku bunga hampir dipastikan akan dipertahankan tetap dalam FOMC Januari nanti malam sehingga pasar bergeser fokus ke pernyataan Powell. 

Pasar akan mencermati apa penilaian Powell terkait ekonomi dengan situasi tingkat pengangguran yang kembali turun dari 4.6% ke 4.4%, dan inflasi yang tetap tinggi. Berulang kali Powell menyebut bahwa risiko pasar tenaga kerja dan inflasi mulai seimbang. Dan dengan data terakhir terkait tenaga kerja, maka Powell diyakini tidak terburu-buru memutuskan pemangkasan suku bunga dan lebih memilih berhati-hati, dan tetap bergantung data ekonomi.

Pernyataan Powell akan menjadi kunci utama dan berpotensi menggerakkan pasar :

  1. Hawkish statement, ditandai dengan kalimat “suku bunga lebih tinggi lebih lama”, “inflasi belum selesai”, dan “pengetatan tambahan mungkin diperlukan”

Reaksi market : dolar akan menguat, dan hal ini negatif untuk emas

  1. Dovish statement, ditandai dengan kalimat “pemangkasan terbuka jika data melemah”, “bank mendekati suku bunga netral”, atau “bank melihat proses disinflasi berlanjut”.

Reaksi market : dolar akan lanjut melemah, dan hal ini berpeluang mendorong emas lanjutkan kenaikannya. 

Dengan situasi saat ini pasar dilanda ketidakpastian seputar geopolitik, maka kembali diingatkan bahwa respon atau reaksi pasar sangat mungkin relatif terbatas. Jika sikap hawkish disampaikan, emas berpeluang turun cepat, dengan estimasi 2-3 support di bawah, tapi kemudian demand dari institusi akan kembali dengan cepat mengincar zona buy lebih murah sehingga emas akan kembali naik pasca tekanan tersebut.

Sebaliknya, jika Powell cenderung dovish, maka emas mendapat tenaga tambahan untuk lanjutkan kenaikannya di tengah ketidakpastian global.

Concern lainnya dalam waktu dekat adalah ancaman government shutdown yang bisa kembali terjadi jika pendanaan sementara yang akan berakhir 30 Januari kembali tidak mendapat kesepakatan diperpanjang. Jangan lupakan juga tentang kandidat ketua Fed yang baru. Trump diagendakan akan umumkan di minggu ini.

Note : Tetap waspada dengan volatilitas besar pada market yang sewaktu-waktu bisa tiba-tiba berubah! 

banner youtube agrodana2

Analisis Teknikal Gold

Candlestick daily ditutup bullish, seakan menolak untuk turun setelah sehari sebelumnya memberi aba-aba peluang terjadinya koreksi turun dari candle doji di hari Senin. Kondisi sebaliknya justru emas lanjutkan kenaikan hingga cetak ATH baru di 5190 tepat sebelum penutupan market AS. Dan pagi ini rekor itu berlanjut dengan emas di sesi Asia sentuh rekor ATH 5247. 

Secara teknis, resistance 5160 pun ditembus, sehingga level ini menjadi support baru, sekaligus psikologis untuk beberapa waktu ke depan. Jika tembus, maka ruang untuk koreksi bisa berlanjut dengan support 5111 (ATH sebelumnya, high 26 Jan 2026), dan 5046 area low tadi malam. Zona-zona tersebut bisa tersentuh jika geopolitik reda dikombinasikan sikap Fed yang hawkish.  Sedangkan situasi geopolitik yang tidak menentu akan menciptakan rekor ATH baru dengan resistance potensial 5300 dan 5340. 

slide20

Di H4, sesuai perkiraan sebelumnya, bahwa penurunan akan cenderung terbatas, seperti yang terlihat tadi malam. Koreksi turun terhenti di 5046, dan bertahap emas dekati resistance. Dalam hitungan kami ada sekitar 3-5 kali area ini diuji coba, sampai akhirnya tembus dan cetak ATH baru.  

Secara teknis, kenaikan wave (3) ternyata extend lebih panjang, sehingga koreksi wave (4) dianggap belum terjadi. Jika Fed hawkish nanti malam, maka bisa saja memicu koreksi wave (4) yang dibutuhkan. Tapi setelah itu situasi geopolitik yang tidak menentu, ketidakpastian kebijakan pemerintah, gangguan independensi bank sentral, kemungkinan akan kembali mendorong emas ke tren utama kenaikan, dan itu berarti waktunya lanjut dengan wave (5). 

Secara umum, zona biru 5103-5150 adalah zona support terdekat untuk koreksi turun terbatas (diasumsikan reaksi pasar terhadap sikap Fed cenderung terbatas karena geopolitik yang masih membayangi). Zona ini dipertimbangkan sebagai zona buy untuk peluang kenaikan berikutnya.

Sedangkan zona ungu 5047-5103 ataupun zona coklat 4966-4989 mungkin tercapai dalam koreksi tajam jika sikap Fed “sangat hawkish” (ditandai tidak ada indikasi untuk lanjutkan cut rate tahun ini) dan situasi geopolitik menjadi kondusif (reda tanpa ada eskalasi dari AS ke Iran). Jika situasi terpenuhi (Fed hawkish + geopolitik reda), maka sell bisa dilakukan, sedangkan area buy menunggu sampai koreksi tajam selesai. 

Dengan situasi yang saat ini terjadi (geopolitik, ketidakpastian kebijakan pemerintah, ancaman shutdown, risiko independensi bank sentral), maka penurunan diperkirakan relatif terbatas dan emas berpeluang kembali naik.

slide21

Per jam 11.15 WIB, harga berada di 5232.22 dengan high 5247.31, dan low 5157.34. Jika Anda melihat rekomendasi sebelumnya di website Technical Analysis Forex, Gold (XAUUSD) 28 Januari 2026, maka rekomendasi ini merupakan update terhadap rekomendasi sebelumnya. Rekomendasi sebelumnya buy utama di 5140-5142, dan saran alternatif adalah follow buy saat breakout 5190. Ternyata area utama yang diincar tidak sempat disentuh, dan harga langsung naik setelah berhasil tembus 5190. Dengan demikian area 5190 akan menjadi area support terdekat, sekaligus kembali menjadi pertimbangan area buy on dip jika terjadi koreksi turun terdekat. 

Secara teknis, kenaikan tertahan di 5247, tepat di zona resistance yang ditandai. Ekspektasi kami swing low di peralihan sesi Asia ke Eropa, atau bisa juga di sore hari, dan zona-zona yang ditandai seperti zona coklat (5179-5201), zona ungu (5157-5179) adalah area koreksi terdekat yang diharapkan efektif menahan penurunan, sehingga opsi buy bisa dilakukan kembali di zona tersebut. Atau koreksi lebih lanjut ke zona merah 5099-5169 bisa juga menjadi koreksi turun terjauh yang bisa dimanfaatkan sebagai opsi buy.

Jika situasi geopolitik tidak reda dalam waktu dekat, maka skenario ini masih tetap berlaku. Sebaliknya, jika geopolitik reda, maka fokus pada pidato Powell nanti malam! Pidato hawkish akan membuat emas koreksi turun lebih lanjut, dan zona hijau 5080-5099 bisa saja ditembus. Dalam situasi ini (geopolitik reda + Powell hawkish), maka SELL lebih disarankan. 

Secara keseluruhan, emas saat ini dalam posisi diincar sebagai proteksi, sehingga kekhawatiran atau ketidakpastian global akan tetap mempertahankan emas dari penurunan tajam dan berkelanjutan. Demand kemungkinan kembali mengembalikan emas ke jalur kenaikan.

Untuk malam hari sebaiknya Anda fokus perhatikan catatan kami di grafik H4! 

Trading Strategy: 
Opsi BUY on Dip (update jam 11.30 WIB!)
Entry: 5190.00 – 5192.00 
(atau cek di artikel untuk opsi lainnya)
Target/Reward :  5204 ($12 - $14) 
(Alternatif Follow BUY jika tembus 5250, target terdekat 5260, terjauh 5275, sesuaikan stop loss dengan risk management masing-masing)
Stop Loss: 5184.00 ($6 - $8)
(ideal 3-5 poin di bawah 5182.00)
Risk Reward: 1: 2 

Opsi BUY on Dip
Entry : 5150.00 – 5152.00 
(atau cek di artikel untuk area alternatif )
Target/Reward: 5164.00 ($12 - $14)
Stop Loss: 5144.00 ($6 - $8)
(ideal SL 3-5 poin di bawah 5142)
Risk Reward: 1: 2

Disclaimer: Artikel ini berupa pandangan Agrodana Research, Analisis ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli, menahan atau menjual market tertentu. Keputusan sepenuhnya ada pada diri pembaca, sehingga kami tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan tersebut.

Research & Analysis PT Agrodana Futures

1 PIP Fixed Spread