Ubah Strategi Kalau ini Terjadi! Emas Masih Volatile karena Perang!

Published on 09/02/2026

Emas gagal naik di atas 4450 sehingga kembali tertekan hingga ditutup di bawah 4400 setelah Trump mengkonfirmasi serangan terbaru ke Iran.

Gold

Penggerak Pasar

Imbal hasil Treasury AS 10-tahun lanjut menguat di tengah kekhawatiran pasar obligasi global setelah serangan baru AS ke Iran memicu lonjakan harga minyak, dan mengaktifkan kembali kekhawatiran atas perang yang berlarut-larut yang bisa memicu kenaikan inflasi. Dolar pun kembali menguat karena hal ini sehingga emas yang semula sempat stabil saat mulai rebound ke 4450, ternyata gagal bertahan dan ambruk di bawah 4400. 

Di sisi lain, data ISM manufacture AS, justru dirilis lebih rendah dari ekspektasi, 54.6 vs 55.2, dan turun dibanding bulan sebelumnya 55.6. Meskipun di sisi lain data ini tetap menunjukkan angka di atas 50. Komponen pekerjaan dari ISM menunjukkan angka yang melemah ke 51.2, dari sebelumnya 52.8. Sementara JOLTS job openings dirilis lebih rendah dari ekspektasi 7.271M vs 7.330M, tapi sedikit naik dibanding bulan sebelumnya 7.182M. Emas sempat rebound merespon data-data tersebut, tapi tidak cukup kuat untuk kembali di atas 4400 sehingga ditutup di 4327.

Premi Risiko Geopolitik Picu Kekhawatiran

Ditandai oleh serangan AS ke Iran di akhir pekan, dan berlanjut di hari Selasa. Harga minyak pun naik ke level tertinggi dalam hampir 6 minggu seiring berlanjutnya pertempuran AS dan Iran, tanpa ada tanda-tanda tentang gencatan senjata. Kuwait pun melaporkan sistem pertahanan udaranya menembak jatuh rudal balistik dan drone Iran selama bentrokan terbaru ini. Hal itu menunjukkan konflik yang meluas melampaui titik panas awal. 

CENTCOM mengkonfirmasi bahwa pasukannya memang menyerang fasilitas pertahanan udara, radar, Angkatan laut, dan penempatan ranjau milik IRGC di Iran per 1 September kemarin. AS mengklaim hal itu sebagai respons atas upaya serangan terhadap kapal-kapal di Selat Hormuz dan juga personel AS yang berjaga di kawasan tersebut.

Laporan juga menyebut tentang penyerangan kapal tanker milik pemerintah Iran untuk pertama kalinya oleh AS. Hal ini berdasarkan kebijakan “tanker for tanker yang baru disetujui. 

Sampai detik ini, belum ada upaya perdamaian atau hentikan serangan. Trump bahkan menyebut dia tidak ada niat untuk melakukan negosiasi dan membawa Iran kembali ke meja perundingan dalam waktu dekat. Trump menggambarkan situasi saat ini bahwa AS dalam posisi diuntungkan, dan ekonomi Iran sedang runtuh. 

Geopolitik yang berlarut-latur berpotensi memicu gangguan pasokan kembali selama Selat Hormuz tetap tidak reda. Dan hal itu berpotensi mendorong kenaikan harga minyak sehingga tekanan inflasi berpotensi kembali memanas. Kondisi inilah yang membuat pasar melihat bisa mendukung kenaikan suku bunga Fed, jika terbukti mempengaruhi tekanan inflasi.

banner artikel agr youtube

Fokus Malam Ini

Selain geopolitik, pasar juga akan mencermati data ekonomi sebagai rangkaian lanjutan dari fokus utama sebelum NFP Jumat. ADP dirilis jam 19.15 WIB. Data diperkirakan menguat dari 44K menjadi 48K. 

Jika data dirilis lebih lemah, maka ekspektasi kenaikan suku bunga September berpotensi mereda, dan itu adalah sinyal untuk pemulihan emas (emas kembali naik). Sebaliknya, jika data dirilis lebih kuat dari ekspektasi, maka hal itu akan memperkuat ekspektasi kenaikan suku bunga September, sehingga emas berpotensi lanjut tertekan. 

Sedangkan dari geopolitik, pasar perlu memantau lebih lanjut perkembangan terbaru. Jika ada tanda-tanda eskalasi mereda, dan Trump tiba-tiba berbalik mengumumkan rencana diplomasi (atau seperti biasa, mengklaim tentang Iran memohon diplomasi), maka emas berpeluang naik kembali. Minimal ke area sebelum eskalasi militer meningkat, di atas zona 4375-4400). 

Sebaliknya, jika tidak ada tanda-tanda eskalasi mereda dalam waktu dekat dan serangan semakin luas, maka kenaikan emas bisa menjadi peluang untuk sell. Tekanan berpotensi lanjut hingga menguji zona 4225-4235 atau paling parah 4155-4175.

banner artikel youtube

Analisis Teknikal Gold

Candlestick daily ditutup bearish setelah gagal lanjutkan kenaikan di atas 4450 di hari Selasa. Posisi EMA100 daily saat itu di 4362 ditembus, dan pagi ini bahkan menekan di bawah EMA200 daily 4313. Namun, EMA200 masih perlu divalidasi dari penutupan hari ini. Ini berarti peluang tembus ataupun tidak tembus masih sama-sama perlu validasi. Jika harga ditutup di bawah EMA200, maka valid EMA200 ditembus, dan tren berubah bearish untuk jangka pendek, setidaknya sampai data NFP 4 September maupun CPI 11 September sebagai penentu utama. 

Sebaliknya, kenaikan minimal harus mampu kembali ditutup di atas EMA200 4313 supaya tekanan berkurang, dan dilanjutkan kenaikan di atas 4335 minimal untuk memperkuat kembali jalur kenaikan tersebut. Namun, jika tetap di bawah EMA200, maka area 4277 dan 4228 adalah zona support berikutnya di zona 4200-an, sebelum mengancam tembus di zona kisaran 4155-4178 dan 4100. Geopolitik saat ini membebani, sedangkan data ISM Manufacture justru mendukung kenaikan. 



slide20

Di H4, zona pink terbaru di kisaran 4387-4423 kini menjadi resistance utama yang perlu ditembus untuk membuat emas kembali ke jalur utamanya, yaitu bullish. Tapi sebelum itu, zona coklat 4335-4363 yang sebelumnya bertindak sebagai support, kini berperan sebagai resistance, bersama EMA200 4363 yang juga ditembus tadi malam. 

Secara teknis, kita berada di zona oversold saat ini dengan rsi menunjukkan zona 23%, sehingga secara teori mendukung peluang rebound. Namun, kita butuh pemicu minimal dari candlestick. Saat artikel ditulis, candle sedang membentuk dorongan naik, dan bentuk candle mirip dengan inverted hammer. 

Jika candle ini berakhir sekitar 2-3 jam ke depan (estimasi di jam 14.00 WIB) berakhir sesuai ekspektasi (inverted hammer ataupun bullish candle), maka rebound berikutnya diharapkan terjadi, dan sesuai rencana, maka peluang buy selama zona abu 4280-4302 tidak ditembus cukup terbuka. Potensi target kemungkinan kembali incar zona coklat kisaran 4335-4363 untuk pantulan, dan jika kenaikan ini berlanjut di malam hari (setelah ADP dirilis), maka penembusan di atas 4363 yang juga merupakan EMA200, bisa mendukung untuk lanjut pertahankan buy. Sebaliknya, segera exit jika EMA200 tidak ditembus!

Sebaliknya, jika candle sekitar 203 jam ke depan tetap ditutup bearish, maka itu berarti belum waktunya melakukan buy. Dan tekanan turun diperkirakan berpotensi lanjut ke zona penurunan berikutnya, kisaran 4179-4203 (zona hijau) adalah target terjauh. Atau area terdekat kisaran 4225-4235 sebagai proyeksi penurunan berikutnya jika zona abu ditembus. 

Opsi sell dipertimbangkan jika rebound tetap tertahan di bawah EMA200 H4 (4363), didukung situasi geopolitik yang terus memanas, dan juga data ADP dirilis lebih kuat dari ekspektasi. Adapun area yang bisa menjadi pertimbangan: 1) zona coklat, 4335-4363 dan EMA200 (resistance terdekat), atau 2) zona pink 4387-4423 (resistance 2).



slide21


Per jam 11.15 WIB, harga berada di 4302.55 dengan high 4335.71, dan low 4282.66. Jika Anda melihat rekomendasi sebelumnya di website Technical Analysis Commodity (Gold, Crude Oil) 2 September 2026 | PT. Agrodana Futures, strategi utama untuk buy di kisaran 4325-4327 gagal setelah harga terus berlanjut turun hingga tembus 4300. Hal ini akhirnya sempat memicu strategi alternatif untuk sell saat tembus 4300, dan langsung sentuh target 1 (TP1) di 4290, tapi tidak sampai TP2 di 4280. Meski demikian, penurunan cukup dekat dengan TP2 4280, karena tertahan di zona 4282, lalu diikuti rebound. 

Menariknya, penurunan tetap dalam jalur terukur, dan zona orange 4282-4297 yang ditandai sebagai area “opsi buy” sejauh ini cukup efektif. Kondisi ini juga secara teori mendukung untuk kembali buy untuk memanfaatkan peluang rebound dalam waktu dekat. Kondisi ini didukung oleh RSI yang tetap oversold (zona di bawah 30%), dan pola bullish divergence tetap valid, juga didukung penutupan candle terakhir di jam 11.00 WIB ditutup mirip dragonfly doji. Candle ini jika muncul di zona support, dan didukung rsi yang oversold, maka peluang rebound tersebut cukup potensial. 

Dengan demikian, strategi terbaru buy di zona 4285-4287 langsung teraktivasi, zona ini juga cukup terwakilkan dengan zona orange yang ditandai di 4282-4297 sebagai opsi buy lainnya. 

Sebaliknya, meski strategi terbaru kembali mengincar buy, trader perlu waspada dengan zona pantulan ke depan! Jika kenaikan tetap tidak tembus zona abu yang kini menjadi resistance di kisaran 4335-4349, maka segera exit dari posisi buy, dan tunggu reversal candle muncul untuk mulai incar sell. Atau jika abu ditembus, maka proyeksi kenaikan yang paling kuat adalah zona hijau di kisaran 4375-4412. Zona ini juga bisa menjadi alternatif sell jika memang kenaikan terhenti atau gagal tembus di atas zona hijau.

Untuk saat ini, risiko geopolitik menjadi tema utama sebelum NFP Jumat. Selama geopolitik memanas, maka kenaikan relatif sulit optimal, sehingga disarankan tetap memanfaatkan pantulan buy tersebut secara cermat! Perhatikan juga data ekonomi, jika data melemah, maka emas punya harapan untuk rebound lebih tinggi, meskipun dalam risiko geopolitik yang memanas. Strong bullish jika geopolitik reda + data ekonomi lemah. Strong bearish jika geopolitik lanjut memanas + data ekonomi lebih kuat!

Trading Strategy

Opsi BUY on Dip (updates!)
(zona 4282-4297)
Entry: 4285.00 – 4287.00
(atau cek di artikel untuk opsi lainnya)
Target/Reward : 4307.00 ($20 - $22)
(Alternatif Follow BUY jika tembus 4337, target terdekat 4347, terjauh 4357, sesuaikan stop loss dengan risk management masing-masing)
Stop Loss: 4275.00 ($10 - $12)
(ideal 7-8 poin di bawah 4278.00)
Risk Reward: 1: 2

Opsi SELL jika resistance tidak ditembus
(zona 4375-4412)
Entry : 4395.00 – 4397.00
Target/Reward: 4375.00 ($20 - $22)
Stop Loss: 4407.00 ($10 - $12)
(ideal SL 7-8 poin di atas 4407.00)
Risk Reward: 1: 2


1 PIP Fixed Spread