Gold
Penggerak Pasar
US Treasury Yield 10 tahun sentuh 5.365% dan berbalik turun sampai penutupan sesi perdagangan tersebut. Sementara dolar tetap menguat sehingga di sisi lain membuat kenaikan emas pasca sentuh 4066 relatif tetap terbatas. Di sisi lain, sepinya data ekonomi membuat emas kesulitan mendapatkan pemicu yang lebih kuat untuk kembali ke jalur kenaikannya.
Lelang obligasi tenor 10 tahun yang kuat akhirnya memberi dukungan penurunan pada imbal hasil obligasi tersebut. Sedangkan Fed minutes yang dirilis tadi malam menunjukkan sebagian besar pejabat memperkirakan kemungkinan kenaikan suku bunga lagi jelang akhir tahun.
Timur Tengah
Harga minyak kembali naik setelah para investor kembali mempertimbangkan serangkaian risiko di Timur Tengah. Kali ini kabar dari Pentagon menyebut bahwa mereka sudah memerintahkan Komando Pusat AS (CENTCOM) untuk menyelesaikan persiapan menjelang kemungkinan dimulainya kembali operasi tempur besar-besaran di Iran. Belum ada keputusan akhir yang diambil, tapi rumor menyebut perang berpotensi terjadi sebelum midterm election di AS bulan November mendatang. Presiden Trump juga menyebut bahwa dia tidak tertarik untuk mencapai kesepakatan dengan Iran dalam waktu dekat.
Sementara itu, kabar lain menyebutkan tentang sebuah kapal tanker di sekitar 51 mil laut di utara Madinah ash Shanai di Qatar terkena proyektil. Laporan menyebut ada korban jiwa sehingga dikhawatirkan memicu reaksi AS terhadap Iran.
Konflik juga diperkirakan berlanjut antara Houthi dan Arab Saudi yang mengklaim sudah menyerang Bandara Internasional Raja Khalid di Riyadh dengan rudal balistik. Pasar minyak juga dibayangi kekhawatiran pasokan akibat badai di Teluk Meksiko.
Market China Kembali Aktif
Selain tekanan dari Fed Minutes yang mengisyaratkan kemungkinan 1 kali kenaikan suku bunga sebelum akhir 2026, pasar emas juga mendapat angin segar setelah kembalinya China dari libur panjang Golden Week. Secara tradisional, Golden Week menandai dimulainya musim puncak pembelian emas di China.
Namun, Citigroup mengatakan data konsumsi awal Golden Week kurang memuaskan. Meski demikian, angka resmi perjalanan wisata dan pengeluaran masih akan dirilis beberapa waktu ke depan.
Fokus Malam ini
Data ekonomi malam nanti berfokus pada initial jobless claims d jam 19.30 WIB. Laporan diperkirakan menunjukkan kenaikan dari 198K menjadi 200K. Namun, beberapa minggu terakhir, data ini kurang memberikan reaksi besar bagi emas, meskipun di sisi lain, data tersebut sering memberikan tekanan pada emas mengingat angka mingguan yang sedikit lebih kuat dibanding perkiraan.
Secara umum, emas masih menunggu CPI AS di tanggal 14 Oktober sehingga peluang pergerakan diperkirakan masih relatif sideways hingga akhir pekan ini. Tapi pasar tetap mencermati perkembangan geopolitik ke depan dan juga pergerakan imbal hasil obligasi.
Note : Tetap waspada dengan volatilitas besar pada market yang sewaktu-waktu bisa tiba-tiba berubah!
Analisis Teknikal Gold
Candlestick daily ditutup bearish, secara teknis mengindikasikan tekanan yang masih membayangi. Penurunan terhenti di 4066 diikuti rebound hingga pagi ini ke 4143. Namun, kondisi ini belum mencerminkan kenaikan yang terlalu kuat, atau dengan kata lain kenaikannya masih rapuh.
Risiko penurunan diperkirakan masih membayangi, terutama disebabkan belum ada pemicu yang bisa mendorong naik lebih kuat dalam waktu dekat. CPI 14 Oktober mendatang kemungkinan menjadi poin penting yang paling ditunggu. Sedangkan imbal hasil obligasi dan juga status mediasi AS dan Iran masih terus membebani emas. Kami masih melihat peluang 4045 dan 4000 target penurunan terdekat, dan juga risiko ke 3965 yang juga masih cukup potensial. Sedangkan bullish, minimal perlu kenaikan di atas 4220 untuk membuka jalur reversal yang lebih kuat.
Di H4, kami masih menilai bahwa peluang Falling wedge cukup potensial untuk reversal bullish ke depan. Namun, triggernya selain dari sisi teknikal, juga perlu menunggu fundamental yang bisa mendukung penembusan resistance dari Falling Wedge tersebut. Secara teknis, area 4164-4175 adalah area yang perlu ditembus untuk memvalidasi reversal bullish tersebut. Di sisi lain, selama resistance belum ditembus, maka risiko penurunan juga tetap mengintai, dengan peluang zona pink 4019-4049 sebagai area support yang diharapkan menjadi titik tekanan terakhir sebelum dimulainya rebound.
RSI sejauh ini kembali di kisaran 48% setelah sempat turun hingga 35%. Jika dibanding penurunan sebelumnya, maka area low dari harga cenderung berada di level lebih rendah (lower low), sedangkan rsi justru menunjukkan low lebih tinggi (higher low). Ini berarti ada peluang mendorong naik didukung bullish divergence. Meski demikian, kenaikan ini akan rapuh jika kembali gagal tembus resistance 4164-4174 atau di atas zona coklat 4149-4162.
Sejauh ini, kenaikan tertinggi tertahan di 4143, lalu kembali turun ke kisaran 4130. Jika dalam 2 jam ke depan harga tetap berada di bawah 4143, maka strategi sell tetap dipertahankan, dan peluang penurunan minimal kembali dekati zona 4110, atau potensi juga menguji kembali low tadi malam 4066. Namun, target utama penurunan tetap di zona pink 4019-4049, sekaligus area yang diharapkan sebagai penurunan terakhir.
Demand diharapkan lebih kuat di zona pink sehingga diharapkan peluang buy muncul di sore atau malam hari jika harga sudah mendekati zona tersebut. Atau alternatif buy bisa dilakukan jika dalam 2 jam ke depan ternyata harga lanjut naik di atas zona coklat 4149-4162. Switch to BUY hanya jika tembus 4170, atau jika penurunan sentuh zona pink.
Per jam 11.40 WIB, harga berada di 4131.60 dengan high 4143.17, dan low 4103.43. Jika Anda melihat rekomendasi sebelumnya di website Technical Analysis Commodity (Gold, Crude Oil) 8 Oktober 2026 | PT. Agrodana Futures, strategi utama masih pertahankan sell dengan area 4130-4132 sebagai resistance terdekat. Meski sempat naik ke 4143, tapi secara teknis, belum mengindikasikan perubahan tren sehingga peluang sell tetap dipertahankan.
Peluang terdekat kemungkinan kembali menguji zona abu yang sebelumnya berada di 4111-4123, dan bisa pertahankan sell jika zona ini ditembus, dengan peluang retest 4066 (low tadi malam), atau target terendah zona orange 4045-4060.
Sebaliknya, jika dalam 2 jam kedepan harga bergerak naik, maka switch to buy hanya jika tembus resistance 4165-4170. Sedangkan skenario demand yang lebih ditunggu adalah saat harga bergerak mendekati zona orange 4045-4060, atau area demand yang paling ditunggu di zona 3959-3965.
Data ekonomi berkisar pada initial jobless claims di malam hari, tapi kemungkinan pasar masih harus mencermati imbal hasil obligasi yang paling utama, dan juga perkembangan AS dan Iran. Selama ketidakpastian geopolitik membayangi, dan selama imbal hasil obligasi terus naik, maka rebound atau kenaikan emas dikhawatirkan masih relatif terbatas.
Skenario buy kemungkinan kisaran zona orange zona 3959-3965. Jika didukung rsi yang oversold dan candle seperti doji, hammer ataupun bullish engulfing, maka trader bisa mulai pertimbangkan untuk kembali buy!
Untuk malam hari sebaiknya Anda fokus perhatikan catatan kami di grafik H4!
Trading Strategy
Opsi SELL selama resistance tidak ditembus
(resistance 4139-4155)
Entry : 4130.00 – 4132.00
Target/Reward: 4110.00 ($20 - $22)
(Alternatif Follow SELL jika tembus 4100, target terdekat 4090, terjauh 4080, sesuaikan stop loss dengan risk management masing-masing)
Stop Loss: 4142.00 ($8 - $10)
(ideal SL 5-7 poin di atas 4140.00)
Risk Reward: 1: 2
Opsi BUY jika support tidak ditembus
(support 3959-3998)
Entry: 3965.00 – 3967.00
(atau cek di artikel untuk opsi lainnya)
Target/Reward : 3987.00 ($20 - $22)
(Alternatif Follow BUY jika tembus 4180 (update!), target terdekat 4190, terjauh 4200, sesuaikan stop loss dengan risk management masing-masing)
Stop Loss: 3955.00 ($10 - $12)
(ideal 7-8 poin di bawah 3955.00)
Risk Reward: 1: 2
Copyright © 2026 Agrodana Futures
Disclaimer:
Artikel ini berupa pandangan Agrodana Research, Analisis ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli, menahan atau menjual market tertentu. Keputusan sepenuhnya ada pada diri pembaca, sehingga kami tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan tersebut.
Research & Analysis Agrodana Futures
