Emas Siap Tancap Gas Pasca Sideways 3 Hari Beruntun!

Published on 03/27/2025

Emas kembali tertahan di range area support dan resistance yang sama, tapi sedikit lebih baik dibanding hari sebelumnya. Kebijakan tarif yang diumumkan Trump kembali menjadi faktor utama yang memicu safe haven tetap naik.

Gold (Emas)

Penggerak Pasar

Dolar kembali menguat setelah pengumuman Trump memicu aksi jual aset berisiko. Kenaikan ini juga didukung oleh kenaikan yang kembali terjadi pada US Treasury Yield. Hal ini membuat kondisi penurunan pada keduanya yang sempat terlihat dari penutupan candle sebelumnya cenderung tertunda. Tapi di sisi lain, hal ini tidak menyurutkan permintaan safe haven emas sehingga harga emas berhasil bertahan di atas 3012, dan di sesi Asia ini mencoba untuk kembali naik di zona resistance psikologisnya 3033-3036. 

Data durable goods yang dirilis lebih baik dari ekspektasi, 0.9% vs -1.1% sempat membuat emas terkoreksi turun dari 3031 ke 3015. Tapi hal ini tidak memicu penurunan di bawah 3012, karena secara umum data terlihat tetap lebih lemah dibanding bulan sebelumnya 3.3%. 

Another Tariff

Trump kembali umumkan tentang tarif. Kali ini otomotif yang dibuat di luar AS jadi sasarannya. Kekhawatiran tarif dan inflasi membuat pasar ekuitas AS turun lebih rendah, dan investor kembali lirik safe haven. Emas berperan sebagai safe haven terhadap ketidakpastian, juga sebagai aset melawan inflasi. 

Meski beberapa jam kemudian Trump mengatakan bahwa tarif untuk impor suku cadang mobil akan diundur selama 1 bulan ke depan (3 Mei), tapi hal ini membuat pasar berpandangan bahwa kebijakan yang tidak menentu membuat ketidakpastian semakin meningkat. 

Safe Haven Berlanjut

Presiden Fed Minneapolis Neel Kashkari kali ini memberi pernyataan sedikit lebih dovish. Kashkari menyoroti pergeseran sentimen pasar yang kali ini dianggap paling dramatis sejak era COVID. Dia mengaitkan sebagian besar disebabkan oleh meningkatnya ketidakpastian seputar tarif. Kashkari mengatakan bahwa dampak tekanan yang dihasilkan pada kepercayaan bisnis dan konsumen lebih besar daripada tarif itu sendiri. 

Kashkari menekankan pentingnya untuk menyelesaikan ketidakpastian pada perdagangan karena hal itu dianggap bisa membantu memulihkan kepercayaan yang hilang. Semakin lama guncangan kepercayaan bertahan, maka semakin bertahan lama juga efeknya pada ekonomi

Di sisi lain, Musalem dari Fed cenderung hawkish. Dia menyatakan kekhawatirannya bahwa inflasi akan tetap di atas target 2%, dan bahkan dikhawatirkan bisa meningkat lebih jauh. Musalem menekankan bahwa tidak semua kenaikan harga yang didorong oleh tarif diasumsikan bersifat sementara. Bahkan jika pasar tenaga kerja tetap kuat disaat inflasi kuat terus menerus, maka Fed perlu mempertimbangkan mempertahankan suku bunga lebih lama atau bahkan lebih ekstrim untuk mengadopsi kebijakan yang lebih ketat (dikaitkan dengan kenaikan suku bunga).

Namun secara keseluruhan faktor ketidakpastian ekonomi karena kebijakan tarif yang masih membayangi, membuat emas kokoh sebagai safe haven. Goldman Sachs bahkan memperbarui perkiraan kenaikan emas. Sebelumnya, GS memperkirakan kenaikan ke $3.100 per oz untuk akhir 2025. Tapi pandangan terbaru menyebut target $3.300 per oz sebagai target perkiraannya di akhir 2025. Dalam kasus yang lebih ekstrim, GS melihat emas bisa sentuh di atas $4.200 per oz di akhir 2025

Goldman Sachs beralasan bahwa permintaan yang kuat dari bank-bank sentral Asia mendukung kenaikan emas. Dan pembelian emas berskala besar oleh bank-bank sentral tersebut diperkirakan masih akan terus berlanjut selama 3-6 tahun ke depan karena mereka berupaya mencapai target cadangan jangka panjang mereka. 

Fokus Hari ini

Investor akan mencermati laporan pertumbuhan GDP AS di jam 19.30 WIB yang dirilis bersamaan dengan klaim pengangguran mingguan. GDP Q4 diperkirakan turun dari 3.1% menjadi 2.3%, angka yang berarti akan mengkonfirmasi kekhawatiran pasar terhadap melambatnya laju pertumbuhan ekonomi AS.

Data yang lebih lemah dari ekspektasi akan memicu kenaikan emas sebagai safe haven, mengindikasikan kembalinya kekhawatiran pada resesi akibat turunnya konsumsi. Sebaliknya, data yang lebih kuat dari ekspektasi akan berpeluang memicu koreksi turun lebih lanjut pada emas.

Dan kembali mengingatkan, secara umum, masih ada 3 faktor utama yang kemungkinan masih mendukung kenaikan emas atau membatasi penurunan emas, seperti : minat/pembelian emas oleh bank sentral yang masih berlanjut, ketidakpastian ekonomi dan ketidakpastian geopolitik, ditambah dengan kekhawatiran resesi, sehingga penurunan diperkirakan akan relatif terbatas.

Note : Tetap waspada dengan volatilitas besar pada market yang sewaktu-waktu bisa tiba-tiba berubah! 

bebas biaya tambahan, raih banyak peluang! (2)

Analisis Teknikal Gold

Candlestick daily ditutup doji setelah kenaikan tertahan kembali di bawah 3036, tapi level terendah hari itu 3012.31 lebih tinggi dibanding low sehari sebelumnya 3007.43. Namun hal ini tidak membatalkan pola kenaikan emas yang masih cukup kuat seiring ketidakpastian seputar tarif yang masih membayangi dan membuat investor cemas pada ekonomi. 

Secara keseluruhan, low di 3 hari terakhir menunjukkan level yang semakin tinggi atau higher low. Meski demikian, ancaman koreksi turun di bawah 3000 juga masih membayangi. Kami masih mewaspadai efek akhir bulan, di mana arus permintaan dolar relatif kuat. Tapi dampaknya bisa saja maju 1-2 hari sebelumnya mengingat ada data penting lainnya yang ditunggu pasar hingga Jumat.

slide20

Di H4, penurunan masih sesuai ekspektasi, tetap tertahan di atas zona coklat 2984-3001, tapi low cenderung lebih tinggi dibanding sehari sebelumnya, dan level high juga cenderung tertahan di zona yang sama. Secara keseluruhan kami melihat ada kecenderungan membentuk bullish pennant dan hal ini akan membantu untuk kenaikan berikutnya.

Secara teori, bullish pennant cenderung mendukung pola kenaikan lanjutan sehingga penembusan resistance lebih kuat daripada tembus support.  Kondisi ini juga mendukung Elliott wave untuk small trend yang terjadi pada kenaikan sejak 28 Feb 2025 hingga saat ini. Bisa dibilang bahwa pergerakan 2-3 hari terakhir berada di zona pennant yang berarti juga konsolidasi di mana market juga dalam kondisi “wait and see” untuk pemicu selanjutnya. 

Strategi kali ini, Anda bisa saja manfaatkan breakout resistance 3026/3028 sebagai pemicu aksi BUY (follow buy), yang menandakan bullish pennant terkonfirmasi positif. Atau bisa juga menunggu penembusan/breakout resistance psikologis 3036 untuk memastikan tren naik yang lebih kuat. 

Alternatif lainnya, bisa saja menunggu harga kembali menguji area coklat 2984-3001 yang diperkirakan sebagai zona demand yang lebih kuat/baik dan lower risk. Namun, selama fundamental mendukung, baik strategi buy on breakout maupun buy on dip tetap sama-sama lebih direkomendasikan dibanding sell.

Kenaikan diatas 3033-3036 berpotensi mendorong emas lirik area terdekat 3045, dan terjauh 3057-3060. Sedangkan level tertinggi baru mungkin masih perlu dipastikan dari data ekonomi nanti malam.

Sebaliknya, Sell dipertimbangkan hanya jika terjadi penurunan di bawah zona coklat 2984-3001. Ini berarti area di bawah 2978 akan lebih baik digunakan sebagai konfirmasi penembusan. Target koreksi berlanjut ke kisaran 2965 dan 2956 sebagai target akhir dari koreksi normal (tetap dilihat sebagai koreksi yang tidak terlalu ekstrim). Fundamental yang mendasari bullish emas : pembelian emas oleh bank sentral yang masih berlanjut, kekhawatiran perang dagang, ketidakpastian geopolitik dan kekhawatiran resesi, diperkirakan masih mendukung status emas sebagai safe haven sehingga penurunan diperkirakan tidak berlanjut terlalu tajam.

slide21

Per jam 09.50 WIB, harga berada di 3030.65, dengan high di 3032.73 dan low 3017.56. Resistance zona hijau 3022-3031 kembali menjadi resistance yang kokoh sehingga perlu konfirmasi penembusan untuk membuat emas lanjut kenaikan. Sejauh ini di sesi Asia pagi ini mulai terlihat upaya berikutnya untuk mendobrak area tersebut, dan jika konfirm tembus, setidaknya butuh 1-2 candle yang tetap bertahan di atas resistance tersebut untuk dianggap valid tembus dan kenaikan mulai lanjut lebih tinggi. 

Secara umum, kita masih berada di tahap kenaikan wave 5 big trend (angka biru) yang kita tunggu-tunggu. Dan jika dilihat dari prosesnya selama 3 hari terakhir yang terus berkutat di zona 3005-3031, maka proses tersebut kami lihat sebagai wave 1 dan 2 dari small trend (angka merah) yang ada pada tahapan wave 5 big trend. 

Jika perhitungan ini benar, maka small trend yang dimaksud akan mendapatkan dorongan kenaikan sebagai wave 3 small trend (angka merah) yang merupakan bagian dari kenaikan wave 5 big trend (angka biru). Artinya, kenaikan besar masih dalam proses penantian, dan bertahap hal tersebut akan mulai terlihat dengan kenaikan di atas 3036. Buy lebih direkomendasikan saat tembus 3036 (follow/pertahankan BUY). 

Opsi buy di zona 3000-3010 juga tetap bisa menjadi pilihan, terutama jika belum berhasil tembus 3036. 

Sebaliknya, kami tetap melihat opsi SELL terbaik hanya direkomendasikan saat harga benar-benar tembus support 2978-2981, sehingga switch strategi menjadi SELL dianggap akan lebih baik jika konfirm turun di bawah 2978, dengan potensi peluang terdekat 2968, atau terjauh 2950-2956. Selama tidak terpenuhi syarat tersebut, maka opsi utama masih tetap buy.

Untuk malam hari sebaiknya Anda fokus perhatikan catatan kami di grafik H4! 

Trading Strategy: 
Opsi BUY dekat support
Entry: 3015.00 – 3017.00
(atau cek di artikel untuk area alternatif)
Target/Reward :  3029.00 ($12 - $14) 
(follow/pertahankan BUY jika tembus 3036.00,
Target terdekat 3045, terjauh 3060, SL sesuaikan kebutuhan)
Stop Loss: 3009.00 ($6 - $8)
(ideal 3-5 poin di bawah 3008.00)
Risk Reward: 1: 2 

Opsi BUY  jika resistance ditembus
Entry : 3035.00 – 3037.00
(atau cek di artikel untuk area alternatif)
Target/Reward: 3049.00 ($12 - $14)
Stop Loss: 3029.00 ($6 - $8)
(ideal SL 3-5 poin di bawah 3026)
Risk Reward: 1: 2

Disclosure: Ini hanyalah hasil analisa dan bukan saran finansial. Selalu lakukan riset Anda sendiri sebelum membuka posisi Trade. Semua hasil Trade Anda merupakan tanggung jawab sendiri!

live akun agro