Keterangan :
- Candle ditutup bullish, secara teori peluang naik
- Harga cenderung terjebak di zona 63-65, sementara fundamental tidak banyak perubahan -> sideways dominan, manfaatkan sell dekat resistance, buy dekat support
- Daily menunjukkan kenaikan berhasil retest resistance yang sebelumnya ditembus sebagai bagian dari pola expanding triangle, peluang rejection bisa saja terjadi -> tren turun melemah jika resistance 66 ditembus
- Belum banyak perubahan signifikan, Pasar masih wait and see dengan rencana pertemuan Bilateral Putin-Zelenskiy
- Potensi kenaikan diperkirakan bersifat sementara/terbatas, sehingga secara teknis dimungkinkan rebound relatif terbatas
- Pertemuan OPEC+ diagendakan 7 September, kemungkinan pasar menunggu keputusan OPEC+
- Fundamental kembali menjadi landasan utama:
a. Keputusan OPEC+ mempercepat kenaikan produksi sampai Oktober -> negatif untuk minyak
b. Kebijakan Tarif memicu kekhawatiran melambatnya ekonomi sehingga memicu lemahnya permintaan
c. Trump menargetkan harga minyak yang lebih rendah - Perlu Penurunan di bawah 60 untuk memicu penurunan lebih lanjut
- Area 65-66 kemungkinan resistance psikologis yang menentukan
| Suggest : SELL on Rally Area : 66.30 – 66.50 Target : 1) 65.30 2) 64.30 SL : 67.50 Alternatif : Pertahankan/follow SELL jika tembus 65.00 Switch to BUY jika tembus 67.60 |
CHART TECHNICAL ANALYSIS DOW JONES
Keterangan :
- Candle ditutup bearish, secara teori peluang turun
- Wall Street ditutup turun dipicu ketidakpastian tarif dan masih seputar integritas Fed-> negatif untuk saham
- Pasar akan mencermati beberapa terkait Trump vs Fed:
a. pengadilan lanjutan tentang status Gubernur Fed Lisa Cook hari Selasa pagi (waktu Washington), kemungkinan Selasa malam waktu Indonesia
b. Pengesahan Stephan Miran menjadi Gubernur Fed menggantikan Adriana Kugler yang resign 8 Agustus 2025 -> minggu ini
c. interview kandidat calon Ketua Fed -> hari Jumat, 5 September 2025 - Mahkamah Agung AS belum putuskan secara resmi status tarif Trump meski sempat menyampaikan bahwa sebagian besar tarif adalah ilegal
- Ketidakpastian seputar tarif membuat pasar kembali bergejolak, Trump ingin Mahkamah Agung segera memberi keputusan lebih awal, AS berisiko harus mengembalikan triliunan dalam bentuk tarif jika tarif dinyatakan ilegal dan dibatalkan -> negatif untuk saham
- Fokus data JOLTS Job openings :
a. Act > Exp = saham naik -> switch to BUY
b. Act < Exp = saham turun -> pertahankan SELL
Caution : kemungkinan penurunan terbatas karena data yang lemah akan membuat pasar semakin optimis dengan pemangkasan suku bunga - Fokus minggu ini : ADP, NFP dan Unemployment rate AS
- Bullish lebih kuat jika tembus 45500 -> switch to BUY
- Bearish lebih dominan jika tembus 45200 -> pertahankan SELL
| Suggest : SELL on Rally Area : 45280 - 45300 Target : 1) 45180 2) 45080 SL : 45400 Alternatif : Follow/Pertahankan SELL jika tembus 45200 Switch to BUY jika tembus 45500 |
CHART TECHNICAL ANALYSIS NASDAQ
Keterangan :
- Candle ditutup bearish, secara teori peluang turun
- Wall Street ditutup turun dipicu ketidakpastian tarif dan masih seputar integritas Fed-> negatif untuk saham
- Pasar akan mencermati beberapa terkait Trump vs Fed:
a. pengadilan lanjutan tentang status Gubernur Fed Lisa Cook hari Selasa pagi (waktu Washington), kemungkinan Selasa malam waktu Indonesia
b. Pengesahan Stephan Miran menjadi Gubernur Fed menggantikan Adriana Kugler yang resign 8 Agustus 2025 -> minggu ini
c. interview kandidat calon Ketua Fed -> hari Jumat, 5 September 2025 - Mahkamah Agung AS belum putuskan secara resmi status tarif Trump meski sempat menyampaikan bahwa sebagian besar tarif adalah ilegal
- Ketidakpastian seputar tarif membuat pasar kembali bergejolak, Trump ingin Mahkamah Agung segera memberi keputusan lebih awal, AS berisiko harus mengembalikan triliunan dalam bentuk tarif jika tarif dinyatakan ilegal dan dibatalkan -> negatif untuk saham
- Fokus data JOLTS Job openings :
a. Act > Exp = saham naik -> switch to BUY
b. Act < Exp = saham turun -> pertahankan SELL
Caution : kemungkinan penurunan terbatas karena data yang lemah akan membuat pasar semakin optimis dengan pemangkasan suku bunga - Fokus minggu ini : ADP, NFP dan Unemployment rate AS
- Bullish lebih kuat jika tembus 23500 -> switch to BUY
- Bearish lebih dominan jika tembus 23280 -> pertahankan SELL
| Suggest : SELL on Rally Area : 23320.00 - 23340.00 Target : 1) 23220.00 2) 23120.00 SL : 23440.00 Alternatif : Pertahankan/Follow SELL jika tembus 23280 Switch to BUY jika tembus 23500 |
CHART TECHNICAL ANALYSIS S&P 500
Keterangan :
- Candle ditutup bearish, secara teori peluang turun
- Wall Street ditutup turun dipicu ketidakpastian tarif dan masih seputar integritas Fed-> negatif untuk saham
- Pasar akan mencermati beberapa terkait Trump vs Fed:
a. pengadilan lanjutan tentang status Gubernur Fed Lisa Cook hari Selasa pagi (waktu Washington), kemungkinan Selasa malam waktu Indonesia
b. Pengesahan Stephan Miran menjadi Gubernur Fed menggantikan Adriana Kugler yang resign 8 Agustus 2025 -> minggu ini
c. interview kandidat calon Ketua Fed -> hari Jumat, 5 September 2025 - Mahkamah Agung AS belum putuskan secara resmi status tarif Trump meski sempat menyampaikan bahwa sebagian besar tarif adalah ilegal
- Ketidakpastian seputar tarif membuat pasar kembali bergejolak, Trump ingin Mahkamah Agung segera memberi keputusan lebih awal, AS berisiko harus mengembalikan triliunan dalam bentuk tarif jika tarif dinyatakan ilegal dan dibatalkan -> negatif untuk saham
- Fokus data JOLTS Job openings :
a. Act > Exp = saham naik -> switch to BUY
b. Act < Exp = saham turun -> pertahankan SELL
Caution : kemungkinan penurunan terbatas karena data yang lemah akan membuat pasar semakin optimis dengan pemangkasan suku bunga - Fokus minggu ini : ADP, NFP dan Unemployment rate AS
- Bullish lebih kuat jika tembus 6500 -> switch to BUY
- Bearish lebih dominan jika tembus 6410 -> pertahankan SELL
| Suggest : SELL on Rally Area : 6440.00 – 6460.00 Target : 1) 6410.00 2) 6380.00 SL : 6490.00 Alternatif : Pertahankan/follow SELL jika tembus 6410 Switch to BUY jika tembus 6500 |
CHART TECHNICAL ANALYSIS NIKKEI
Keterangan :
- Candle ditutup bearish, secara teori peluang turun
- Wall Street ditutup turun dipicu ketidakpastian tarif dan masih seputar integritas Fed-> potensi diikuti Asia, terutama Nikkei
- Kondisi politik dalam negeri kembali memanas, mantan PM Taro Aso serukan pemilihan presiden LDP yang baru dan lebih awal, menambah tekanan bagi PM Ishiba sejak kehilangan suara mayoritas di pemilihan majelis tinggi baru-baru ini -> negatif untuk saham dan mata uang yen
- H4 secara teknis masih dibayangi penurunan, trend channel turun menunjukkan potensi penurunan yang kemungkinan masih mendominasi
- Bullish lebih kuat jika tembus 42700 -> switch to BUY
- Bearish lebih dominan jika tembus 42000 -> pertahankan SELL
| Suggest : SELL on Rally Area : 42320 - 42340 Target : 1) 42220 2) 42120 SL : 42440 Alternatif : Follow/Pertahankan SELL jika tembus 42000 Switch to BUY jika tembus 42700 |
CHART TECHNICAL ANALYSIS HANGSENG
Keterangan :
- Candle ditutup Bullish, secara teori peluang naik
- Pagi ini dibuka gap up, secara teori cenderung naik, tapi wajib waspadai zona 25800
a. jika tembus 25800 -> pertahankan buy
b. jika gagal tembus 25800 -> waspadai koreksi turun - Secara teknis, zona 24974-25196 saat ini sebagai support psikologis, selama tidak ada penurunan di bawah zona ini, maka tren utama cenderung naik
- Kenaikan saham Hang Seng dipicu oleh optimisme pasar yang didukung sektor teknologi setelah Alibaba dikabarkan akan mengembangkan chip AI dan bersaing dengan Nvidia, juga oleh kebijakan longgar pemerintah dan bank sentral
- Bullish lebih kuat jika tembus 25800 -> pertahankan BUY
- Bearish lebih dominan jika tembus 25200-> switch to SELL
| Suggest : BUY on Dip Area : 25480 - 25500 Target : 1) 25600 2) 25700 SL : 25380 Alternatif : Follow/Pertahankan BUY jika tembus 25800 Switch to SELL jika tembus 25200 |
Research & Analysis PT Agrodana Futures
Disclaimer: Artikel ini berupa pandangan Agrodana Research, Analisis ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli, menahan atau menjual market tertentu. Keputusan sepenuhnya ada pada diri pembaca, sehingga kami tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan tersebut.
