Gold (Emas)
Penggerak Pasar
Imbal hasil obligasi AS tenor 10-tahun lanjutkan tekanan turunnya di sesi Jumat sehingga dolar pun ikut melemah. Bahkan pagi ini keduanya dibuka gap down. Emas di sisi lain benar-benar diuntungkan dengan pelemahan dolar yang dipicu oleh ketidakpastian geopolitik dan kebijakan pemerintah AS sehingga memicu aksi “jual semua tentang AS” yang menguntungkan bagi emas. Emas menjadi safe haven yang lebih kokoh di saat investor tidak melirik obligasi pemerintah AS sebagai aset aman dari risiko.
Sedangkan data PMI services dan manufacture AS tidak terlalu signifikan direspon, meskipun secara angka, laporan keduanya menunjukkan hasil yang relatif mix dengan services tercatat di 52.5, lebih rendah dari ekspektasi 52.9 dan manufacture di 51.9, sesuai ekspektasi 51.9.
Dolar “Terbuang” Saat Kepanikan Global Membayangi
Ada beberapa hal yang membuat dolar lanjut melemah, bahkan tercatat pelemahan yang cukup dalam sejak Juni 2025.
Yang pertama datang dari situasi geopolitik yang tidak menentu. Pasar cemas dengan kekhawatiran serangan AS terhadap Iran yang dicurigai semakin dekat, ditandai pembatalan jalur penerbangan beberapa negara yang melintasi area konflik. Bahkan beberapa negara juga menutup jalur udaranya untuk menghindari perang AS dan Iran. Beberapa negara juga mengeluarkan peringatan bagi warga negaranya untuk meninggalkan Iran, dan beberapa wilayah yang cukup dekat dengan area konflik.
Trump di hari Jumat malam sempat mengakui bahwa “armada” besarnya sedang berlayar mendekat ke perairan Iran. Meski tidak menyebut itu untuk penyerangan dan mengklaim hanya berjaga-jaga, tapi pasar menilai eskalasi hanya menunggu waktu. “Abraham Lincoln” yang mengangkut pesawat-pesawat jet tempur AS dikabarkan sudah mencapai posisi yang diperintahkan. Iran pun disebut sudah mulai mengamankan pemimpin mereka Ayatollah Khamenei untuk bersembunyi di bawah bunker untuk mengantisipasi serangan AS datang tiba-tiba.
Penyebab kedua datang dari Jepang. Kurang hawkishnya BOJ di pertemuan hari Jumat kemarin membuat mata uang yen Jepang sempat kembali melemah sampai 159, dan bertahan beberapa lama. Tapi PM Takaichi memperingatkan bahwa pemerintah tidak segan-segan akan menindaklanjuti pelemahan yang tidak sesuai dengan kondisi fundamental. Bahkan bank saat itu mulai melakukan “rate check”, suatu hal yang biasanya diidentikan dengan persiapan melakukan intervensi “aktual” terhadap mata uang yen.
“Intervensi aktual” lebih berdampak dibanding “intervensi verbal”. Yen langsung menguat dari 159 sampai 155 di Jumat malam. Hal ini membuat dolar melemah lebih lanjut, dan secara tidak langsung menguntungkan bagi emas. Situasi berlanjut sampai penutupan sesi New York di hari Jumat (Sabtu dini hari waktu Indonesia).
Penyebab berikutnya datang dari rencana pengumuman calon ketua Fed yang baru. Trump dijadwalkan akan mengumumkan kandidat pengganti Powell dalam waktu dekat, sepulang dari pertemuan ekonomi Davos. Pasar mengantisipasi itu dilakukan akhir pekan atau sebelum FOMC. Situasi ini membuat pasar khawatir dengan ketidakpastian kepemimpinan di Fed, dan juga ancaman independensi bank sentral.
Fokus Malam ini
Data malam nanti fokus pada durable goods di jam 20.30 WIB. Data diperkirakan naik tipis dari 0.2% menjadi 0.3% m/m. Jika data sesuai ekspektasi atau lebih kuat, maka emas berpeluang koreksi turun, meskipun relatif terbatas. Jika data dirilis lebih lemah, maka emas berpeluang lanjutkan kenaikan.
Dengan situasi saat ini pasar dilanda ketidakpastian seputar geopolitik, maka respon atau reaksi pasar terhadap data ekonomi diperkirakan relatif terbatas sehingga pasar akan kembali dengan cepat mewaspadai perkembangan geopolitik.
Namun, bukan berarti aksi profit taking akhir pekan tidak akan terjadi. Kami juga mewaspadai kemungkinan harga mengalami overbought pasca rally sehingga mengantarkan emas mendekati zona $5100/oz, dan itu bisa membuat profit taking bisa terjadi sewaktu-waktu, terutama jelang keputusan FOMC minggu ini dan pidato Trump di hari Rabu.
Note : Tetap waspada dengan volatilitas besar pada market yang sewaktu-waktu bisa tiba-tiba berubah!
Analisis Teknikal Gold
Candlestick daily kembali ditutup bullish, meski sempat turun hingga 4899, tapi seolah emas menolak untuk turun lebih lanjut sehingga penutupan akhir pekan justru kemballi naik dan catat tertinggi di 4989. Dan pagi ini rekor tersebut kembali ditembus, dengan ATH baru saat ini berada di 5092.80, cukup dekat dengan area 5100. Lagi-lagi rekor baru menandakan kenaikan yang lebih cepat dari perkiraan mayoritas Analis yang sempat memperkirakan 5000 maupun 5100 baru akan dicapai minimal pertengahan tahun 2026, atau akhir 2026. Tapi ketidakpastian geopolitik dan ketidakpastian arah kebijakan membuat pasar mengincar emas sebagai safe haven.
ATH sebelumnya 4989 akan menjadi support baru selain zona 5000-5010 dalam waktu dekat. Sedangkan area penurunan terjauh yang potensial kemungkinan berada di zona 4900-4935. Sementara kenaikan lebih lanjut membuka peluang untuk munculnya 5100 lebih cepat, dan ruang kenaikan masih cukup kuat untuk melirik area 5150-5160.
Di H4, pola kenaikan terlihat masih kokoh dan belum terlihat tanda-tanda koreksi turun. Meski demikian posisi RSI yang berada di level 82 membuat kami berhati-hati karena potensi koreksi turun bisa terjadi sewaktu-waktu. Area penutupan Jumat bisa menjadi targetnya jika terjadi penurunan cepat. Tapi penurunan bukan berarti kenaikan yang berakhir, melainkan situasi normal untuk koreksi yang sehat dalam tren naik. Dan pada gambar di atas berarti juga bagian dari koreksi wave (4) yang bisa terjadi bertahap dalam koreksi ABC.
Zona biru kisaran 4911-4956 akan menjadi area koreksi yang terbuka jika terjadi koreksi tajam mengingat rekor ATH baru biasanya membuat pasar relatif berhati-hati dan dikhawatirkan terjadi likuiditas di peralihan sesi Asia ke Eropa, atau juga di peralihan antara Eropa ke New York di malam hari. Asumsi tersebut berdasarkan situasi geopolitik yang masih tidak menentu sehingga peluang koreksi paling jauh yang bisa terjadi adalah zona biru. Namun, tidak tertutup kemungkinan untuk koreksi lebih jauh hingga zona ungu 4847-4905 atau pun zona coklat 4814-4838. Tapi kedua zona tersebut diperkirakan baru bisa tercapai seandainya situasi geopolitik benar-benar reda.
Dalam situasi ketidakpastian geopolitik yang membayangi, biasanya reaksi pasar terhadap data ekonomi relatif terbatas, kecuali berhadapan dengan keputusan suku bunga atau sikap kebijakan moneter Fed di hari Kamis dinihari nanti. Durable goods yang dirilis nanti malam diperkirakan akan membuat emas relatif merespon tipis atau terbatas. Tapi penurunan diharapkan memberi ruang untuk sedikit koreksi sebelum lanjutkan kenaikan yang utama. Skenario buy on dip menjadi prioritas selama pullback tetap bertahan di atas 4905-4965. Tapi area koreksi terdekat diharapkan tertahan di kisaran 4985-4995 dan 5000-5010. Sedangkan strategi sell kami menilai ada 2 peluang, yaitu : 1)tembus 4965, peluang koreksi pendek berlanjut ke kisaran 4930-4945; atau 2)penurunan berlanjut sampai di bawah 4900, peluang koreksi tajam hingga kisaran 4867-4880. Skenario bearish #2 hanya bisa terwujud jika geopolitik benar-benar reda. Tapi selama geopolitik belum reda, maka koreksi terjauh kami perkirakan akan tertahan di zona 4930-4945.
Per jam 11.25 WIB, harga berada di 5072.68 dengan high 5092.80, dan low 5003.47. Jika Anda melihat rekomendasi sebelumnya di website Technical Analysis Forex, Gold (XAUUSD) 26 Januari 2026, rekomendasi sebelumnya mencantumkan area buy utama di zona 4988-4990 karena area tersebut dianggap support baru berdasarkan area penutupan Jumat, dengan asumsi awal kenaikan masih tertahan di zona 5010-5020 sehingga cukup ideal untuk buy di zona tersebut, sebagai asumsi penutupan gap. Dan rekomendasi alternatif di pagi hari adalah buy on breakout/follow BUY jika tembus 5050, dengan target terdekat 5060 dan terjauh 5075. Rekomendasi alternatif tersebut cukup berhasil, dan harga saat ini sentuh 5092 sebagai level tertinggi.
Mengingat kenaikan lanjut lebih tinggi hingga 5092, maka strategi terbaru yang diupdate adalah zona 5020-5050 sebagai zona yang dipertimbangkan. Hal ini mengacu pada Fibonacci retracement (FR) terbaru yang ditarik dari low 4899 (swing low terakhir Jumat) sampai puncak 5092 (ATH sementara hari ini). Di dapat area FR 23.6% 5047 dan FR 38.2% 5019. Juga mempertimbangkan FE 61.8% (garis merah) sebagai area potensial. Atau bisa juga pertimbangkan area FR 61.8% - 50% yang merupakan Golden Zone di kisaran 4973-4996 sebagai alternatif untuk potensi buy berikutnya.
Secara teori, area-area yang ditandai : zona hijau 5030-5052), zona merah (4970-4985) yang juga dekat dengan Golden Zone, dan zona ungu (4899-4921) adalah zona yang bisa dipertimbangkan untuk area buy. Namun, selama risiko geopolitik masih membayangi, maka kami perkirakan penurunan terjauh tertahan di area merah.
Strategi SELL jangka pendek disarankan jika tembus 4930. Itu pun dengan catatan bahwa target cenderung terbatas, dengan zona ungu kisaran 4899-4921 dianggap area demand yang berpotensi menahan penurunan lebih lanjut.
Untuk malam hari sebaiknya Anda fokus perhatikan catatan kami di grafik H4!
Trading Strategy:
Opsi BUY on Dip (updated per jam 11.35 WIB!)
Entry: 5028.00 – 5030.00
(atau cek di artikel untuk opsi lainnya)
Target/Reward : 5042 ($12 - $14)
(Alternatif Follow BUY jika tembus 5095, target terdekat 5105, terjauh 5120, sesuaikan stop loss dengan risk management masing-masing)
Stop Loss: 5022.00 ($6 - $8)
(ideal 3-5 poin di bawah 5020.00)
Risk Reward: 1: 2
Opsi BUY on Dip
Entry : 4985.00.00 – 4987.00
(atau cek di artikel untuk area alternatif )
Target/Reward: 4999.00 ($12 - $14)
Stop Loss: 4979.00 ($6 - $8)
(ideal SL 3-5 poin di bawah 4977)
Risk Reward: 1: 2
Disclaimer: Artikel ini berupa pandangan Agrodana Research, Analisis ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli, menahan atau menjual market tertentu. Keputusan sepenuhnya ada pada diri pembaca, sehingga kami tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan tersebut.
Research & Analysis PT Agrodana Futures
