CHART TECHNICAL ANALYSIS DOW JONES
Keterangan :
- Candlestick ditutup bullish, secara teori peluang naik.
- Indeks berhasil menutup gap down yang terjadi di pembukaan market hari Senin.
- Harga dibuka di 49719. EMA 20 (48211) masih berada diatas EMA 50 (48108) di time frame daily, momentum bullish jangka menengah masih berlakui. RSI(14) Daily berada di 69.41, sedikit di atas RSI(14) harian kemarin, namun belum memasuki area overbought (70), artinya masih ada ruang tren naik sebelum potensi konsolidasi wajar terjadi.
- Di time frame H4, momentum bullish terlihat sangat kuat dengan EMA 20 (49227) konsisten berada di atas EMA 50 (48644).
- Potensi positif:
- Pakistan dilaporkan mendorong Washington dan Teheran untuk memperpanjang gencatan senjata selama dua minggu lagi. Panglima Angkatan Darat Pakistan Jenderal Asim Munir menyarankan Presiden Trump untuk mengakhiri blokade Selat Hormuz. Iran juga dikabarkan mengirim delegasi untuk nego di Pakistan.
- Jika Trump setuju dan mencabut blokade, kemungkinan Iran kembali ke meja perundingan (positif untuk saham).
- Kabar lainnya tentang Israel - Lebanon. Ada kemungkinan pembicaraan berikutnya hari Kamis di Washington.
- Potensi negatif:
Jika saran Jenderal Asim Munir tersebut tidak dianggap, maka kecil kemungkinan untuk Iran bersedia mengirim delegasi dan lanjutkan diplomasi.
| Suggest : BUY on Dip Area : 49400 – 49550 Target : 1) 50000 (resistance psikologis bulat) 2) 50300 (area high sebelumnya dari chart) SL : 49,200 Alternatif: Follow BUY jika langsung breakout 49800 Switch to SELL hanya jika breakdown 48900 |
CHART TECHNICAL ANALYSIS NASDAQ
Keterangan :
- Candlestick ditutup bullish, secara teori peluang naik
- Indeks berhasil menutup gap down yang terjadi di pembukaan market hari Senin.
- Harga dibuka di 26809.00. EMA 20 (25507.00) tetap diatas EMA 50 (25130.00) di time frame daily, yang mengkonfirmasi bahwa momentum beli jangka menengah sedang menguasai. RSI(14) Daily menembus level 73.96, masuk zona overbought, waspadai koreksi sehat.
- Di time frame H4, momentum buy terlihat kuat dengan EMA 20 (26535) konsisten berada di atas EMA 50 (25981).
- Potensi positif:
- Pakistan dilaporkan mendorong Washington dan Teheran untuk memperpanjang gencatan senjata selama dua minggu lagi. Panglima Angkatan Darat Pakistan Jenderal Asim Munir menyarankan Presiden Trump untuk mengakhiri blokade Selat Hormuz. Iran juga dikabarkan mengirim delegasi untuk nego di Pakistan.
- Earnings season Q1 yang positif (GE Aerospace) berpotensi mendorong kenaikan indeks. - Potensi negatif:
Kombinasi jika laporan laba saham-saham teknologi hasilnya jelek + sentimen geopolitik yang belum terselesaikan menciptakan risiko penurunan bertahap.
| Suggest : BUY on Dip Area : 26600 - 26650 Target : 1) 27000 (resistance psikologis bulat) 2) 27050 (resistance psikologis bulat) SL : 26500 Alternatif: Follow BUY jika breakout 26880 Switch to SELL jika breakdown 26450 |
CHART TECHNICAL ANALYSIS S&P 500
Keterangan :
- Candlestick ditutup bullish, secara teori peluang naik
- Indeks berhasil menutup gap down yang terjadi di pembukaan market hari Senin.
- Harga dibuka di 7157.50. EMA 20 (6892) masih berada diatas EMA 50 (6826) di time frame daily, yang mengkonfirmasi bahwa momentum beli jangka menengah masih menguasai. Indikator RSI(14) Daily saat ini berada di angka 72.83, harga sedikit diatas batas area overbought (jenuh beli).
- Di time frame H4, momentum bullish terlihat sangat kuat dengan EMA 20 (7099) konsisten berada di atas EMA 50 (6988).
- Potensi positif:
- US Retail Sales (MoM) diprediksi berada di angka 1.4% naik dari bulan sebelumnya (0.6%), US Core Retail Sales (MoM) juga diprediksi naik 1.3% dari perkiraan 0.5%. Jika hasilnya positif, baik untuk Indeks.
- Sama seperti Nasdaq, Earnings season Q1 yang positif berpotensi mendorong kenaikan indeks S&P 500. - Potensi negatif:
Kombinasi jika laporan laba saham-saham teknologi hasilnya jelek + sentimen geopolitik yang belum terselesaikan menciptakan risiko penurunan bertahap.
| Suggest : BUY on Dip Area : 7050 - 7080 Target : 1) 7200 (resistance psikologis) 2) 7300 (area ekstensi bullish) SL : 7010 Alternatif: Follow BUY jika breakout 7180 Switch to SELL jika breakdown 7000 |
CHART TECHNICAL ANALYSIS NIKKEI
Keterangan :
- Candlestick ditutup doji berwarna hijau, secara teori peluang masih ada peluang naik.
- Harga dibuka di 59355. EMA 20 (56706) Crossover terhadap EMA 50 (55337) di time frame daily, yang mengkonfirmasi bahwa momentum beli jangka menengah sedang menguasai. Indikator RSI(14) Daily saat ini berada di angka 65.21, yang berarti masih ada peluang naik sebelum menyentuh batas area overbought (jenuh beli).
- Di time frame H4, momentum bullish terlihat sangat kuat dengan EMA 20 (58883) konsisten berada di atas EMA 50 (57615).
- Potensi positif:
Sepanjang Risk-On masih aktif, Nikkei kemungkinan masih terus bullish. Earnings Season sektor teknologi yang positif juga seringkali mendorong Indeks Nikkei ke arah positif. - Potensi negatif:
- Survei Senior Loan Officer BOJ mencatat permintaan pinjaman yang stagnan di seluruh sektor, mencerminkan momentum domestik Jepang yang rapuh dan berpotensi menekan sentimen saham-saham Nikkei.
- Kombinasi potensi "intervensi aktual" yen + sentimen geopolitik yang belum terselesaikan menciptakan risiko penurunan bertahap.
| Suggest : BUY on Dip Area : 58900 - 59000 Target : 1) 59600 2) 60000 (resistance psikologis bulat) SL : 58600 Alternatif: Follow BUY jika langsung breakout 59780 (high 16 April) Switch to SELL jika breakdown 58200 Tetap waspada dengan potensi "intervensi aktual" yen |
CHART TECHNICAL ANALYSIS HANGSENG
Keterangan :
- Candlestick ditutup bullish, secara teori peluang naik.
- Harga dibuka di 26471. Namun EMA 20 (25810) berada dibawah EMA 50 (25867) di time frame daily, namun bergerak keatas, jika terjadi crossover keatas, momentum bullish terkonfirmasi. Indikator RSI(14) Daily saat ini berada di angka 58.90, yang berarti masih ada peluang naik namun dengan potensi tekanan turun yang juga seimbang.
- Di time frame H4, momentum bullish terlihat cukup kuat dengan EMA 20 (25964) crossover EMA 50 (25756).
- Potensi positif:
- PBOC mempertahankan suku bunga pinjaman tahunannya tetap di 3% dan 5 tahunannya di 3.50%, menandakan biaya bunga pinjaman tetap sama, dan mendukung perusahaan untuk tetap menambah modal pinjaman dengan bunga rendah.
- Pembukaan blokade Selat Hormuz bisa mendorong naik Indeks. - Potensi negatif:
Sentimen geopolitik yang belum terselesaikan menciptakan risiko penurunan bertahap.
Suggest : BUY on Dip Area : 26200 – 26250 Target : 1) 26600 2) 26800 SL : 26050 Alternatif: - Follow BUY jika breakout 26550 - Switch to SELL jika breakdown 26000 |
Copyright © 2026 Agrodana Futures
Disclaimer:
Artikel ini berupa pandangan Agrodana Research, Analisis ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli, menahan atau menjual market tertentu. Keputusan sepenuhnya ada pada diri pembaca, sehingga kami tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan tersebut.
Research & Analysis Agrodana Futures
