CHART TECHNICAL ANALYSIS DOW JONES
Keterangan :
- Candlestick ditutup bearish, secara teori peluang turun.
- Harga dibuka di 49498. EMA 20 (48322) masih berada diatas EMA 50 (48071) di time frame daily, momentum bullish jangka menengah masih berlaku. RSI(14) Daily berada di 66.74, belum memasuki area overbought (70), artinya masih ada ruang tren naik.
- Harga masih berada di zona 61.8 fibonacci daily, konsolidasi harga mungkin terjadi sebelum melanjutkan tren bullish.
- Di time frame H4, EMA 20 (49404) berada tidak terlalu jauh dibawah harga running, namun masih tetap konsisten berada di atas EMA 50 (48854).
- Potensi positif:
- Presiden Trump (secara sepihak) memperpanjang tenggat waktu gencatan senjata.
- Inggris dan Prancis juga 30 negara lainnya berkumpul di London untuk mematangkan rencana operasi militer guna mengamankan dan membuka kembali jalur pelayaran energi Selat Hormuz. Berita ini bisa memberikan sinyal positif di tengah ketidakpastian situasi geopolitik
- Potensi negatif:
- Garda Revolusi Iran (IRGC) menegaskan bahwa pihaknya tidak akan membuka kembali jalur vital Selat Hormuz selama blokade angkatan laut Amerika Serikat masih diberlakukan.
- Teheran belum menerima tawaran perpanjangan gencatan senjata dari Presiden Trump yang diumumkan baru-baru ini.
| Suggest : BUY on Dip Area : 49,450 – 49,400 Target : 1) 49650 2) 49702 SL : 49200 Alternatif: - Follow BUY langsung jika breakout 49,680 - Switch to SELL hanya jika breakdown 49000 |
CHART TECHNICAL ANALYSIS NASDAQ
Keterangan :
- Candlestick ditutup bearish, secara teori peluang turun.
- Harga dibuka di 26809.00. EMA 20 (25507.00) tetap diatas EMA 50 (25130.00) di time frame daily, yang mengkonfirmasi bahwa momentum beli jangka menengah sedang menguasai. RSI(14) Daily menembus level 73.96, masuk zona overbought, waspadai koreksi sehat.
- Di time frame H4, momentum buy terlihat kuat dengan EMA 20 (26535) konsisten berada di atas EMA 50 (25981).
- Potensi positif:
- Presiden Trump (secara sepihak) memperpanjang tenggat waktu gencatan senjata.
- Hari ini akan rilis laporan laba perusahaan Boeing, Philip Morris, AT&T. jika hasilnya sesuai ekspektasi atau bahkan melebihi, positif untuk indeks.
- Potensi negatif:
- Garda Revolusi Iran (IRGC) menegaskan bahwa pihaknya tidak akan membuka kembali jalur vital Selat Hormuz selama blokade angkatan laut Amerika Serikat masih diberlakukan.
- Teheran belum menerima tawaran perpanjangan gencatan senjata dari Presiden Trump yang diumumkan baru-baru ini.
- Jika hasil laporan laba perusahaan Boeing, Philip Morris, AT&T ternyata tidak sesuai ekspektasi, berpotensi menekan indeks.
| Suggest : BUY on Dip Area : 26500 - 26550 Target : 1) 27000 2) 27100 SL : 26200 Alternatif: - Follow BUY jika breakout 26880 - Switch to SELL jika breakdown 26450 |
CHART TECHNICAL ANALYSIS S&P 500
Keterangan :
- Candlestick ditutup bearish, secara teori peluang turun.
- Harga dibuka di 7123.25. EMA 20 (6913) masih berada diatas EMA 50 (6837) di time frame daily, yang mengkonfirmasi bahwa momentum beli jangka menengah masih menguasai. Indikator RSI(14) Daily saat ini berada di angka 70.69, harga sedikit diatas batas area overbought.
- Di time frame H4, EMA 20 (7122) berada sedikit dibawah harga running walau tetap konsisten berada di atas EMA 50 (7031), memberikan sinyal potensi koreksi jangka pendek.
- Potensi positif:
- JP Morgan menaikkan target harga S&P 500 ke level 7600. Berita ini berpotensi mendorong keyakinan investor akan indeks ini.
- Sama seperti Nasdaq, Earnings season Q1 (BA, PM, T) yang positif berpotensi mendorong kenaikan indeks S&P 500.
- Potensi negatif:
- Garda Revolusi Iran (IRGC) menegaskan bahwa pihaknya tidak akan membuka kembali jalur vital Selat Hormuz selama blokade angkatan laut Amerika Serikat masih diberlakukan.
- Teheran belum menerima tawaran perpanjangan gencatan senjata dari Presiden Trump yang diumumkan baru-baru ini.
- Jika hasil laporan laba perusahaan Boeing, Philip Morris, AT&T ternyata tidak sesuai ekspektasi, berpotensi menekan indeks.
| Suggest : BUY on Dip Area : 7080 - 7050 Target : 1) 7130 2) 7150 SL : 7050 Alternatif: - Follow BUY jika breakout 7180 - Switch to SELL jika breakdown 7000 |
CHART TECHNICAL ANALYSIS NIKKEI
Keterangan :
- Candlestick ditutup bearish, secara teori masih ada peluang turun.
- Harga dibuka di 58925. EMA 20 (56911) Crossover terhadap EMA 50 (55474) di time frame daily, yang mengkonfirmasi bahwa momentum beli jangka menengah sedang menguasai. Indikator RSI(14) Daily saat ini berada di angka 64.57, yang berarti masih ada peluang naik sebelum menyentuh batas area overbought (jenuh beli).
- Di time frame H4, momentum bullish terlihat sangat kuat dengan EMA 20 (58883) konsisten berada di atas EMA 50 (57615).
- Potensi positif:
- Japan March trade data rilis mixed. Ekspor naik 0,7% dari perkiraan 11% ke akutal 11,7%, menandakan penjualan barang dan jasa oleh perusahaan didalam indeks Nikkei positif.
- Potensi negatif:
- Trade Balance meleset dari prediksi. Walaupun Ekspor naik, tapi margin keuntungan berkurang, kemungkinan besar karena harga bahan baku yang naik.
- Kombinasi potensi "intervensi aktual" yen + sentimen geopolitik yang belum terselesaikan menciptakan risiko penurunan bertahap.
| Suggest : BUY on Dip Area : 59200 - 59000 Target : 1) 59500 2) 59800 SL : 58600 Alternatif: - Follow BUY jika langsung breakout 59850 - Switch to SELL jika breakdown 58000 - Tetap waspada dengan potensi "intervensi aktual" yen |
CHART TECHNICAL ANALYSIS HANGSENG
Keterangan :
- Candlestick ditutup bullish, secara teori peluang naik.
- Harga dibuka di 26270. Namun EMA 20 (25855) berada dibawah EMA 50 (25884) di time frame daily, namun bergerak keatas, jika terjadi crossover keatas, momentum bullish terkonfirmasi. Indikator RSI(14) Daily saat ini berada di angka 55.24, yang berarti masih ada peluang naik namun dengan potensi tekanan turun yang juga seimbang.
- Di time frame H4, momentum bullish terlihat cukup kuat dengan EMA 20 (26029) crossover EMA 50 (25801).
- Potensi positif:
- PBOC mempertahankan suku bunga pinjaman tahunannya tetap di 3% dan 5 tahunannya di 3.50%, menandakan biaya bunga pinjaman tetap sama, dan mendukung perusahaan untuk tetap menambah modal pinjaman dengan bunga rendah.
- Pembukaan blokade Selat Hormuz bisa mendorong naik Indeks.
- Potensi negatif:
- Sentimen geopolitik yang belum terselesaikan menciptakan risiko penurunan bertahap.
Suggest : BUY on Dip Area : 25800 – 25750 Target : 1) 26100 2) 26200 SL : 25700 Alternatif: - Follow BUY jika breakout 26300 - Switch to SELL jika breakdown 25600 |
Copyright © 2026 Agrodana Futures
Disclaimer:
Artikel ini berupa pandangan Agrodana Research, Analisis ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli, menahan atau menjual market tertentu. Keputusan sepenuhnya ada pada diri pembaca, sehingga kami tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan tersebut.
Research & Analysis Agrodana Futures
