CHART TECHNICAL ANALYSIS DOW JONES
Keterangan :
- Candle ditutup bullish, dengan range harian sebesar 458 poin. Body bullish tercatat sebesar 205 poin dengan upper wick 218 poin dan lower wick 35 poin. Open hari ini gap up sebesar 247 poin, kelanjutan dari sentimen risk-on akhir pekan.
- Harga dibuka di 52337, berada di bawah EMA 20 Daily (52390) dengan jarak 53 poin dan di atas EMA 50 Daily (51745) dengan jarak 592 poin. Struktur bullish jangka menengah masih terjaga. RSI(14) Daily berada di level 51.32, zona netral dengan ruang kenaikan yang masih lebar sebelum overbought di 70.
- H4: Harga 52337 berada di bawah EMA 20 H4 (52361) dengan jarak 24 poin dan di atas EMA 50 H4 (52188) dengan jarak 149 poin. RSI H4 berada di 55.77, zona bullish netral, buyer sedikit unggul jangka pendek.
- FR: Harga saat ini berkonsolidasi di antara FR 38.2% H4 (52160) sebagai support terdekat dan FR 23.6% H4 (52729) sebagai resisten, setelah sebelumnya tertahan di bawah swing high FR 0.0% H4 (53648). Pertahanan di atas 52160 membuka jalur menuju pengujian kembali 52729.
- Potensi Positif:
- Jeda serangan AS-Iran akhir pekan mendorong sentimen risk-on di awal pekan, dengan futures Dow Jones naik 244 poin (0.5%) pada pembukaan Minggu malam, seiring harga minyak WTI dan Brent yang anjlok lebih dari 5%.
- Laporan Boeing (Selasa) lebih menyoroti data delivery, cash burn, dan backlog pertahanan di tengah eskalasi perang ketimbang kerugian kuartalan yang memang sudah diekspektasikan pasar.
- Musim laporan laba tetap solid dengan pertumbuhan estimasi sekitar 23% dan breadth yang baik, memberi dukungan fundamental bagi emiten blue-chip Dow seperti Coca-Cola dan P&G yang lapor pekan ini.
- Potensi Negatif:
- Keputusan Fed Rabu berlangsung di tengah ketidakpastian tinggi, dengan pasar memberi peluang 33 persen untuk kenaikan suku bunga menurut CME FedWatch, sementara core PCE Kamis diperkirakan 3.4% y/y.
- Sentimen capex AI yang berlebihan pasca hasil Alphabet pekan lalu, dengan panduan belanja modal menuju 200 miliar dolar dan arus kas bebas negatif untuk pertama kalinya, memicu tekanan luas di sektor teknologi yang turut membebani Microsoft dan Amazon yang lapor pekan ini.
- Kenaikan harga minyak sempat menembus 90 dolar per barel pekan lalu sebelum jeda gencatan senjata, menambah risiko inflasi gelombang kedua yang bisa membuat sikap Fed lebih hawkish dari ekspektasi.
| Suggest: Buy on Dip Area: 52160 (FR 38.2% H4) - 52300 Target: 1) 52729 (FR 23.6% H4) 2) 53648 (FR 0.0% H4) SL: 51700 (FR 50.0% H4) Alternatif: Follow BUY jika harga breakout 53648 Switch to SELL jika harga breakdown 51700 |
CHART TECHNICAL ANALYSIS NASDAQ
Keterangan :
- Candle ditutup bearish, dengan range harian sebesar 520.50 poin. Body bearish tercatat sebesar 424.75 poin dengan lower wick 91.50 poin dan upper wick 4.25 poin. Open hari ini gap up sebesar 304.75 poin, namun posisi harga yang masih tertekan di bawah seluruh garis EMA pada kedua timeframe secara teori tetap mendukung bias bearish.
- Harga dibuka di 28608.25, berada di bawah EMA 20 Daily (29322) dengan jarak 713.75 poin dan di bawah EMA 50 Daily (29180) dengan jarak 571.75 poin. RSI(14) Daily berada di level 42.31, masih di bawah area 50.
- H4: Harga 28608.25 berada di bawah EMA 20 H4 (28740) dengan jarak 131.75 poin dan di bawah EMA 50 H4 (29023) dengan jarak 414.75 poin. RSI H4 berada di 43.66, zona bearish netral.
- FR: Harga tertahan di antara FR 0.0% H4 (28408) sebagai support terdekat dan FR 23.6% H4 (29011) sebagai resisten. Selama harga gagal reclaim di atas 29011, potensi pelemahan lanjutan menuju FR 38.2% Daily (27908) tetap terbuka.
- Potensi Positif:
- Jeda serangan AS-Iran akhir pekan memicu rebound futures Nasdaq 100 hingga naik 1.2% pada pembukaan, seiring anjloknya harga minyak yang meredakan tekanan biaya energi bagi sektor teknologi.
- Laporan Microsoft dan Meta (Rabu malam) serta Apple dan Amazon (Kamis malam) menjadi ajang pembuktian apakah belanja modal AI besar-besaran mampu menghasilkan return yang kredibel, dengan Lam Research turut melapor di tengah kenaikan capex TSMC lebih dari 10% pertengahan tahun.
- Potensi Negatif:
- Hasil Alphabet pekan lalu yang mengecewakan pasar meski laba solid, dengan panduan capex menuju 200 miliar dolar dan arus kas bebas negatif untuk pertama kalinya sejak menjadi perusahaan publik, membuat Nasdaq anjlok 2.1% pada hari Jumat dan menandai berakhirnya era optimisme belanja AI tanpa syarat.
- Tesla ikut melemah bersama Alphabet pekan lalu, mengindikasikan tekanan jual yang meluas di kelompok saham berkapitalisasi besar jelang laporan raksasa teknologi lainnya pekan ini.
- Keputusan Fed Rabu di tengah core PCE yang diperkirakan 3.4% y/y berpotensi menekan lebih lanjut valuasi saham teknologi yang sensitif terhadap suku bunga.
| Suggest: Sell on Rally Area: 28608 (Open Hari Ini) - 28740 (EMA 20 H4) Target: 1) 28408 (FR 0.0% H4) 2) 27908 (FR 38.2% Daily) SL: 29011 (FR 23.6% H4) Alternatif: Follow SELL jika harga breakdown 27908 Switch to BUY jika harga breakout 29011 |
CHART TECHNICAL ANALYSIS S&P 500
Keterangan :
- Candle ditutup bearish tipis, dengan range harian sebesar 64.50 poin. Body bearish tercatat sebesar 8.00 poin dengan upper wick 43.25 poin dan lower wick 13.25 poin, menandakan tekanan jual dan beli yang relatif seimbang. Open hari ini gap up sebesar 47 poin.
- Harga dibuka di 7491.50, berada di bawah EMA 20 Daily (7518) dengan jarak 26.50 poin dan di atas EMA 50 Daily (7460) dengan jarak 31.50 poin. RSI(14) Daily berada di level 48.71, tepat di area netral.
- H4: Harga 7491.50 berada di atas EMA 20 H4 (7482) dengan jarak 9.50 poin dan di bawah EMA 50 H4 (7512) dengan jarak 20.50 poin. RSI H4 berada di 51.75, sedikit di atas 50.
- FR: Harga saat ini berada tepat di sekitar FR 50.0% H4 (7493.88), titik pivot krusial antara resisten FR 38.2% H4 (7526.24) dan support FR 61.8% H4 (7461.51). Posisi ini mencerminkan pertarungan buyer-seller yang belum menentukan arah.
- Potensi Positif:
- Jeda serangan AS-Iran akhir pekan mendorong futures S&P 500 naik 0.6% pada pembukaan, dengan minyak Brent dan WTI anjlok lebih dari 5% meredakan premi risiko inflasi.
- Musim laba tetap solid dengan pertumbuhan estimasi sekitar 23% dan beat rate yang kuat, didukung laporan Visa, UPS, dan Coca-Cola pada hari Selasa yang memberi gambaran ketahanan konsumen dan rantai pasok.
- Potensi Negatif:
- S&P 500 mencatat dua pekan beruntun mengalami kerugian, dengan penurunan 0.6% pada hari Jumat akibat aksi jual saham semikonduktor dan ketidakpastian perang Iran.
- Keputusan Fed Rabu berlangsung di tengah Brent yang sempat menembus 90 dolar per barel dan core PCE yang diperkirakan 3.4% y/y, membuat hasil pertemuan sulit diprediksi dengan peluang hike sebesar 33 persen menurut CME FedWatch.
| Suggest: Buy on Dip Area: 7482 (EMA 20 H4) - 7493 (FR 50.0% H4) Target: 1) 7526 (FR 38.2% H4) 2) 7566 (FR 23.6% H4) SL: 7461 (FR 61.8% H4) Alternatif: Follow BUY jika harga breakout 7566 Switch to SELL jika harga breakdown 7461 |
CHART TECHNICAL ANALYSIS NIKKEI
Keterangan :
- Candle ditutup bearish, dengan range harian sebesar 1.500 poin. Body bearish tercatat tebal sebesar 735 poin dengan lower wick 535 poin dan upper wick 230 poin. Open hari ini gap up sebesar 695 poin, namun posisi harga yang masih tertekan di bawah seluruh garis EMA pada kedua timeframe secara teori tetap mendukung bias bearish.
- Harga dibuka di 65445, berada di bawah EMA 20 Daily (67004) dengan jarak 1.559 poin dan di bawah EMA 50 Daily (66310) dengan jarak 865 poin. RSI(14) Daily berada di level 44.08.
- H4: Harga 65445 berada di bawah EMA 20 H4 (65540) dengan jarak 95 poin dan di bawah EMA 50 H4 (66333) dengan jarak 888 poin. RSI H4 berada di 47.24, masih di bawah 50.
- FR: Harga saat ini bertahan tepat di atas FR 23.6% H4 (65394), dengan resisten berikutnya di FR 38.2% H4 (66993). Selama gagal reclaim di atas level tersebut, potensi pelemahan lanjutan menuju FR 0.0% H4 (62810) tetap dominan.
- Potensi Positif:
- Futures Nikkei 225 Chicago diperdagangkan di 65590, jauh di atas penutupan sebelumnya 64611.15, mengindikasikan pembukaan yang jauh lebih tinggi seiring redanya ketegangan geopolitik Timur Tengah dan anjloknya harga minyak.
- Sentimen risk-on regional turut terangkat oleh jeda serangan AS-Iran yang mengurangi tekanan biaya energi bagi emiten manufaktur dan ekspor Jepang.
- Potensi Negatif:
- Tingkat kepuasan Kabinet PM Sanae Takaichi turun 2.1 poin menjadi 53.7 persen, level terendah sejak menjabat, dipicu kritik publik atas RUU "ibu kota kedua" yang dinilai minim pembahasan oleh 66.9 persen responden.
- Rilis Tokyo CPI pada hari Jumat yang diperkirakan naik ke 2.0% y/y, hanya beberapa jam sebelum pengumuman kebijakan BOJ, berisiko memicu spekulasi kenaikan suku bunga lebih lanjut dan menekan saham eksportir Jepang.
- Tekanan jual di saham teknologi AS pasca hasil Alphabet turut membebani saham teknologi Jepang yang memiliki korelasi tinggi terhadap pergerakan Nasdaq.
| Suggest: Sell on Rally Area: 65394 (FR 23.6% H4) - 65445 (Open Hari Ini) Target: 1) 62810 (FR 0.0% H4) 2) 61792 (FR 38.2% Daily) SL: 66333 (EMA 50 H4) Alternatif: Follow SELL jika harga breakdown 62810 Switch to BUY jika harga breakout 66333 |
CHART TECHNICAL ANALYSIS HANGSENG
Keterangan :
- Candle ditutup bullish, dengan range harian sebesar 210 poin. Body bullish tercatat sebesar 65 poin dengan upper wick 72 poin dan lower wick 73 poin. Open hari ini gap up sebesar 157 poin, kelanjutan dari pemulihan tren yang sudah berlangsung sejak awal Juli. Indikator RSI(14) yang terjaga di atas level 50 pada kedua timeframe serta posisi harga yang bertahan di atas seluruh garis EMA secara teori mendukung bias bullish harian.
- Harga dibuka di 25119, berada di atas EMA 20 Daily (24451) dengan jarak 668 poin dan di atas EMA 50 Daily (24630) dengan jarak 489 poin. RSI(14) Daily berada di level 59.30.
- H4: Harga 25119 berada di atas EMA 20 H4 (24796) dengan jarak 323 poin dan di atas EMA 50 H4 (24489) dengan jarak 630 poin. RSI H4 berada di 59.44, zona bullish netral.
- FR: Harga saat ini bertahan tepat di atas FR 23.6% Daily (25106) sebagai support terdekat, dengan resisten berikutnya di FR 0.0% H4 (25286). Penembusan dan pertahanan di atas level tersebut membuka jalur menuju FR 38.2% Daily (25684).
- Potensi Positif:
- Model AI open-source Zhipu AI, GLM-5.2, yang membantu menangani insiden keamanan siber OpenAI mengangkat citra global model AI open-source Tiongkok, dengan penggunaan model global Zhipu AI melonjak 400 persen secara kuartalan.
- Data ekonomi paruh pertama 2026 menunjukkan unduhan global model AI open-source Tiongkok telah melampaui 10 miliar kali, skala industri inti AI Tiongkok tembus 1,2 triliun yuan pada 2025, dan daya komputasi cerdas mencapai 2.185 EFLOPS, mengkonfirmasi posisi Tiongkok di jajaran teratas ekosistem AI global.
- Manufaktur canggih dan ekspor yang kuat turut menopang resiliensi ekonomi Tiongkok di tengah ketidakpastian eksternal yang meningkat pada paruh pertama tahun ini.
- Potensi Negatif:
- Want Want China memproyeksikan penurunan laba kuartal II sebesar 38 persen, dipicu penurunan pendapatan 6 persen akibat pelemahan sentimen pasar serta penurunan dua digit di kanal grosir tradisional, mencerminkan tekanan yang masih membayangi sektor konsumen domestik.
- Laporan turut menyebut ketidakpastian eksternal yang terus meningkat sebagai tantangan yang masih membayangi ekonomi Tiongkok pada paruh kedua tahun ini, meski data H1 menunjukkan ketahanan.
| Suggest: Buy on Dip Area: 24796 (EMA 20 H4) - 24850 Target: 1) 25286 (FR 0.0% H4) 2) 25500 SL: 24633 (FR 23.6% H4) Alternatif: Follow BUY jika harga breakout 25700 Switch to SELL jika harga breakdown 24500 |
Copyright © 2026 Agrodana Futures
Disclaimer:
Artikel ini berupa pandangan Agrodana Research, Analisis ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli, menahan atau menjual market tertentu. Keputusan sepenuhnya ada pada diri pembaca, sehingga kami tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan tersebut.
Research & Analysis Agrodana Futures
Tags : Article, CFD Asia Indices, Chart, dow jones, Grafik, hangseng, nasdaq, nikkei, s&p500, Technical Analysis
