CHART TECHNICAL ANALYSIS EURUSD
Keterangan :
- Daily candle ditutup bullish, secara teori peluang naik
- EMA200 daily 1.16279 masih sebagai support psikologis. Selama tidak ada penembusan di bawah EMA200, maka peluang turun relatif terbatas. Sebaliknya, jika turun dan tembus di bawah EMA200, maka peluang turun kembali dominan -> switch to SELL hanya jika tembus ke bawah EMA200 kembali!
- Di H4, zona support 1.16073 -1.16530 masih efektif. Selama tidak ada penembusan di bawah zona ini, maka peluang kenaikan cenderung masih tetap terbuka, mengingat posisi "debasement" dolar menguntungkan euro -> switch to SELL hanya jika tembus support zona 1.16000. Opsi buy kisaran 1.16200-1.16400
- Situasi geopolitik yang kembali memanas cenderung membuat USD menguat sehingga EUR bisa kembali tertekan atau dengan kata lain kenaikannya masih cenderung terbatas
- Bullish lebih kuat jika tembus 1.16800 -> pertahankan BUY
- Bearish lebih kuat jika tembus 1.15500 atau jika geopolitik kembali memanas-> switch to SELL
| Suggest : BUY on Dip Area : 1.16300 – 1.16500 Target : 1) 1.17100 2) 1.17700 SL : 1.15700 Alternatif : Pertahankan/follow buy jika tembus 1.16800 Switch to SELL jika tembus 1.15500 |
CHART TECHNICAL ANALYSIS GBPUSD
Keterangan :
- Daily candle ditutup bearish, secara teori berpeluang turun
- Di H4, secara struktural, zona 1.36500-1.36700 sebagai resistance kembali diuji, demikian juga support zona 1.35900-1.36160-> belum ada perubahan signifikan!
- Lanjut pertahankan buy harga tembus di atas 1.36500-1.36700 -> resistance ditembus berarti bullish berlanjut
- Bersiap ubah strategi menjadi sell jika resistance 1.36500-1.36700 kembali gagal ditembus, tapi penurunan lebih valid jika didukung juga dengan penembusan support 1.35900-> switch to SELL hanya jika konfirm
- Di sisi lain, penurunan mungkin tidak dianggap reversal, melainkan swing low untuk koreksi turun terbatas, terbuka peluang bullish rectangle, dan zona 1.35600-1.35800 kemungkinan menjadi pertahanan terakhir sekaligus potensi demand -> zona buy sebaiknya di zona ini, kecuali jika tembus support, maka ubah strategi menjadi sell
- Di sisi lain, juga perhatikan situasi geopolitik yang bisa kembali mendorong penguatan dolar jika geopolitik kembali memanas!
- Waspada dengan range pergerakan yang terbatas, sehingga sebaiknya cukup incar target kecil kisaran 30-50 poin saja untuk trading harian!
- Bullish lebih kuat jika tembus 1.36800 -> pertahankan BUY
- Bearish lebih kuat jika tembus 1.35300 atau jika geopolitik kembali memanas-> switch to SELL
| Suggest : BUY on Dip Area : 1.36000– 1.36200 Target : 1) 1.36800 2) 1.37400 SL : 1.35400 Alternatif : Pertahankan/follow BUY jika tembus 1.36800 Switch to SELL jika tembus 1.35300 |
CHART TECHNICAL ANALYSIS USDJPY
Keterangan :
- US Treasury yield ditutup bearish, dan dolar mulai melemah-> biasanya USDJPY lebih mirip dengan US Treasury yield
- Candle daily USDJPY ditutup shooting star. Secara teori peluang turun. Namun, posisi EMA200 daily di 157.865 saat ini berada di bawah harga, biasanya secara teknis menandakan kenaikan yang masih dominan -> belum banyak perubahan, tapi peluang untuk retest zona EMA tersebut sangat mungkin sebelum dilanjutkan kenaikan
- Hal yang harus diwaspadai berikutnya :
- BOJ Meeting -> jika tidak ditindaklanjuti dengan kenaikan suku bunga, maka Yen berisiko kembali melemah -> kemungkinan harus tunggu September
- Risiko geopolitik -> jika tanda-tanda eskalasi militer Timur Tengah (terutama Selat Hormuz) kembali muncul, maka Yen juga berpotensi melemah -> BUY lebih disarankan!
- US Treasury Yield 10-tahun -> penguatan Yen akan sia-sia jika Yield AS kembali naik, risiko carry trade juga mendominasi -> siap-siap kembali BUY USDJPY!
- H4 menunjukkan RSI 52% , secara teori cenderung indikasi kenaikan yang masih dominan. Harga kini masih berada di atas EMA 20 dan EMA50 -> belum ada perubahan signifikan, dan range cukup ketat sejauh ini
- short-term sell hanya jika harga turun di bawah EMA20 dan EMA50 -> 1 minggu terakhir pergerakan tidak terlalu besar, jadi range target tetap terbatas
- Zona 158.000-158.500 kemungkinan support kuat terdekat, atau area buy selama tidak turun di bawah EMA50 H4 di 158.900 -> buy di zona ini, dengan pertimbangan 'carry trade' masih dominan selama BOJ belum menaikkan suku bunga
- Riwayat Intervensi terakhir di sepanjang H1 - 2026 :
- Riwayat Akhir April - Awal Mei 2026, saat intervensi terjadi, Usdjpy turun dari 160 ke 155, dan awal Mei dari 157 ke 155, tapi kemudian berakhir dengan rebound bertahap bahkan lebih tinggi dari 160 dalam 2 bulan -> zona 155-157 menjadi support psikologis
- Selama tidak ada "intervensi aktual" kembali, dan selama BOJ tidak menaikkan suku bunga dalam waktu dekat, penguatan yen akan sia-sia, dan USDJPY berpeluang naik kembali
- Ada rumor tentang kemungkinan intervensi kembali tidak spesifik di level tertentu, tapi perlu diwaspadai -> jika benar, maka yen akan menguat (USDJPY turun), tapi diperkirakan efeknya akan lebih kecil dibanding intervensi pertama sehingga lebih disarankan gunakan zona low saat intervensi terakhir (155-156) sebagai zona buy => BELUM TERBUKTI!
- Tetap waspadai kemungkinan risiko intervensi bisa saja terjadi jika USDJPY naik cepat tembus zona 160-161 -> level ini juga belum tentu terjadi intervensi, tapi tetap perlu diwaspadai!
- Bearish lebih kuat jika tembus 155.000 atau jika kenaikan terhambat di zona 160-161 -> switch to SELL
- Bullish lebih kuat jika tembus 159.500 atau selama zona 155-156 tidak ditembus -> pertahankan BUY
| Suggest : BUY on Dip Area : 158.500 – 158.700 Target : 1) 159.300 2) 159.900 SL : 157.900 Alternatif : Follow buy jika tembus 159.500 Alternatif BUY : 155-156 (zona terendah pasca intervensi April-Mei 2026) Opsi SELL : 160.500-160.700 (jika gagal ditembus atau terjadi intervensi lagi) |
Copyright © 2026 Agrodana Futures
Disclaimer:
Artikel ini berupa pandangan Agrodana Research, Analisis ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli, menahan atau menjual market tertentu. Keputusan sepenuhnya ada pada diri pembaca, sehingga kami tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan tersebut.
Research & Analysis Agrodana Futures
