US Libur, Emas Mungkin Rebound Di Malam Hari jika Zona ini Bertahan!

Published on 09/07/2026

Emas harus menyerah di sesi perdagangan hari Jumat setelah NFP secara mengejutkan dirilis jauh lebih kuat dari perkiraan hingga membuat emas turun cepat hingga 4365.

Gold

Penggerak Pasar

Imbal hasil Treasury AS 10-tahun kembali naik setelah sempat turun 2 hari sebelum data NFP dirilis. Namun menariknya kenaikan di hari Jumat tidak menunjukkan indikasi penguatan yang terlalu signifikan, meski secara keseluruhan ditutup naik di sesi perdagangan Jumat. Demikian juga yang terlihat pada dolar. Meskipun data NFP mengejutkan pasar, tapi kenaikan dolar juga cenderung terbatas. Dan secara mingguan dolar tetap dalam pelemahan. 

Data NFP dirilis jauh lebih kuat dari perkiraan, 162K vs 55K. Bahkan data bulan sebelumnya mengalami revisi naik ke 21K, dari -23K. Tingkat pengangguran stabil di 4.1%, dan average hourly earnings dirilis menguat 0.3% m/m sesuai ekspektasi. Angka ini membuat ekspektasi kenaikan suku bunga Fed bulan September kembali meningkat ke 58.4% (setelah data NFP) dari sebelum data NFP di 50%. 

The Real Challenge : US Inflation

Mundur ke belakang 2 hari sebelum rilis data NFP, Gubernur Fed Christopher Waller sempat memberikan pandangannya meredam kekhawatiran kenaikan suku bunga September. Waller saat itu mengindikasikan bahwa perlu menunggu CPI sebelum mengambil keputusan. Waller secara umum lebih fokus dengan gambaran inflasi yang akan datang. 

Secara pribadi, dia mendukung untuk suku bunga September dipertahankan tetap pada pertemuan FOMC 15-16 September mendatang jika data CPI terbaru terus menunjukkan tren disinflasi. Hal ini menunjukkan bahwa pernyataan Kevin Warsh di Jackson Hole Symposium belum final. Pasar masih harus menunggu sampai data CPI terbaru yang akan dirilis 11 September mendatang.

Goldman Sachs merilis pandangannya setelah NFP yang mengejutkan kemarin dengan menyebut bahwa data inflasi yang akan memperkuat keputusan suku bunga Fed di bulan September, bukan data pekerjaan. GS menentang interpretasi sederhana yang mengartikan kuatnya data tenaga kerja Agustus dengan kenaikan suku bunga di FOMC 15-16 September mendatang. GS justru menempatkan rilis CPI minggu ini sebagai faktor penentu yang sesungguhnya untuk keputusan The Fed. 

Kerangka pemikiran GS tentang lonjakan inflasi saat ini didorong oleh faktor-faktor khusus yang mulai memudar, tarif, harga energi, dan biaya non-pasar. GS menilai faktor-faktor tersebut penting dalam menilai seberapa tahan lama kejutan inflasi jangka pendek tersebut sehingga membentuk seberapa besar bobot yang diberikan pasar terhadap satu rilis CPI jelang pertemuan FOMC.

banner artikel agr youtube

Fokus Minggu Ini

Untuk mengingatkan, malam nanti tidak ada data ekonomi dari US karena hari Senin market US libur. Hal ini membuat kami melihat kemungkinan emas akan relatif terbatas range pergerakannya di malam hari, sehingga tidak diharapkan ada pergerakan signifikan yang merubah ataupun mendorong sentimen selain efek pasar pasca NFP yang mengejutkan hari Jumat kemarin. Itu sebabnya kami lebih memprioritaskan strategi sell untuk hari ini, dengan catatan kemungkinan efek NFP hanya dirasakan sampai sore hari paling lambat sehingga di malam hari mungkin saja diikuti dengan rebound, meski secara keseluruhan range terbatas. 

Selanjutnya yang juga perlu diingat adalah 9 September, di hari Rabu. Tanggal ini diagendakan Departemen Treasury US memulai rencana buyback obligasi pemerintah jangka panjang. Pasar akan mencermati seberapa agresif upaya Treasury tersebut, mengingat sasarannya adalah mengendalikan imbal hasil Treasury US dari lonjakan. Hal ini dimungkinkan membuat dolar dan imbal hasil Treasury US naik terbatas. Namun, jika buyback tidak sesuai rencana, atau tidak sebesar yang disebutkan Scott Bessent saat itu (naik dari $2 miliar menjadi $4 miliar, dan kemungkinan lebih besar dari $4 miliar), maka dolar berpotensi menguat, disertai lonjakan imbal hasil Treasury. Kondisi ini bisa membuat emas berbalik turun kembali. 

Dan agenda utama data ekonomi yang dinantikan akhirnya memuncak di hari Jumat dengan data CPI US yang menjadi perhatian para pelaku pasar. CPI utama diperkirakan stabil di 3.4% y/y dan basis bulanan naik dari 0.1% ke 0.4% m/m. Sedangkan core CPI diperkirakan turun dari 2.5% ke 2.4% y/y, dan basis bulanan stabil di 0.2% m/m. Jika data dirilis stabil (tidak mengalami lonjakan, dan core CPI terutama turun), maka ekspektasi kenaikan suku bunga September berpotensi kembali melemah. Sebaliknya, jika data dirilis lebih kuat (terjadi lonjakan), maka ekspektasi kenaikan suku bunga September semakin menguat.

Terlepas dari data ekonomi, premi risiko geopolitik di Timur Tengah masih terus membayangi, sehingga trader juga perlu mencermati perkembangan yang terjadi seputar geopolitik. Iran dikabarkan akan mendeklarasikan pembatasan zona dekat Hormuz dan mengumumkan kesepakatan baru dengan Oman tentang jalur pelayaran kapal dalam beberapa hari atau minggu ke depan. Trader perlu mencermati reaksi atau respon US, dalam hal ini Presiden Trump untuk mengantisipasi eskalasi militer di seputar Hormuz yang bisa memicu gejolak harga minyak sehingga mendorong kekhawatiran lonjakan inflasi kembali.

banner artikel youtube

Analisis Teknikal Gold

Candlestick daily ditutup bearish, dengan level terendah untuk sementara tertahan tepat di atas EMA100 daily saat itu 4366 (low tercatat di 4365). Secara teknis, peluang turun dominan, setidaknya untuk beberapa waktu ke depan. Dan EMA100 berpeluang kembali diuji, saat ini berada di 4367, dan EMA200 daily di 4318 juga dalam risiko bahaya jika EMA100 ditembus. 

Sebaliknya, risiko penurunan kemungkinan relatif terbatas di hari Senin mengingat libur pasar AS. Tapi rencana buyback obligasi oleh Treasury US yang akan dimulai di 9 September diperkirakan bisa membantu emas dari tekanan lebih lanjut. Tapi penentu sesungguhnya datang dari CPI di hari Jumat. Jika support 4367 dan 4318 berhasil bertahan, maka rebound diharapkan mampu tembus 4490-4510 yang sempat tercatat sebagai level high di hari Kamis dan Jumat pekan lalu, sehingga trigger utama diperkirakan akan bergantung pada CPI Jumat. 



slide20

Di H4, zona pink terbaru di kisaran 4460-4490 kini akan menjadi resistance utama untuk minggu ini. Kenaikan dianggap lebih kuat jika berhasil tembus zona tersebut. Dalam waktu dekat, zona coklat 4391-4406 kembali diuji, dan pagi ini harga sempat turun hingga 4385 diikuti rebound ke 4405 kembali. Namun, posisinya rawan ditembus, dan EMA200 H4 saat ini di 4372 adalah zona support psikologis, bersama juga dengan zona abu 4331-4364 yang sebelumnya juga ikut berperan dalam menahan laju penurunan saat kejutan data NFP Jumat.  

Jika zona abu tidak ditembus, trader bisa pertimbangkan mulai buy di zona tersebut, atau minimal sama dengan low Jumat. Ini dengan patokan bahwa penurunan dalam 1-2 jam ke depan diharapkan membuat rsi mulai dekati atau masuk zona oversold (di bawah 30%) sehingga membuka peluang untuk tekanan yang mulai terbatas dan mendukung rebound, meski tidak dalam jalur kenaikan yang terlalu kuat. 

Sebaliknya, trader perlu waspada jika penurunan berlanjut di bawah zona abu, atau dengan kata lain di bawah 4330. Sell bisa dipertimbangkan kembali, dengan potensi target 4300 atau 4277-4282 Atau, jika tekanan masih kuat, maka zona hijau di 4229-4259 adalah proyeksi terjauh yang diharapkan. 

Dan zona hijau ini juga bisa kembali menjadi support terjauh sekaligus demand yang mungkin akan kembali mendorong harga naik kembali sehingga tidak disarankan mempertahankan sell lagi jika harga sudah turun sejauh ini (sentuh zona hijau).



slide21


Per jam 14.00 WIB, harga berada di 4393.50 dengan high 4433.88, dan low 4385.28. Jika Anda melihat rekomendasi sebelumnya di website Technical Analysis Commodity (Gold, Crude Oil) 7 September 2026 | PT. Agrodana Futures, strategi utama sell di zona 4430-4432 dengan target utama di 4410. Secara umum harga sudah turun lebih lanjut di bawah 4400, dan strategi cadangan hari ini sell saat tembus 4410 pun sudah sentuh target utama 4390. 

Posisi RSI saat artikel ditulis siang ini berada di 35%, cukup dekat dengan oversold. Namun posisinya melandai. Jika dalam 1 jam ke depan rsi memasuki zona di bawah 30% (oversold), maka hentikan strategi sell! Atau kurangi porsi sell. Zona abu kisaran 4364-4374 adalah area support yang potensial sebagai demand sehingga pantulan diharapkan mulai di zona tersebut. 

Tapi demand paling kuat diperkirakan di zona orange 4282-4297. Trader bisa pertimbangkan menunggu zona ini. Namun dengan liburnya market US hari ini, maka penurunan diperkirakan tidak terlalu jauh.

Trading Strategy

Opsi BUY on Dip (update)
Entry: 4365.00 – 4367.00
(atau cek di artikel untuk opsi lainnya)
Target/Reward : 4387.00 ($20 - $22)
(Alternatif Follow BUY jika tembus 4420 (update!), target terdekat 4430, terjauh 4440, sesuaikan stop loss dengan risk management masing-masing)
Stop Loss: 4355.00 ($10 - $12)
(ideal 7-8 poin di bawah 4355.00)
Risk Reward: 1: 2

Opsi BUY jika support tidak ditembus
(zona 4282-4297)
Entry : 4292.00 – 4294.00
Target/Reward: 4314.00 ($20 - $22)
Stop Loss: 4282.00 ($10 - $12)
(ideal SL 7-8 poin di bawah 4280.00)
Risk Reward: 1: 2


1 PIP Fixed Spread