21 - 25 September 2026
Quick Insights: Bank Sentral Selesai, Reaksi Market ‘Tak Terduga’
Federal Reserve dan BOJ menaikkan suku bunga masing-masing 25 bps sesuai ekspektasi dan BOE menjadi satu-satunya bank sentral yang tetap bertahan, meski sama-sama digempur dampak dari kenaikan harga energi sebagai dampak dari perang Timur Tengah yang tidak kunjung selesai. Namun, di balik sikap Fed yang lebih hawkish dari pertemuan sebelumnya, reaksi market justru relatif terbatas, tidak tertekan seperti yang diperkirakan
Harapan Diplomasi
Di sisi lain, market juga diperkirakan merespons kabar terbaru tentang rencana pertemuan Trump dengan para pemimpin negara-negara Teluk untuk membahas Iran. Pertemuan direncanakan minggu depan, di sela-sela pertemuan Sidang Umum PBB di New York. Market mengaitkan hal ini dengan kemungkinan diplomasi yang bisa meredam ketegangan, meskipun di sisi lain ada risiko besar yang justru tertanam jika gagal mendamaikan Iran dan US
Nasib Perang ditentukan Selasa?
Presiden US Donald Trump diagendakan akan melakukan pertemuan dengan para pemimpin 6 negara anggota Dewan Kerja Sama Teluk (GCC) di New York, hari Selasa, 22 September. Pertemuan diperkirakan akan membahas tentang perang Iran dan rencana US pasca-konflik. Pemerintahan Trump kabarnya sedang susun rencana untuk masa “hari pasca konflik”, meskipun strategi tersebut kemungkinan baru rampung setelah Midterm Elections US November mendatang. Pertemuan ini menunjukkan upaya untuk menjaga komunikasi dengan Iran dan kelompok-kelompok yang berafiliasi dengan Iran.
Teknologi ‘Ngamuk’’ Pasca Keputusan Fed
Sehari pasca pengumuman Fed, indeks saham utama US langsung menguat di pembukaan hari Kamis hingga penutupan Jumat. Turunnya harga minyak dan imbal hasil obligasi Treasury yang melandai berhasil mendongkrak sentimen. Kenaikan juga dipicu saham teknologi berkapitalisasi besar. Meski sempat turun karena risiko keamanan teknologi, tapi faktanya industri ini tumbuh pesat dan tidak menunjukkan tanda-tanda perlambatan. CEO Nvidia mengatakan dia memperkirakan penjualan chip perusahaan akan naik 2x lipat tahun depan!
Stop Cemas Kebijakan Fed! Ini Yang Bikin Emas Tetap Kokoh!
Minggu lalu sebelum FOMC umumkan kebijakan moneternya, Agrodana sempat merilis beberapa skenario terkait potensi reaksi market terhadap potensi kenaikan suku bunga dan juga dot plot serta pernyataan Kevin Warsh. Re-check materi di instagram @agrodanafuturesofficial di 15 September 2026 tentang FOMC Meeting. Salah satu faktor yang dipertimbangkan adalah tentang tingkat utang US (National Debt) yang melewati $40 triliun sehingga kenaikan suku bunga Fed berpotensi memperumit masalah fiskal US.
Saat itu Agrodana juga tidak menyarankan trader untuk SELL on News, melainkan disarankan cari potensi penurunan optimal untuk peluang buy. Hasilnya, emas yang sempat naik sebelum pengumuman, dibanting turun saat rilis pengumuman, kemudian berbalik naik sejak Kamis pagi hingga penutupan Jumat. Suku bunga yang lebih tinggi mungkin memperlambat inflasi, tapi menaikkan biaya pembayaran bunga dari utang pemerintah. Permintaan bank sentral yang kuat juga membantu menjelaskan mengapa emas naik saat Fed lebih hawkish!
AGENDA DATA EKONOMI
Trump – Gulf Leaders Meeting
22 Sep 2026
Tidak ada jam yang pasti untuk pertemuan, tapi estimasi kami kemungkinan akan terjadi di hari Selasa pagi waktu Washington, berarti sekitar Selasa malam, atau jika Selasa malam, maka sekitar Rabu pagi waktu Indonesia. Poin penting yang harus dicermati adalah rencana US untuk Iran, terkait serangan baru, sanksi baru atau akhir dari perang
EUR & UK PMI Data
23 Sep 2026
Sektor jasa zona Euro bulan sebelumnya berada di 51.6, sedangkan untuk Inggris di 52.5. Sementara sektor manufaktur zona Euro bulan sebelumnya 52.7, dan Inggris 51.7. Angka yang lebih tinggi akan direspons positif untuk kedua mata uang, sebaliknya angka lebih rendah direspons negatif untuk kedua mata uang
US PMI Services & Manufacture
23 Sep 2026
Sektor manufaktur sebelumnya di 53.9, dan sektor jasa di 56.5, keduanya tetap solid di atas 50, menandakan ekspansi ekonomi. Angka yang lebih tinggi positif untuk USD, dan angka lebih lemah negatif untuk USD. Namun, secara umum selama angka di atas 50, menandakan ekspansi ekonomi yang masih tetap kuat.
US New Home Sales
24 Sep 2026
Penjualan rumah baru menunjukkan laporan dari jumlah rumah baru yang terjual selama bulan sebelumnya. Biasanya laporan ini lebih berdampak jika dirilis jelang data Existing Home Sales karena cukup berkorelasi. Angka yang lebih tinggi positif untuk USD, dan angka yang lebih rendah negatif untuk USD
US Durable Goods
25 Sep 2026
Data ini mengukur perubahan dari total nilai pesanan baru dari barang tahan lama, termasuk transportasi. Angka yang lebih tinggi berarti positif untuk USD, dan angka yang lebih rendah berarti negatif untuk USD. Data bulan sebelumnya berada di 1.1% m/m, dan core Durable 0.4% m/m
Geopolitik Satu-satunya Risiko di Tengah Minggu Tenang Pasca Fed!
Risiko ketidakpastian dari kebijakan Fed sudah terlewati, meski banyak menimbulkan pertanyaan kenapa emas naik saat Fed justru lebih hawkish pada dot plot dan pernyataan tegas dari Kevin Warsh tentang peluang kenaikan berikutnya. Tapi seperti yang dijelaskan dalam materi yang kami rilis di 15 September di Instagram @agrodanafuturesofficial, bahwa trader sebaiknya tidak terjebak untuk Sell the News, posisi kenaikan ini sudah sesuai ekspektasi kami. Di sisi lain, ada hal lebih penting dari kenaikan suku bunga Fed, yaitu tingkat utang US yang lebih besar sehingga pasar memperkirakan ruang kenaikan suku bunga Fed cenderung terbatas sehingga 2x adalah hal yang menurut pasar cukup bisa diterima. Geopolitik akan menjadi satu-satunya gangguan minggu depan. Dengan daily candle berhasil ditutup kembali di atas EMA200 dan EMA100, dan weekly ditutup hammer, maka peluang kenaikan diperkirakan berlanjut. Zona 4434 dan 4510 akan menjadi tantangan berikutnya. Jika tembus, kenaikan berlanjut. Jika gagal tembus, risiko penurunan membayangi hingga zona 4300 atau terjauh 4230.
Daily Trend : Bullish
Weekly Trend : Bearish
(R) : 4440, 4570, 4712
(S) : 4300, 4240, 4040
Daily Trend : Bearish
Weekly Trend : Bearish
(R) : 105.00, 110.80, 119.40
(S) : 95.00, 90.00, 86.19
Ekspektasi Diplomasi Redam Ketegangan, Tapi Risiko Kegagalan juga membebani!
Ekspektasi akhir perang US-Iran mendominasi di 3 hari terakhir. Bahkan saat artikel ditulis di Sabtu malam, belum terdengar eskalasi militer di Selat Hormuz yang mengkhawatirkan. Semua masih dalam batas normal sehingga diharapkan akan melancarkan rencana pertemuan Trump dengan para pemimpin negara-negara Teluk untuk membahas Iran. Meski demikian, risiko terburuk adalah pertemuan tidak menghasilkan referensi apa pun untuk Trump mengakhiri perang. Hal ini bisa menjadi pembalikan ke atas untuk minyak, dan kenaikan berikutnya dipastikan akan lebih cepat dibanding minggu sebelumnya sehingga berisiko tembus di atas 106, dengan peluang zona 113-115 sebagai target. Sebaliknya, jika pertemuan menghasilkan referensi untuk Trump segera mengakhiri perang dengan Iran, maka minyak diperkirakan bisa lanjut turun dan zona 95 berpeluang diuji. Jika memang arah diplomasi semakin jelas, maka ada ruang untuk penurunan berlanjut hingga setidaknya zona 93 atau 90.
EURUSD | GBPUSD | USDJPY | INDEKS USD
Weekly Forex Outlook
EURUSD
Candle weekly ditutup bearish. Secara teori cenderung turun. Namun daily candle ditutup bullish, juga mengkonfirmasi peluang rebound yang sempat muncul sehari sebelumnya. Hal ini membuka ruang untuk rebound teknis di pembukaan Senin didukung juga kondisi RSI yang mulai dekat dengan zona oversold. Jika double bottom di H4 berhasil tembus resistance 1.15000, maka peluang rebound cukup terbuka sehingga memperkuat kasus untuk kenaikan secara harian. Tapi jika gagal tembus, maka waspada dengan risiko tekanan di bawah 1.14400 yang berpotensi mendukung penurunan lebih lanjut ke zona 1.13230. Data ekonomi cenderung lebih ringan minggu depan, tapi investor diperkirakan akan mencermati perkembangan geopolitik
Resistance : 1.16000, 1.17100, 1.18000
Support : 1.13300, 1.11000, 1.10000
Outlook : Bearish
GBPUSD
Candle weekly ditutup bearish dengan real body hitam yang panjang, menandakan peluang penurunan secara teori masih bisa terjadi. Tapi weekly EMA50 di 1.34044 kemungkinan akan menentukan. Jika diawali dengan pembukaan yang berlanjut di bawah EMA50 tersebut, maka sepanjang minggu depan cenderung turun. Sebaliknya, jika mampu naik di atas EMA50 dan bertahan, sepanjang minggu depan cenderung naik. Kabar baiknya, daily candle ditutup bullish engulfing sehingga peluang untuk naik di atas 1.34044 seharusnya cukup terbuka. Risiko penurunan lebih dominan jika harga tembus di bawah 1.33000
Resistance : 1.34295, 1.36200, 1.37800
Support : 1.33300, 1.32000, 1.31500
Outlook : Limited Bearish
USDJPY
Weekly candle berakhir dengan bullish candle setelah keputusan BOJ di pertemuan Jumat tidak mampu meyakinkan pasar tentang peluang kenaikan suku bunga lebih lanjut. Kondisi ini berisiko kembali melemahkan yen seperti yang terlihat pada hari Jumat. Beruntungnya harga masih bertahan di bawah 158.000. Namun, peluang buy cenderung lebih terbuka karena pasar tidak mendapatkan kepastian yang diharapkan dari pidato Kazuo Ueda. Penembusan di atas 158.500 berpotensi lanjut mendorong yen kembali ke 160-an. Sebaliknya, jika mampu turun kembali di bawah 155.800, maka ada peluang untuk yen menguat sedikitnya untuk kembali menguji zona 154 atau maksimal 152, terutama jika US Treasury Yield 10-tahun lanjutkan penurunannya minggu depan. Fokus utama ke geopolitik untuk menentukan apakah yield US akan lanjut turun atau justru kembali menguat.
Resistance : 158.800, 160.500, 162.800
Support : 155.550, 154200, 152.800
Outlook : Bullish
INDEKS USD
Kabar baiknya, indeks DXY 2 hari berturut-turut ditutup melemah pasca pengumuman FOMC yang cenderung telah diansitipasi pasar. Secara teknis peluang pelemahan bisa terjadi di pembukaan Senin. Tapi kabar buruknya weekly candle menunjukkan tanda-tanda penguatan masih bisa terjadi, apalagi jika pertemuan Trump dengan para pemimpin negara-negara Teluk gagal menghasilkan rekomendasi untuk diplomasi US dan Iran untuk meredam ketegangan. Risiko penguatan hingga zona 101 cukup terbuka. Sebaliknya, jika ada tanda-tanda diplomasi, maka peluang untuk pelemahan terbuka untuk menekan hingga 99.800
Resistance : 100.500, 101.000, 101.500
Support : 99.860, 98.560, 98.000
Outlook : Bullish
NIKEI | HANGSENG | NASDAQ | DOWJONES
Weekly CFD Indices Outlook
NIKKEI
Pasca pengumuman BOJ yang tidak se-hawkish yang diharapkan, Nikkei berhasil menghindar dari tekanan turun berkelanjutan. Secara teknis, weekly mendukung untuk kenaikan. Tapi secara keseluruhan, belum benar-benar terhindar dari tekanan turun yang bisa terjadi sewaktu-waktu karena pasca kekecewaan pasar terhadap BOJ, ekspektasi intervensi kembali muncul. Namun, reaksi ini baru akan terlihat jika Yen lanjut melemah hingga tembus kembali zona 160. Sedangkan Nikkei butuh kenaikan minimal di atas 67000 untuk membuatnya kembali di jalur bullish. Secara range tidak sulit untuk hal itu, tapi faktor fundamental butuh pendorong yang lebih dominan, dan permintaan AI yang tumbuh pesat bisa menjadi alasan
Resistance : 65500, 66800, 67860
Support : 64200, 63000, 61800
Outlook : Bullish
HANG SENG
Weekly candle ditutup doji mirip spinning tops tepat di zona support weekly 24700. Secara teori, peluang rebound cukup terbuka selama zona 24700 ini tidak ditembus. Namun, risiko penurunan terlihat pada daily chart setelah kenaikan Jumat gagal lanjut di atas 25000, dan membentuk shooting star. Jika dalam 2 hari pertama harga tetap gagal tembus 25000, maka waspadai tekanan turun kembali mengancam zona 24300. Dan jika tekanan berlanjut di bawah zona tersebut, maka risiko penembusan berlanjut ke zona 24000 atau bahkan lebih rendah. Sebaliknya, jika mampu naik di atas 25000, maka peluang kenaikan berlanjut ke zona 25200 dan 25800 sebagai resistance berikutnya.
Resistance : 25480, 26000, 26520
Support : 24000, 23040, 22500
Outlook : Limited Bearish
NASDAQ
Kabar baik di sisi daily maupun weekly setelah candle berhasil ditutup bullish. Daily mengindikasikan peluang kenaikan berlanjut melirik resistance terdekat 30375, bahkan bisa lebih tinggi jika risiko geopolitik mereda. Namun, situasi bisa berubah drastis jika tekanan berhasil menembus support 29400 kembali. Pertumbuhan permintaan pada sektor AI mencerminkan dukungan kenaikan lebih lanjut di sektor teknologi meskipun Fed menaikkan suku bunga. Tapi risiko geopolitik menjadi salah satu faktor penghambat yang bisa membuat Nasdaq berbalik turun.
Resistance : 30320, 30880, 31500
Support : 29300, 28950, 28575
Outlook : Bullish
DOW JONES
Dow belum terhindar dari risiko penurunan lebih lanjut. Daily candle ditutup doji, cenderung imbang baik turun maupun kenaikan. Sedangkan weekly memberi harapan untuk kenaikan setelah candle ditutup hammer, dan EMA20 weekly di 52006 berhasil menahan penurunan lebih lanjut setelah Dow ditutup di 52136. Secara teori, weekly mendukung kenaikan. Tapi secara umum, risiko penurunan masih mengancam, apalagi jika Dow gagal naik di atas 52720. Jika ini terjadi, maka risiko penurunan melirik zona EMA200 daily 50500. Sebaliknya, jika harga berhasil tembus 52720, maka peluang lanjut ke 53000 atau 53500
Resistance : 52720, 53500, 54000
Support : 51872, 50500, 49760
Outlook : Bullish
Disclaimer:
Seluruh pernyataan dan ekspresi yang disampaikan sebagai prakiraan dan analisa adalah semata-mata bertujuan informatif dan tidak dimaksudkan sebagai nasihat investasi. Pendapat yang disampaikan dapat berubah tanpa pemberitahuan. Pasar Valuta Asing, Kontrak Berjangka, Komoditi & CFD (Contract For Difference) bersifat volatile dan berisiko tinggi.
